Saya menemukan banyak sekali penyedia jasa persewaan elf di daerah Jakarta bahkan di beberapa kota di Indonesia yang terkadang tidak menjelaskan terkait meeting point layanan mereka. Hal ini menjadikan seorang calon customer akan bertanya-tanya dan tentu memerlukan konfirmasi langsung dari armada bersangkutan. Tapi okelah, mungkin ini adalah bagian dari strategi marketing agar membuka obrolan dengan pelanggan dengan obrolan pembuka seperti ini. Namun di sisi lain, perusahaan shuttle justru sebaliknya. Mereka malah memberikan informasi mengenai meeting poin mereka dalam bahasa pool to pool. Atau bisa diartikan dari terminal shuttle start menuju ke terminal shuttle tujuan. Lalu, bagaimana jika tamu travel ingin sampai rumah ? maka mereka harus cari kendaraan lagi yang jemput dari terminal menuju rumah. Bisa dengan naik gojek atau naik grab. Shuttle memiliki tujuan yang tetap dan jadwal tetap seperti Shuttle A dengan tujuan Jakarta ke Bandung yang dimana jadwalnya pagi jam 6, 8, 10 kemudian siang jam 12, 2 siang, serta sore jam 4 hingga jam 6 sore misalnya.
Kalau di dunia sewa elf, rutenya bebas tergantung siapa yang memesannya. Dan di dalam kabin tidak akan bercampur dengan penumpang asing. Ya hanya rombongan pemesan saja. Begitu juga jam berangkatnya bisa direquest mau berangkat jam berapa saja sesuai request pemesan.
Bahkan yang menarik lagi adalah masalah titik jemput pula atau dalam bahasa kerennya adalah meeting point ini juga bisa direquest tamu. Gak harus di halte, gak harus di terminal. Mau jemput di depan kantor pemesan bahkan di depan rumah si pemesanpun tak akan jadi masalah selagi mobil elf bisa mendarat hingga lokasi tujuan. Kalau gak bisa mendarat sampai depan rumah karena parkiran yang sempit, maka biasanya akan dicarikan lokasi penjemputan sedekat mungkin dengan rumah. Jika ternyata rumah tetangga ada pakirannya, ya pake saja punya tetangga hehehehe…
Kalau si pemesan adalah rombongan sekolah, maka jasa sewa elf Jakarta akan menjemput di area sekolah. Bisa parkir di halaman sekolah, lapangan sekolah atau lainnya.
Namun yang perlu digaris bawahi adalah sebagian besar perusahaan elf Jakarta menerapkan batasan area meeting point agar tidak terlalu meluas. Batasan area yang dimaksud adalah masih masuk di kawasan Jabodetabek ya kak.
Bagaimana jika ada yang mau carter tapi diluar Jabodetabek kak ?
Ya no problem kak, mungkin ada penyesuaian tarif karena charge jarak. Selagi pelanggan tidak keberatan dengan tarif yang ditawarkan, maka sah-sah saja sih menurut kami.
Bahkan dari pengalaman kami sendiri, sudah berkali-kali kami menerima carteran tamu diluar zona yang kami sebutkan di atas. Dan setelah kami infokan harganya, mereka masih masuk dalam range terjangkau.
Ada pertanyaan lagi ?