
Sewa Elf Jakarta ke Gunung Parang Dengan Driver Handal & Professional
WA : 0812-8044-0322
Gunung Parang merupakan salah satu destinasi wisata baru yang saat ini banyak digandrungi kawula muda. Khususnya bagi yang hobi panjat tebing. Bagi kamu yang juga terobsesi dengan olahraga yang satu ini, kamu juga bisa kok pergi ke gunung Parang ini. Tentunya jika kamu sewa elf Jakarta ke Gunung Padang.
Selain menawrkan pemandangan puncak gunung yang indah, gunung Parang juga terkenal sebagai spot panjang tebing. Tak tanggung-tanggung, tebing gunung Parang merupakan tebing tertinggi di Indonesia, sekaligus menjadi tebing tertinggi kedua di kawasan Asia Tenggara.
Meskipun begitu, gunung dengan ketinggian sekitar 930 hingga 963 mdpl ini juga, ternyata bisa menjadi wahana panjat tebing yang cocok untuk segala usia. Karena jalur panjat tebing tersebut terbagi kedalam beberapa kategori. Udah sabar pengen ke Gunung Parang ? sewa elf Jakarta ke Gunung Parang dulu, baru bisa liburan kesana.
Table of Contents
Gunung Parang, Tiket Masuk, Rute Serta Lokasi
Gunung Parang merupakan obyek wisata berupa gunung batu. Batu-batu tersebut merupakan batuan jenis andesit. Andesit sendiri merupakan jenis bebatuan yang berasal dari aktivitas vulkanik. Batu-batu ini sering digunakan dalam pembangunan candi serta peninggalan-peninggalan zaman dulu.
Sedangkan di masa kini, batu andesit digunakan dalam pembuatan cobekan, arca-arca untuk hiasan,. Kuburan etnis Tionghoa, dan sebagainya. Beralih ke gunung Parang kembali. Lokasi gunung Parang berada di Kabupaten Purwakarta. Tepatnya di desa Sukamulya, kecamatan Tegalwaru, kabupaten Purwakarta.
Jika kamu sewa elf Jakarta ke Gunung Parang dari Batavia Trans, waktu tempuhnya sekitar 3 jam. Jika mengambil lokasi meeting point di Jakarta. Untuk rutenya, kamu bisa keluar tol dari gerbang tol Jatiluhur.
Perjalanan dilanjutkan dengan mengikuti jalur Arteri Sulatani, dan meneruskan perjalanan hingga ke kawasan Cilalawi, menuju desa Tajur. Baru kemudian mengikuti papan petunjuk hingga ke desa Sukamulya. Tepat dimana gunung Parang ini berada.
Tiket masuknya hanya sekitar 10 ribu rupiah. masih tergolong murah. Namun untuk melakukan pendakian serta aktivitas lainnya, kamu perlu membayar tambahan dengan kisaran harga yang berbeda-beda.
Aktivitas Seru Yang Tak Boleh Dilewatkan di Gunung Parang
Pada awalnya, tempat wisata gunung Parang ini hanya menawarkan jalur pendakian. Namun seiringnya waktu, obyek wisata ini kemudian menawarkan berbagai fasilitas seru dan menarik. Jika kamu sewa elf Jakarta ke Gunung parang, kamu bisa langsung mencoba berbagai aktivitas ini setibanya kamu di Gunung Parang.
Aktivitas-aktivitas seru dan menarik tersebut diantaranya :
1.Mendaki
Mendaki di gunung Parang memang tidak semudah dengan mendaki di gunung-gunung yang lainnya. Karena meskipun gunung ini tidak terlalu tinggi, namun banyaknya batu-batu di sekeliling gunung justru malah menyulitkan. Namun, ada beberapa fasilitas yang disediakan pengelola ini untuk memudahkan pendakian. Diantaranya pendakian via Ferrata maupun via Taraje.
Pendakiannya juga harus benar-benar mengutamakan keselamatan. Karena memang pendakian ini menyusuri tebing batu ditepian gunung. Bukan dengan berjalan kaki memasuki hutan.Peralatan yang harus dipakai diantaranya helm, carabiner, sarung tangan, dan seat harnes.
Jalur pendakian dimulai ketika kamu turun pertama kali dari sewa elf Jakarta ke Gunung Parang di gerbang pintu masuk dan kemudian berkumpul di basecamp. Disinilah kamu akan dibriefing, baru kemudian memulai pendakian.
Untuk lebih jelasnya mengenai jalur pendakian di Gunung Parang ini bisa dijelaskan dibawah ini,
a.Mendaki Via Ferrata
Ferrata dalam bahasa Italia bermakna jalur besi. Demikian juga dengan pendakian dengan metode ini. Jalur besi dipasang diseluruh tebing yang ada di gunung Parang. Fasilitas ini juga disediakan disini untuk memudahkan pendaki agar bisa langsung ke puncak.
Teknik pendakian via ferrata ini memungkinkan pendaki untuk memijak pada besi-besi yang sengaja ditanam di badan tebing. Pendakian model ini juga terbilang cocok untuk segala usia, karena terdiri dari berbagai kategori. Diantaranya kategori 100 meter, 300 meter, 500 meter dan 700 meter.
Meskipun terlihat mudah, namun tetap saja ini bisa menjadi hal yang sulit, terutama bagi pendaki pemula. Belum lagi, dengan jalur besi yang sempit, sehingga tidak memungkinkan pendaki untuk saling menyalip. Sehingga pendakian harus secara beriringan.
Jika kamu memilih pendakian via Ferrata ini, maka setelah kamu turun dari sewa elf Jakarta ke gunung Parang ini, kamu akan memulai perjalanan dari basecamp dengan berjalan kaki selama 30 menit. Baru kemudian kamu bisa memulai pendakian dengan melewati kampung Cihuni dan kampung Cirangkong yang berada di desa Pasanggrahan.
Untuk harga pendakian via Ferrata ini berbeda-beda, diantaranya 100 ribu rupiah untuk jarak 100 meter, 150 ribu rupiah untuk jarak 300 meter dan 465 ribu rupiah untuk jarak sekitar 700 meter. Ada juga paket khusus pendakian berikut biaya makan dan guide dengan harga yang berbeda-beda.
b. Mendaki Via Taraje
Taraje diambil dari kata dalam bahasa Sunda, yang artinya tangga. Seperti juga namanya, pendakian via Taraje memungkinkan pendaki untuk mendaki dengan menggunakan sebuah alat berupa tangga. Tapi eits, jangan berpikir kalo itu tangga yang biasa kita lihat di rumah ataupun di tempat-tempat lain yaaa.. karena tangga yang dimaksud terbuat dari akar dan ranting-ranting pohon.
Pendakian via Taraje ini merupakan jalur pendakian yang baru. Termasuk pendakian yang cukup sulit, karena di ketinggian 500 meter ke atas, jalur pendakian menjadi lebih licin dan curam. Terlebih karena adanya turunan yang bisa membuat siapa saja terpeleset jika tidak ekstra hati-hati. Harga pendakian via Taraje ini masih terbilang murah, yaitu sekitar 10 ribu rupiah saja.
Di jalur 500 meter ini juga, tangga akar pohon tadi berubah menjadi tangga yang terbuat dari tanah. Hal yang harus kamu perhatikan adalah untuk selalu menyempatkan beristirahat di tempat yang memungkinkan, agar tenagamu tidak cepat habis.
Seperti diketahui, jalur pendakian di Gunung Parang memiliki kemiringan hingga 75 derajat. Maka diperlukan kehati-hatian dalam setiap pijakan kaki pada setiap undakan tangga. Selain memiliki kemiringan yang lumayan ekstrim, di gunung Parang juga terdapat 3 tower yang bisa digunakan untuk rehat sejenak.
Nah, jika saat pendakian kamu menemukan sebuah papan petunjuk bertuliskan tanjakan taraje, berati kamu sudah dekat dengan tower satu, dan kamu bisa melepas lelah disana sejenak. Barulah kamu bisa meneruskan pendakian kembali hingga puncak. Namun yang harus diperhatikan, jalur menuju tower satu ini didominasi tanjakan dengan bebatuan besar. Jadi, kamu harus hati-hati…
2. Menyelami Keindahan Pemandangan Alam Purwakarta Dari Puncak Gunung
Aktivitas lain yang bisa kamu lakukan saat tiba di puncak gunung Parang ini tentu saja dengan menikmati panorama alam Purwakarta dari ketinggian. Rasa lelah mendaki rasanya menguap begitu saja, saat melihat pemandangan indah ini.
Bagaimana kamu tidak akan terpesona, diatas ketinggian gunung Parang ini, pemandangan Purwakarta seakan ada di pelupuk mata. Disini, kamu bisa beristirahat sejenak sebelum menuruni puncak gunung Parang.
Kamu bisa menikmati cemilan dan makanan ringan, menikmati hembusan angin sembari duduk-duduk santai. Atau malah mengabadikan pemandangan di puncak melalui kamera dengan berselfie dan berswafoto.
Apapun itu, pastikan pendakianmu ke gunung Parang kali ini selalu bersama Batavia Trans. Terutama dengan menggunakan sewa elf Jakarta ke Gunung Parang dari Batavia Trans ini. Karena hanya Batavia Trans yang bisa mengantarkan hingga menjemputmu dan rombongan dengan tepat waktu, sesuai jadwal yang telah disepakati.
3. Tyrolean Traverse
Tyrolean Traverse merupakan aktivitas menyeberang antara puncak yang satu dengan puncak yang lainnya, namun dengan seutas tali. Tali ini terbentang dari puncak satu ke yang lainnya. Dan kita bisa menggunakan tali pengaman dan meluncur seperti layaknya flying fox. Hanya saja, di bawah kita terdapat tempat duduk berupa kain mirip hammock.
Hammock ini sengaja dibentangkan di tengah seutas tali yang memang telah disediakan petugas. Karena adanya hammock ini, membuat kita akan merasa lebih nyaman. Tyrolean Traverse ini menggunakan seutas tali yang terbuat dari kawat baja sepanjang 60 meter.
Jika biasanya aktivitas seperti ini hanya bisa dilakukan oleh profesional saja, namun tidak di gunung Parang ini. aktivitas meluncur ini bisa dilakukan oleh semua kalangan usia, baik pemula maupun profesional.
Kenapa begitu, karena berbeda dengan tyrolean traverse lain yang mengharuskan pendaki untuk menyeberang dengan kekuatan dan tenaga pribadi, disini akan ada petugas yang akan menarik tali yang kamu gunakan untuk bergelantungan tersebut. Sehingga kamu bisa sampai ke seberang dengan mudah.
Aktivitas tyrolean traverse ini dimulai dari tower satu hingga tower dua. Tak tanggung-tanggung, kamu akan bergelantung diatas ketinggian sekitar 850 meter. Namun, jika posisi kamu berada di puncak, maka kamu harus menuruni tebing dulu baru sampai ke tower satu untuk melakukan aktivitas ini.
Untuk aktivitas ini, harganya biasanya sudah termasuk kedalam satu paket bersama aktivitas mendaki. Biasanya sekitar 500 ribu rupiah per orang. Termasuk pendakian dengan guide, makan, minum, treking serta aktivitas tyrolean traverse ini.
4. Menginap Di Hotel Gantung
Pernah mencoba menginap di hotel yang tergantung ? lumayan bisa memacu adrenalin juga yaaa… sebenarnya hotel ini tidak benar-benar menggantung, hanya menempel di tebing. Meskipun begitu, tetap saja, bisa membuat ciut nyali siapa pun yang takut ketinggian.
Penginapan ini berada di ketinggian antara 400 hingga 900 di atas permukaan tanah. Lebih mirip dengan penginapan sejenis yang berada di negara-negara lain. Hanya saja, ini masih berada di Indonesia, tepatnya di Purwakarta.
Biaya menginap disini bisa dibilang cukup mahal. Yaitu sekitar 3 juta hingga 4 juta rupiah per malam. Namun, harga mahal segitu sebanding dengan sensasi ketegangan dan pengalaman berharga yang mungkin hanya akan kamu dapatkan sekali seumur hidup.
5. Camping
Jika kamu tidak berminat menginap di hotel gantung, kamu juga bisa kamu menginap dengan berkemah. Selain lebih hemat, aktivitas camping ini bisa dilakukan dimana saja, sekiranya tempat tersebut memang diperuntukkan untuk berkemah.
Kamu bisa memilih tempat di puncak, tower satu maupun di tempat lain yang disediakan secara khusus untuk aktivitas camping ini. Biayanya juga cukup murah. Kamu hanya tinggal merogoh kocek sebesar 15 ribu rupiah, dan kamu bisa mendirikan tenda seraya memandang bintang-bintang di langit, saat malam tiba.
Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Parang, Yuk !!
Kenapa harus sewa elf Jakarta ke gunung Parang ? karena kapasitas elf bisa sampai 15 penumpang. Sangat cocok bagi kamu yang mengajak rombongan kurang dari 15 orang. Selain itu ada fasilitas bagasi kerilnya juga… jadi kamu bisa menyimpan barang bawaanmu disana. Namun, harus diingat, jangan membawa bawaan yang lumayan banyak, karena bisa-bisa bagasinya gak muat deh…
Keunggulan lain dari sewa elf Jakarta ke Gunung Parang, yaitu harganya yang masih terbilang terjangkau… yaitu sekitar 4,2 juta rupiah untuk elf dengan tipe long standar, dan 4,8 juta rupiah untuk elf long deluxe.
Cuman itu za ? nggak juga, harga segitu juga ternyata sudah all in sama biaya makan, tol, bahan bakar, parkir, hingga ongkos dan tip sopir. Jadi lebih hemat, bukan ? Gak sampai disitu za, kalo kamu sewa elf Jakarta ke Gunung Parang dari Batavia Trans, kamu akan diantar dari Jakarta pada pukul 20.00 WIB, dan dijemput lagi di tempat yang sama, tepat di hari ketiga pada pukul 18.00 WIB.
Jadi kurang apalagi, coba ? pesan Batavia Trans sekarang juga… dan rasakan sensasi pendakian terbaikmu di Gunung Parang, hanya dengan sewa elf Jakarta ke Gunung Parang dari Batavia Trans. Karena hanya Batavia Trans yang mengerti segala keinginanmu, termasuk mimpimu untuk menaklukkan gunung Parang.