Sewa Elf Jakarta Ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata

Sewa Elf Jakarta Ziarah Habib Kuncung Dan Habib Munzir Kalibata

WA ; 0812-8044-0322

Selain sebagai tempat wisata hiburan dan belanja, ternyata Jakarta juga memiliki beberapa wisata religi. Diantaranya makam Habib Kuncung dan makam Habib Munzir yang berada di Kalibata, Jakarta Selatan. Dan untuk aktivitas ziarah ini, Batavia Trans memberikan fasilitas sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata.

Dengan fasilitas ziarah ini, anda yang tinggal di kawasan Jakarta dan sekitarnya, akan ditemani selama perjalanan untuk ziarah. Bukan hanya itu saja, Batavia Trans juga akan siap menunggu, selagi anda melakukan ziarah. Hingga akhirnya anda bersiap untuk kembali ke rumah.

Karena lokasinya yang masih berada di Jakarta, maka fasilitas sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata ini, bisa dilakukan hanya dalam waktu sehari. Meskipun begitu, kami pastikan anda akan merasa puas dengan perjalanan religi anda kali ini.

a.Profil Habib Kuncung

Habib Kuncung bernama asli Al Habib Ahmad Bin alwi Al Hadad. Beliau dilahirkan di Hadramaut, Tarim, yang merupakan wilayah di negeri Yaman. Beliau lahir pada tanggal 26 Syaban 1254 Hijriyah. Nama Kuncung sendiri, beliau dapatkan dari masyarakat Bogor yang kala itu memang menjadi tempat baginya untuk mengahbiskan waktu.

Nama kuncung diambil, karena beliau selalu menggunakan kopiah yang menjulang ke atas ( kuncung ). Habib Kuncung merupakan waliyulloh yang sering berpindah-pindah. Diriwayatkan bahwa Habib Kuncung merupakan keturunan nabi Muhammad Saw, dengan garis keturunan ke-40.

1.Awal Mula Habib Kuncung Pindah Ke Pulau Jawa

Awal mulanya, beliau pindah ke pulau Jawa, tepatnya Jakarta yaitu karena beliau mengalami peristiwa yang luar biasa, dimana hanya orang-orang tertentu saja yang mengalaminya. Diceritakan, bahwa suatu ketika beliau bermimpi bertemu dengan Rasululloh saw.

Dari peristiwa tersebut, akhirnya Habib Kuncung melakukan ziarah ke makam Rosululloh yang berada di Madinah. Selanjutnya, dalam bisyarah, beliau ditugaskan  untuk pergi ke pulau Jawa. Sebelum ke pulau Jawa, beliau terlebih dahulu singgah di Singapura.

Di Singapura inilah, Habib Kuncung dikenal sebagai pedagang terkenal. Kekayaannya setara dengan orang yang memiliki 30 rumah di Indonesia di masa tahun 1920an. Hal ini sebagai gambaran, betapa kekayaan Habib Kuncung sangatlah banyak, yang tak akan habis dalam beberapa turunan.

Namun sayangnya, putranya yang bernama Habib Muhamad wafat sebelum memiliki keturunan.  Dengan demikain, terputuslah garis keturunan Habib Kuncung ini. Habib Kuncung akhirnya memilih Kalibata sebagai tempat tinggalnya, hingga akhir hayatnya.

Hingga kini, makamnya yang berada di Rajawali II, Kalibata sering dijadikan tempat wisata religi. Bagi anda yang juga ingin berziarah kesana, bisa menggunakan sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata dari Batavia Trans.

2. Makam Habib Kuncung

Habib Al Habib Ahmad Bin Alwi Al Haddad berada di Kalibata, tepatnya berada di jalan Rajawali Timur II no 69, rt 03 rw 08, Pancoran, Kalibata, Jakarta Selatan. Jika anda menggunakan sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata, anda akan langsung sampai di lokasi. Karena memang makamnya berada tepat di pusat kota.

Makam Habib Kuncung ini berada di samping masjid Attaubah.  Dengan dikelilingi para makam sanak saudaranya. Karena memang lokasi makam ini berada di kawasan pemakaman keluarga Habib Kuncung sendiri.  Jika sebelumnya, kawasan makam ini terbuka, maka kini kawasan makam ini dibuat tertutup. Tujuannya agar peziarah bisa lebih khusyu dan nyaaman dalam melakukan ziarah.

Habib Kuncung sendiri wafat di usia 93 tahun. Disamping makam sang habib, terdapat sebuah gentong berusia kurang lebih 85 tahun. Air yang terdapat dalam gentong diyakini sebagi air karomah, sehingga banyak peziarah yang akan meminum air dari dalam gentong tersebut, sesaat setelah melakukan ziarah.

Hamper setiap hari, makam Habib Kuncung ini terus didatangi peziarah. Terutama di hari kamis, malam jumat, makam Habib Kuncung selalu ramai oleh peziarah. Apalagi jika saat haul maupun saat Maulid Nabi Muhammad saw. Tempat ini selalu penuh hingga peziarah yang masuk ke lokasi makam dengan saling berdesakan.

Jika anda tak ingin melewatkan haul maupun Maulid Nabi Muhammad saw di tempat ini. Disarankan anda datang ke lokasi dengan sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata, tepat pada tanggal 29 Syaban, untuk melakukan haul. Dan pada minggu pertama atau minggu ketiga di bulan Rabiul Awal, untuk menghadiri Maulid Nabi. Tepatnya setelah sholat Ashar.

b. Profil Habib Munzir

Kepulangan Habib Munzir  ke rahmatulloh di tahun 2013 lalu, masih menyisakan duka mendalam di kalangan jamaah majlis Rasululloh saw, juga bagi seluruh umat islam di tanah air. Bagaimana tidak kepergiannya yang seolah mendadak, membuat publik merasa kaget sekaligus tidak percaya.

Hingga kini, makamnya yang berada di Kalibata selalu dipenuhi peziarah. Banyak peziarah dari dalam dan luar kota Jakarta yang menyempatkan diri untuk melakukan ziarah kesana. Anda pun bisa ikut serta dalam aktivitas ziarah tersebut. Karena Batavia Trans telah menyediakan fasilitas sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata.

Beberapa jam sebelum meninggalnya Habib Munzir, di kediamannya tengah diadakan majelis Annisa Rosululloh saw. Di saat itu pula, rumahnya masih ramai oleh kerabat dan juga sahabat yang belum beranjak dari kediamannya tersebut.

Di saat orang-orang mencari keberadaan Habib Munzir, keluarganya curiga dengan pintu kamar mandi yang tertutup lama. Sementara sandal dan mobil beliau masih ada di depan rumah. Yang menandakan beliau masih berada di dalam rumah.

Setelah beberapa kali dipanggil, namun dari dalam kamar mandi tak ada jawaban. Maka keluarga beliau berinisiatif untuk mendobrak pintu kamar mandi. Dan benarlah dugaan mereka, Habib Munzir sudah tergeletak tak sadarkan diri.

Setelah dibawa ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo dan sempat dilakukan pemeriksaan medis. Tak selang beberapa jam kemudian, pihak rumah sakit memberitahukan bahwa beliau telah wafat. Habib Munzir meninggal pada usia 40 tahun, tepatnya di tanggal 15 september 2015.

Beliau meninggal diduga karena serangan jantung. Selain itu penyakit asma kronis yang sudah lama dideritanya, hingga operasi jantung yang pernah dilakukannya, juga diduga sebagai pemicu terjadinya serangan jantung tersebut.

1.Perjalanan Spiritual Habib Munzir

Setelah wafatnya, makam Habib Munzir yang berada tepat di dekat makam Habib Kuncung tak pernah sepi peziarah. Hingga kini, makam tersebut selalu dipadati peziarah yang datang dari dalam kota hingga luar Jakarta.

Namun bagi anda yang berada di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Anda tak usah khawatir, karena anda bisa menggunakan sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata dari Batavia Trans. Untuk mengunjungi kedua makam tersebut.

Habib Munzir sendiri dilahirkan pada tanggal 23 Februari 1973, di Cipanas, Cianjur. Nama lengkapnya yaitu Munzir Bin Fuad Al Musawa. Beliau adalah anak keempat dari lima bersaudara. Ayahnya adalah seorang lulusan jurnalistik dari New York University, dan bekerja sebagai wartawan luar negeri, kurang lebih 40 tahun.

Berbeda dengan saudara-saudaranya yang menyandang titel sarjana, Habib Munzir justru pernah merasakan putus sekolah. Bukan hanya itu saja, beliau juga pernah menjadi pelayan losmen milik keluarganya setelah ayahnya pensiun.

Bertahun-tahun beliau menjalani profesi tersebut. Namun kecintaannya pada ilmu agama dan Rosululloh saw telah diperlihatkannya sejak kecil. Habib Munzir lebih senang menghadiri majlis taklim hingga majlis maulid milik almarhum Al Arif Billah Al habib umar bin Hud Al attas.

Setelah menyelesaikan SMA, Habib Munzir kemudian memilih untuk mendalami ilmu syariat Islam di Ma’Had Assafaqoh. Hingga kemudian mengambil kursus bahasa Arab di LPBA Assyalafy Jakarta Timur. Baru dari sana, beliau kembali mendalami ilmu syariat islam di Ma’Had Al Kahairot, Jakarta Timur.

Bukan hanya di dalam negeri saja, Habib Munzir juga pernah belajar syariat islam di Tarim, Yaman. Kala itu, beliau diajak Al Habib Umar Bin Hafidz untuk meneruskan pendidikan di Yaman. Tanpa persiapan apa pun, Habib Munzir akhirnya pergi ke Yaman.

Selama disana, beliau mempelajari ilmu fiqih, tajwid, tauhid, tasawuf, alquran dan hadits, ilmu dakwah dan ilmu syariat islam lainnya. Beliau bermukim di Tarim selama 4 tahun lamanya. Tepat di tahun 1998, beliau kembali ke Indonesia, dan mulai berdakwah.

Semula dakwahnya hanya sebatas di kawasan tempat tinggalnya saja. Yaitu di Cipanas, Cianjur. Namun karena kurang berkembang, lantas beliau memindahkan majlisnya ke Jakarta. Disinilah, orang-orang mulai mengenalnya. Dan jamaahnya pun semakin banyak, bahkan ada yang berasal dari Negara-negara lain, seperti Malaysia, Singapura dan Jepang.

2. Makam Habib Munzir

Bagi Anda yang pernah berwisata religi di daerah Kalibata tentunya pernah berkunjung ke Makam Habib Munzir. Jika belum, maka Anda bisa agendakan di tanggal-tanggal tertentu yang baik.

Para peziarah yang datang untuk berziarah ke makam Habib Kuncung, pastinya akan menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Habib Munzir juga. Karena lokasinya yang berdekatan ini juga lah, sehingga bisa memudahkan anda yang ingin berziarah ke 2 makam orang salih tersebut. Tentunya dengan sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata.

Makam Habib Munzir sendiri tertutup kelambu dengan hiasan dan hiasan dari benang emas. Kelambu makam tersebut berwarna hitam, dengan motif kaligrafi berwarna emas. Lokasi sekitar makam tersebut sangat asri, dengan banyaknya bunga-bunga yang tertata rapi. Baik di sekitar nisan maupun di pojok ruangan makam.

Sama seperti makam Habib Kuncung yang tertutup, makam Habib Munzir juga berupa ruangan yang tentunya akan memudahkan peziarah untuk berlindung. Baik saat hujan maupun ketika panas matahari menyengat.

Dengan sewa elf Jakarta ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata ini, anda tak akan tersesat. Karena memang lokasinya berada di pusat kota. Berdekatan dengan masjid Attaubah, yang juga dikenal dengan masjid keramat Habib Kuncung.

Adab Berziarah Ke Makam Habib Kuncung Dan Makam Habib Munzir

Untuk melakukan berziarah, baik itu ke makam Habib Kuncung dan makam Habib Munzir, maupun makam wali lainnya. Hendaknya kita menjaga adab dan tingkah laku kita. Karena memang ini adalah tempat wisata religi dan juga makam orang-orang salih.

Maka ada baiknya kita memperhatikan hal-hal dibawah ini. Diantaranya :

  • Berpakaian tertutup dan sopan.
  • Ada baiknya masuk ke kawasan makam dalam keadaan berwudhu.
  • Kurangi berbicara yang tak bermanfaat, atupun bergosip.
  • Hindari berkata kasar ataupun kata-kata yang tidak sopan.
  • Berperilaku santun.
  • Kurangi berselfie ataupun berswafoto di sekitar makam. Kalau bisa, ditiadakan saja.
  • Jangan mengotori area makam.
  • Karena ini merupakan lokasi makam umum/keluarga, maka janganlah duduk di atas nisan makam lain, jika ternyata area makam tersebut telah dipenuhi peziarah.
  • Usahakan untuk tidak merokok ataupun menyantap makanan di area makam.

itu dia beberapa adab berziarah dan tata cara berziarah ke makam Habib Kuncung dan makam Habib Munzir. Bagi anda yang belum sempat berziarah ke tempat ini, karena terkendala transportasi. Maka, kini anda tak perlu khawatir. Karena ada sewa elf Jakarat ziarah Habib Kuncung dan Habib Munzir Kalibata, dari Batavia Trans.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *