
Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Guntur Yang Pasti Siap Untuk Anda Booking
WA : 0812-8044-0322
Gunung Guntur adalah salah satu obyek wisata alam di Garut yang menawarkan pemandangan pegunungan berikut fasilitas pendakian. Maka, tak heran jika banyak pengunjung dari luar Garut yang menyempatkan diri untuk melakukan pendakian di gunung ini. Bagi anda yang juga berencana ke gunung Guntur, kami berikan kemudahan untuk sewa elf Jakarta ke gunung Guntur.
Selain harga sewanya yang lumayan terjangkau, ternyata Batavia Trans juga menyediakan berbagai fasilitas lain. Misalnya ruang elf yang luas disertai tempat duduk yang nyaman, full AC, dan masih banyak lagi fasilitas lain yang hanya bisa anda dapatkan jika anda sewa elf Jakarta ke Gunung Guntur dari Batavia Trans.
Maka, tak heran jika Batavia Trans berkali-kali masuk kedalam daftar jasa sewa elf terbaik di Indonesia. Bersanding dengan jasa sewa elf lainnya. Hal ini juga tak bisa dilepaskan dari peran anda sebagai pelanggan setia Batavia Trans, yang memberikan ruang bagi Batavia Trans dalam mewujudkan setiap perjalanan wisata anda. Termasuk perjalanan ke gunung Guntur ini.
Table of Contents
Apa Yang Menarik Dari Gunung Guntur ?
Karena banyaknya wisatawan yang datang ke gunung Guntur, pernah gak sih terlintas dalam pikiran anda, apa sih yang menarik dari gunung Guntur ? bukankah sama saja dengan wisata pegunungan lainnya ? Lalu, mengapa banyak orang bela-belain datang dari jauh hanya untuk mendaki di gunung Guntur ?
Pertanyaan tersebut kurang lebih sama dengan yang ada di benak kami. Maka dari itu, kami mencoba menelusuri mengenai apa saja yang menarik dari gunung yang populer di kalangan pendaki ini. Setidaknya bisa menjadi rekomendasi bagi anda yang datang dengan sewa elf Jakarta ke gunung Guntur.
1.Gunung Guntur Memiliki 4 Puncak
Puncak gunung Guntur sebagian dilengkapi kawah, namun sebagian lagi masih berbentuk kerucut, yang menandakan belum ada aktivitas vulkanik disana. Dalam artian puncak-puncak tersebut belum mengalami letusan. Puncak-puncak tersebut yaitu puncak Guntur, puncak Kabuyutan, puncak Parupuyan dan puncak Masigit.
Puncak Guntur merupakan puncak yang pertama. Disini terdapat savana yang indah dan luas. Tempat ini juga menjadi tempat favorit para pendaki. Mereka biasanya akan melepas lelah, hingga mengabadikan keindahan savana melalui kamera. Selain savana, puncak Guntur juga dikenal sebagai tempat terbaik untuk menyaksikan sunrise.
Puncak kedua yaitu puncak Kabuyutan. Puncak kedua ini ditandai dengan adanya tugu GPS dari ahli vulkanologi. Dari tempat ini juga, anda bisa melihat pemandangan puncak satu, yaitu puncak Guntur yang dipenuhi tenda para pendaki.
Berbeda dengan kedua puncak sebelumnya, puncak Parupuyan memiliki keunikan lain. Yaitu tanah di puncak ini mengeluarkan asap belerang. Karena belerang ini juga, suhu di permukaan tanah menjadi panas. Fenomena tersebut sering dimanfaatkan pendaki untuk sekedar menghangatkan badan di sekitar permukaan tanah yang mengandung belerang tersebut.
Sementara di puncak empat, yaitu puncak Masigit. Anda bisa melihat pemandangan yang jauh lebih indah dari yang anda lihat dari ketiga puncak sebelumnya. Disini, anda bisa melihat city light kabupaten Garut di malam hari. Sementara di siang hari, anda bisa melihat gunung Cikuray dan gunung Papandayan, yang letaknya tak jauh dari gunung Papandayan.
2. Memiliki Savana yang Luas Dan Indah
Savana ini berada di puncak Guntur, yang merupakan puncak kesatu. Di lokasi ini terdapat beberapa rumput yang terhampar sepanjang mata memandang. Sebagian diantaranya berwarna kekuningan jika terkena pantulan matahari. Membuat mata siapa saja terpukau melihatnya.
Lokasi ini juga sering dijadikan tempat untuk berselfie dan berswafoto. Bahkan, di beberapa tempat sering dijadikan tempat berkemah. Terdapat banyak tenda-tenda yang berdiri di kawasan ini dalam setiap harinya.
3.Memiliki Dua Kaldera
Selain memiliki beberapa puncak, gunung Guntur juga memiliki beberapa kawah. Kawah tersebut terbentuk karena adanya aktivitas letusan yang terjadi di masa lalu. Letusan tersebut menimbulkan getaran yang sangat kuat, sehingga meninggalkan jejak aktivitas vulkanik yang menjadi sebab timbulnya sebuah kaldera.
Di gunung Guntur ini, anda bisa melihat dua kaldera yang cukup besar dan dalam. Diantaranya kaldera Pangkalan dan kaldera Gandapura. Jika kaldera Pangkalan terletak di sebelah timur gunung Guntur, maka kaldera Gandapura berada di sebelah baratnya.
Jika ingin menyaksikan kedua kaldera ini, anda hanya perlu sewa elf Jakarta ke Gunung Guntur yang mengarah ke Tarogong Kaler, kota Garut. Dari sana, kita hanya perlu mengikuti petunjuk jalan yang terpasang di setiap papan petunjuk di sepanjang jalan. Hingga akhirnya sampai di gerbang tempat wisata gunung Guntur. Baru dari sana, anda bisa memulai pendakian, dan menemukan 2 kaldera ini.
4. Miniatur Gunung Semeru
Salah satu alasan mengapa gunung Guntur sering disebut sebagai miniatur gunung Semeru yaitu kondisi permukaan gunung dan medannya yang hampir sama. Umumnya kondisi permukaan gunung Semeru yaitu berbentuk batuan, yang bercampur dengan pasir dan batu-batu kerikil. Kondisi ini juga tak jauh berbeda dengan kondisi permukaan gunung Guntur.
Karena kondisi permukaan gunung yang seperti itu, menjadikan tanah di sekitar gunung Guntur ini menjadi gersang. Bahkan sebagian besar memang tidak terdapat tanaman yang bisa tumbuh disana. Kalaupun ada, hanyalah rumput-rumput ilalang dan savana. Sedangkan pohon-pohon besar sudah jarang kelihatan disana.
Kondisi ini pula yang menjadikan gunung Guntur rentan longsor, apalagi saat musim hujan. Dikarenakan tak adanya akar-akar pepohonan yang berfungsi sebagai penguat tanah dan penyerap air hujan, sebagai penahan terjadinya longsor.
5. Memiliki Air Terjun Yang Bisa Membuat Mata Siapa Saja Terpana Karena Panorama Alamnya
Air terjun ini bernama air terjun Citiis.Berada tepat di kaki gunung Guntur. Selain pendaki, banyak juga wisatawan dari dalam dan luar Garut yang sengaja datang kesini karena terpikat oleh keindahan panorama air terjun ini.
Selain sering dijadikan area berenang oleh para wisatawan. Ternyata air yang mengalir dari kolam di bawah air terjun ini juga membentuk sebuah aliran sungai. Aliran sungai ini sangat jernih, dan tak jarang banyak penduduk setempat yang memanfaatkan aliran sungai ini untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Air terjun Citiis ini memiliki ketinggian hingga 12 meter. Nah, jika anda tertarik untuk datang ke lokasi ini. anda tak perlu khawatir, karena lokasi air terjun ini berada di jalur pendakian gunung Guntur.
Atau lebih tepatnya, anda bisa menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Guntur menuju arah kecamatan Tarogong Kaler, yang termasuk ke dalam wilayah Garut kota. Setelah sampai Tarogong Kaler, anda hanya perlu melanjutkan perjalanan hingga ke desa Pananjung. Karena disanalah lokasi air terjun ini berada.
Jalur Pendakian Gunung Guntur
Untuk memulai pendakian, anda hendaknya mengetahui terlebih dahulu mengenai jalur pendakian yang akan anda pilih. Selain untuk mengetahui kondisi medan pendakian, juga agar memudahkan sewa elf Jakarta ke gunung Guntur yang anda pilih dalam mengantarkan dan menjemput anda nantinya.
Aktivitas mendaki di gunung Guntur memiliki 2 jalur pendakian, yaitu melalui jalur pendakian Curug Citiis dan terakhir dengan mengikuti jalur pendakian via Cikahuripan. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat dibawah ini,
1.Melalui Jalur Curug Citiis
Pendakian melalaui curug Citiis tentu saja, anda akan melewati air terjun Citiis dahulu, baru memulai pendakian. Perjalanan diawali dengan menggunakan sewa elf jakarta ke gunung Guntur arah Tarogong Kaler, tepatnya di Kawasan Gunung Guntur.
Untuk masuk ke kawasan ini, anda perlu membayar tiket masuk sebesar 15 ribu rupiah. Tiket masuk ini juga sering disebut dengan SIMAKSI ( Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi ). Selain SIMAKSI, anda juga harus membayar parkir sebesar 5 ribu rupiah untuk mobil. Dan 3 ribu rupiah untuk pengunjung yang menggunakan motor.
Dari basecamp, anda hanya perlu berjalan menuju Curug Citiis, dengan melewati penambangan pasir, pipa saluran air, hutan lebat dan beberapa perkebunan warga.Di Curug Citiis, biasanya pendaki akan beristirahat sejenak sebelum melakukan pendakian. Ada juga yang mengabadikannya dengan berselfie maupun berswafoto.
Curug Citiis ini juga dijadikan sebagai pos satu. Baru setelah itu, anda bisa memulai mendaki menuju arah pos dua. Rute menuju pos dua ini lumayan melelahkan. Karena medannya yang curam dan sedikit terjal. Pos dua ditandai dengan adanya curug Citiis atas. Dari curug ini juga pendakian menuju pos tiga dimulai. Namun medan dari pos tiga ini tidak terlalu curam, malah sedikit melandai.
Di pos tiga kamu bisa melapor ke petugas, bahkan bisa berkemah dan meminta persediaan air. Jika anda ingin menyaksikan sunrise, anda bisa melanjutkan perjalanan hingga puncak Guntur, yang merupakan tempat terbaik untuk menyaksikan fenomena ini. Selain itu, pemandangan sebuah savana yang luas juga bisa menjadi daya tarik dari puncak ini.
2. Via Jalur Kahuripan
Untuk pandakian melalui jalur ini, anda bisa turun dari sewa elf Jakarta ke gunung Guntur tepat di gerbang masuk kawasan konservasi Gunung guntur. Setelah berkumpul di basecamp, anda bisa memulai perjalanan melewati perkebunan sayur mayur warga setempat. Baru kemudian tiba di sumber air Cikahuripan, yang dikenal sebagai pos satu.
Disini, anda bisa menyetok persediaan air minum. Baru kemudian memulai pendakian. Pendakian menuju pos dua dan tiga memakan waktu masing-masing hingga 1,5 jam. Sebelum tiba di pos dua, anda akan sampai di sebuah bentang yang luas menyerupai sebuah lapangan. Dari sini, terlihat jelas pemandangan kota Garut dari ketinggian.
Dari tempat tersebut, anda bisa memulai pendakian hingga pos tiga, dengan jalur yang terus menanjak. Namun rasa lelah tersebut seakan sirna setelah sampai di pos tiga. Karena itu berarti, jarak menuju puncak tidak akan lama lagi. Jika tidak ada kendala, pendakian dari pos tiga ke puncak ini hanya sekitar 10 menit.
Namun bagi anda yang tak ingin menyia-nyiakan fenomena menyaksikan sunrise, anda bisa mendirikan tenda terlebih dahulu di pos ini, baru kemudian melanjutkan perjalanan ke puncak pada pukul 2-3 dini hari.
Kelebihan dari menggunakan jalur Cikahuripan ini adalah, anda bisa langsung melanjutkan pendakian ke 4 puncak gunung Guntur sekaligus. Karena melalui jalur ini, medan pendakian ke semua puncak tersebut tidak memakan waktu lama. Berbeda jika menggunakan jalur Curug Citiis.
Tertarik Untuk Mendaki Ke Gunung Guntur ? Sewa Elf Jakarta ke Gunung Guntur Dahulu, Baru Memulai Pendakian
Dengan membaca pembahasan diatas, kok jadinya malah mupeng ke gunung Guntur juga ya… Tapi, apa anda sudah fix mau menggunakan jasa transportasi apa yang bisa mengantar anda dan rombongan hingga kesana ?
Kenapa tidak sewa elf Jakarta ke Gunung Guntur dari Batavia Trans za ? selain bisa mengantar anda langsung ke gunung Guntur, juga harga sewanya yang terbilang murah. Gimana gak murah coba, perjalanan dari Jakarta ke gunung Guntur untuk tipe elf long standarnya hanya sebesar 5,2 juta rupiah saja. Sedangkan untuk elf tipe long deluxe, harganya cuman 5,8 juta rupiah saja.
Harga tersebut sudah all in dengan biaya makan, ongkos dan tip sopir, bahan bakar, tol, serta parkir lho… Belum lagi dengan kapasitas armada elfnya yang bisa menampung penumpang hingga 15 orang. Sangat cocok bagi anda yang memabwa rombongan tidak lebih dari 15 orang.
Untuk keberangkatannya, Batavia Trans akan memulai perjalanan dari Jakarta pada pukul 20.00 WIB, dan menjemput anda dan rombongan tepat di hari ketiga, juga di tempat yang sama. Namun di waktu yang berbeda, yaitu pada pukul 18.00 WIB. Karena bagasinya keril, jadi usahakan untuk tidak membawa barang bawaan berlebih yaaa,…
Itu dia beberapa informasi penting mengenai sewa elf Jakarta ke Gunung Guntur dari Batavia Trans. Jangan biarkan mimpi anda untuk menaklukkan gunung Guntur menguap begitu saja, hanya karena anda belum menemukan jasa sewa elf yang tepat. Pastikan perjalanan anda dengan Batavia Trans, dan biarkan kami mewujudkan mimpi anda tersebut.