Sewa Elf Jakarta ke Gunung Merbabu Yang Menantang

Sewa Elf Jakarta Gunung Merbabu Yang Menantang Adrenalin

WA : 0812-8044-0322

Ketika membicarakan gunung Merapi  sebagai jalur pendakian, maka tak lengkap rasanya jika kita tak membahas gunung kembarannya, yaitu gunung Merbabu. Jika anda adalah pendaki sejati, tentunya anda tak asing lagi dengan gunung yang satu ini. Namun, jika anda berkeinginan untuk datang lagi kesana, maka ada baiknya anda sewa elf Jakarta gunung Merbabu dari batavia Trans.

Karena dengan sewa elf ini, anda akan diantar langsung ke basecamp jalur pendakian gunung Merbabu. Hanya tentukan saja, jalur pendakian mana yang akan anda pilih. Kami akan pastikan anda bisa sampai hingga lokasi.

Sewa elf Jakarta gunung Merbabu dari Batavia Trans ini menawarkan sensasi perjalanan yang menyenangkan, aman serta nyaman bagi seluruh penumpang. Belum lagi dengan haraga sewa yang relatif murah dan terjangkau, menjadikan jasa sewa elf Batavia Trans menjadi solusi terbaik untuk menemani perjalanan pendakian anda ke gunung Merbabu.

Karakteristik Gunung merbabu

Gunung Merbabu berada di 3 kabupaten sekaligus, yaitu kabupaten Magelang, kabupaten Boyolali dan juga kabupaten Semarang, yang merupakan wilayah Provinsi Jawa tengah. Gunung ini memiliki ketinggian hingga 3.145 mdpl.

Merbabu sendiri merupakan gabungan dari kata meru dan juga kata abu. Meru sendiri berarti gunung, sementara abu yang bermakna abu. Menurut naskah-naskah kuno pra islam yang banyak ditemukan di sekitar Jawa Tengah, disebutkan bahwa gunung Merbabu dulunya bernama gunung Damalung.

Bahkan ada juga yang menyebutkan bahwa gunung Merbabu dikenal dengan sebutan gunung Pamarihan. Di lereng gunung Merbabu juga pernah terdapat sebuah pertapaan terkenal pada zaman seebelum islam masuk ke tanah air.

Gunung Merbabu sendiri berada di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Jika anda tertarik untuk memasuki kawasan ini, anda hanya perlu sewa elf Jakarta gunung Merbabu, melalui jalur Boyolali. Karena gerbang pintu masuk taman nasional ini berada di Boyolali.

Jalur Pendakian Gunung Merbabu

Meskipun Taman Nasional gunung Merbabu berada di Boyolali. Namun bukan berarti pendakian gunung Merbabu ini hanya menggunakan satu jalur saja. sedikitnya ada 5 jalur pendakian gunung Merbabu yang biasa dipilih oleh para pendaki. Diantaranya :

1.Jalur Kopeng Thekelan

Jalur pendakian gunung Merbabu yang sering dipilih pendaki, yaitu melalui jalur Kopeng Thekelan. Bagi anda yang tinggal di Jakarta dan menggunakan transportasi umum, memang akan membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke lokasi pendakian ini.

Dimana anda harus naik turun kendaraan, yang terkadang bisa menghabiskan waktu yang tidak sebentar. Berbeda jika anda menggunakan sewa elf Jakarta gunung Merbabu dari Batavia Trans. Anda akan langsung diantarkan hingga lokasi basecamp jalur Kopeng Thekelan ini.

Namun, jika anda terlanjur naik transportasi umum, maka rute yang sebaiknya anda pilih, yaitu anda bisa menaiki kereta api maupun bus hingga ke Solo, dan turun di Salatiga. Dari sana, anda bisa menaiki bus kecil hingga Kopeng.

Dari Kopeng ini, anda bisa melanjutkan perjalanan hingga desa Thekelan denagn melalui bumi perkemahan Umbul Songo. Di Kopeng, anda bisa langsung melakukan pendaftaran di pos Kopeng. Dari Kopeng anda bisa memulai pendakian dengan melewati perkampungan sekitar.

Perjalanan dari basecamp masih aman dan terkendali. Dengan melewati hutan pinus serta perkebunan penduduk, akhirnya kita bisa sampai di pos Pending. Di pos Pending ini juga, kita akan menemukan sumber air, kemudian berlanjut menyusuri track yang terjal, sungai kering hingga akhirnya tiba di pos 1.

Dari pos 1, kita melewati hutan campuran hingga di pos 2. Sementara pendakian dari pos 2, lumayan ekstrim serta tracknya yang terus menanjak. Barulah dari pos 3, jalanan mulai terbuka, dan anda bisa sampai di Watu Gubug, yaitu sebuah lubang besar dari batu, yang bisa memuat hingga 5 orang. Yang diyakini merupakan jalur masuk menuju kerajaan gaib.

Dari sana, anda akan melewati track yang curam dan menanjak hingga ke pos 4. Barulah ketika anda meninggalkan pos 4, tracknya mulai terasa berat, dengan badai pasir dan debu yang sesekali akan menggoyahkan langkah kaki anda. Anda juga diharuskan untuk mendaki gunung Watu Tulis, karena disinilah pos 4 berada.

Pos 4 juga sering disebut sebagai stasiun pemancar, karena disana terdapat stasiun pemancar radio. Berlanjut ke pos 5, track mulai melandai dengan pemandangan berupa tebing dan bukit hingga ke pos 5. Di pos 5 ini, anda bisa turun di kawah Candradimuka.

Namun perjalanan dari pos 5, track mulai menanjak kembali. Dan kali ini lebih terjal dan lebih ekstrim, jika dibandingkan dengan sebelumnya. Ada juga sebuah tanjakan yang bernama jembatan setan. Jembatan ini sangat curam, dengan jurang yang dalam di kedua sisinya.

Barulah,anda akan menemukan sebuah persimpangan. Dimana persimpangan sebelah kiri, menuju puncak Syarif dan sebelah kanan menuju puncak Keteng. Keduanya berada di gunung Merbabu. Anda bisa pilih antara keduanya.

2. Jalur Pendakian Via Kopeng Cuntel

Perjalanan menuju desa Cuntel, bisa dilakukan dengan menggunakan sewa elf Jakarta gunung Merbabu, dan mengarah ke Salatiga. Tepatnya di wisata Kopeng, yang melewati bumi perkemahan Umbul. Sama seperti jalur pendakian via Kopeng Thekelan.

Barulah dari desa Thekelan, anda akan memulai perjalanan hingga ke desa Cuntel, dengan menyusuri jalan berbatu dan perkampungan penduduk. Basecamp jalur via Kopeng Cuntel ini berada di perkampungan penduduk, maka anda bisa mengisi persediaan air di warung-warung terdekat yang berada di sekitar basecamp tersebut.

Perjalanan dimulai dengan menyusuri perkebunan penduduk hingga hutan pinus, dengan  track berupa jalanan berdebu. Hingga akhirnya anda akan sampai di pos bayangan 1, kemudian pos bayangan 2. Masing-masing dengan waktu sekitar 30 menit.

Dari sana track mulai berupa jalan terbuka, dengan dipenuhi ilalang serta sedikit semak belukar. Namun tetap berupa tanjakan, hingga akhirnya anda sampai di puncak Watu Tulis, yang juga sering disebut pos pemancar.

Dari sana, anda dapat turun ke pos Helipad, maupun ke kawah Candradimuko. Baru kemudian meneruskan perjalanan hingga sebuah tanjakan jembatan setan, baru nantinya akan bertemu persimpangan, antara menuju puncak Syarif dan puncak Keteng. Para pendaki biasanya akan memilih puncak Keteng sebagai tujuan akhir, yang melalui persimpangan bagian kanan.

3. Via wekas

Untuk mencapai desa Wekas, setibanya anda di Kopeng, anda diharuskan menaiki angkutan umum, dengan jurusan Kopeng-Magelang. Tepat di desa Wekas, anda turun. Namun jika anda menggunakan sewa elf Jakarta gunung Merbabu, anda tinggal duduk manis di dalam elf saja, biar Batavia Trans yang akan mengantarkan anda hingga ke desa Wekas ini.

Desa Wekas merupakan desa terakhir yang dekat dengan gunung Merbabu. Maka, bisa dikatakan jalur pendakian via desa Wekas ini merupakan jalur pendakian terpendek, jika dibandingkan dengan jalur pendakian yang lainnya.

Dari basecamp menuju pos 1, didominasi jalan berbatu dan sedikit menanjak. Anda diharuskan menyusuri kebun sayur milik penduduk serta peternakan kelinci, baru bisa sampai di pos 1. Pos ini masih berada di perkampungan penduduk, dan terdapat sebuah balai  sebagai tempat beristirahat dan menginap. Selepas dari pos ini, jalanan semakin menanjak dengan track berupa hutan pinus.

Di pos 2, anad bisa mendirikan tenda. Di akhir pekan, tempat ini banyak dipenuhi penjual makanan, mengingat di pos 2 ini banyak pendaki yang mendirikan tenda-tenda. Di sini juga terdapat pipa-pipa besar untuk menampung air ke perkampungan penduduk.

Dari pos ini juga, anda akan menemukan sebuah jalan buntu, yang menuju sungai dan beberapa air terjun. Namun, jika ingin sampai puncak, anda harus melewati jalanan terbuka, kemudian menuju puncak Watu tulis, dan turun di Helipad, seperti pada jalur-jalur lainnya. Hingga anda beretemu persimpangan, antara puncak Syarif dan Kopeng.

4. Via Selo

Untuk sampai ke Selo ini, anda yang menggunakan sewa elf Jakarta gunung Merbabu bisa langsung menuju Boyolali, kemudian ke desa Selo, dan berakhir di gerbang masuk taman nasional gunung Merbabu.

Namun bagi anda yang naik transportasi umum, anda bisa menggunakan bus Jakarta-Boyolali. Atau jika tidak ada, anda bisa naik bus jurusan Jakarta-Semarang maupun Jakarta-Yogyakarta. Dari sana, baru lah, naik bus jurusan Boyolali. Sesampainya di Boyolali, anda bisa berganti naik bus kecil ke arah Selo.

Namun bus ini, hanya sampai pasar Cepogo. Maka, dari pasar Cepogo anda harus berjalan hingga pasar sapi, baru kemudian naik angkutan umum jurusan Selo. Anda bisa turun langsung turun di gerbang masuk taman nasional, ataupun turun beberapa meter sebelumnya, baru kemudian berjalan sebentar hingga gerbang masuk.

Pendakian dimulai dari pos taman nasional dengan menyusuri hutan pinus dan hutan lamtoro, hingga akhirnya tiba di pos 1. Dari sini, track mulai menanjak hingga pos bayangan. Baru dari pos bayangan ini, track mulai terjal dan curam hingga di pos 2.

Dari pos 2 hanya memerlukan waktu sekitar 45 menit untuk sampai di pos 3 Watu Tulis. Disini anda bisa mendirikan tenda dan menikmati bunga-bunga edelweiss yang tumbuh disana. Berlanjut ke pos 4, tracknya mulai curam dengan jalanan yang basah dan licin, namun anda bisa beristirahat sejenak sewaktu berada di Savana 1, yang merupakan pos 5. Karena disinilah anda bisa mendirikan tenda.

Dari pos 4, track tetap terjal dan curam dengan banyaknya tanjakan. Namun sesampainya di pos 5 atau disebut juga savana 2. Sama seperti di Savana 1, disini juga anda bisa mendirikan tenda, dan menyiapkan summit attack untuk meneruskan pendakian hingga ke puncak.

5. Pendakian Via Suwanting

Jalur pendakian via Suwanting ini dibuka pada tahun 1990, namun kemudian ditutup pada tahun 1998. Sebelum akhirnya dibuka kembali di tahun 2015 lalu. Jika jalur pendakian lain, umumnya menggunakan jalur yang berlokasi di Boyolali.Namun tidak demikian dengan jalur Suwanting ini.

Karena jalur ini mempunyai titik pendakian di kabupaten Magelang. Tepatnya anda bisa menggunakan sewa elf Jakarta gunung Merbabu hingga Magelang, dan berlanjut ke basecamp Suwanting.

Jalur pendakian ini memiliki 3 pos. Dimana menuju pos 1, tracknya mulai menanjak, namun tidak seterjal track dari pos 2 hingga pos 3, dan yang mengarah ke Savana. Di pos 2, pos 3 dan savana ini anda bisa mendirikan tenda.

Baru dari savana ini, anda bisa menyiapkan summit attack untuk melanjutkan pendakian hingga ke puncak gunung Merbabu. Ada beberapa sumber air di jalur pendakian ini, yaitu di lembah Cemoro, lembah Manding dan di pos 3.

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Mendaki Gunung Merbabu

Udah gak sabar, pengen segera mendaki gunung Merbabu ? boleh saja, anda tinggal sewa elf Jakarta gunung Merbabu dari batavia Trans, dan perhatikan hal-hal berkut ini. Diantaranya :

  • Penduduk sekitar Merbabu sebagian besar beragama Budha. Maka jangan heran, jika di sepanjang perkampungan banyak terdapat vihara, dan berbagai tempat semedi di jalur pendakian.
  • Jika menggunakan jalur Kopeng-Thekelan, anda akan melihat anak-anak berambut gimbal, hal itu memang sengaja dilakukan, karena menurut adat setempat, itu merupakan cara memperoleh kesempatan.
  • Hormati adat istiadat masyarakat setempat, dengan tidak buang air di Watu gubug, juga di sekitar kawah. Dan tidak memakai baju berwarna merah dan hijau saat pendakian.
  • Saat memasuki kawah Candradimuko, hendaknya anda bisa membedakan mana air untuk diminum, dan mana air yang mengandung belerang.
  • Selama pendakian, hendaknya anda membawa kacamata, penutup kepala serta jaket untuk menghindari badai debu dan angin kencang di sekitar puncak Watu Tulis.
  • Di sepanjang jalur Selo, anda akan bisa melihat sunrise dari berbagai sudut.
  • Jika ingin menggunakan jalur pendakian via Selo, hendaknya anda membawa banyak persediaan air, mengingat di sepanjang jalur ini sulit ditemukan air.

Ke Gunung Merbabu Yuk !! Tapi Sewa Elf Jakarta Gunung Merbabu Dulu Yaa..

Memulai pendakian ke gunung Merbabu tak akan lengkap rasanya jika anda tak sewa elf jakarta gunung Merbabu dahulu. Terutama yang menggunakan jasa sewa elf dari Batavia Trans. Apalagi dengan fasilitas terlengkap dan harga sewanya yang murah, kami yakin anda tidak akan pernah kecewa karena telah memilih kami.

Untuk informasi, harga sewa elf dari Batavia Trans yang menuju gunung Merbabu ini yaitu sekitar 7,5 juta rupiah dan 8,2 juta rupiah. Dimana harga 7,5 juta rupiah berlaku untuk elf dengan tipe long standar. Dan 8,2 juta rupiah untuk elf dengan tipe long deluxe.

Harga sewa tersebut sudah all in, dengan bahan bakar, biaya makan, tol, parkir, hingga ongkos dan tip sopir. Dan fasilitas elfnya terbilang cukup luas, serta bisa menampung penumpang hingga 15 orang.

Untuk keberangkatannya, Batavia Trans akan memulai keberangkatan dari Jakarta pada pukul 20.00 WIB. Dan akan mengantarkan anda hingga ke lokasi jalur pendakian, dan akan kembali lagi tepat di hari ketiga, pada pukul 18.00 WIB. Namun, karena fasilitas bagasinya merupakan bagasi keril, jadi usahakan untuk tidak membawa barang dengan jumlah banyak.

Itu adalah beberapa informasi mengenai jalur pendakian gunung Merbabu. Dan Batavia Trans, sebagai jasa sewa elf termurah, sangat mengerti dengan apa yang anda inginkan. Maka, dari itu kami memberikan jasa sewa elf Jakarta gunung Merbabu, sebagai solusi untuk mewujudkan mimpi anda dalam menaklukkan gunung Merbabu.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Merapi Untuk Rombongan

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Merapi Cocok Untuk Rombongan

WA : 0812-8044-0322

Selain sebagai gunung yang paling aktif di wilayah pulau Jawa. Nama gunung Merapi tak pernah luput dari wisata pendakian bagi semua pendaki. Tak terkecuali anda juga, bukan ? Dengan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi, Batavia Trans menawarkan solusi mudah bagi anda yang ingin menjelajahi gunung ini, namun tak mau ribet mencari jasa transportasi yang sulit.

Gunung Merapi merupakan gunung di Pulau Jawa yang terbagi kedalam beberapa kabupaten, bahkan Provinsi. Dimana lereng sebelah kanan merupakan termasuk kedalam wilayah kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sementara lainnya berada di wilayah kabupaten Magelang, Boyolali dan Klaten, yang merupakan termasuk kedalam wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Dengan segala keunikan dan sejarahnya, gunung Merapi seolah menjadi salah satu primadona di pulau Jawa, selain gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa. Dan dengan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi, anda bisa lebih mudah mewujudkan mimpi anda untuk menaklukkan gunung ini.

Mengenal Gunung Merapi, Gunung Dengan Segala Pesona Dan Misteri

Gunung Merapi memiliki ketinggian sekitar 2.930 mdpl. Tidak lebih tinggi memang jika dibandingkan dengan gunung-gunung yang berdekatan dengannnya. Seperti gunung Sindoro dan juga gunung Sumbing. Hingga ketinggian 1.700 mdpl, terdapat banyak pemukiman penduduk. Bahkan sampai jarak 4 meter dari puncak, masih ada penduduk yang mendiami kawasan tersebut.

Namun pesona Merapi seolah mengalahkan gunung-gunung yang lainnya. Belum lagi dengan catatan erupsinya yang menjadi bukti sejarah betapa gunung ini tak bisa diremehkan. Segala mitos dan pesona mengenai gunung ini, seakan membuat para pendaki terobsesi untuk menaklukkan gunung yang sering disebut memiliki kembaran gunung Merbabu ini.

Anda bisa sewa elf Jakarta ke gunung Merapi, jika ingin menjelajahi gunung ini. Dengan gerbang masuk dari arah Yogyakarta maupun dari wilayah Jawa Tengah. Gunung Merapi sendiri terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.

Dari mulai tahun 1768, tercatat telah terjadi sebanyak 80 kali letusan dari gunung ini. Dari tahun 2000 saja, tercatat letusan sebanyak 3 kali, yaitu di tahun 2006, tahun 2010 dan terakhir di tahun 2020. Dimana gunung Merapi mulai memuntahkan laharnya pada tanggal 28 Maret 2020. Meskipun tidak mengakibatkan erupsi seperti di tahun 2006 yang lalu.

Jalur Pendakian Gunung Merapi

Untuk jalur pendakian gunung Merapi, memang tidak seperti pendakian di gunung-gunung yang lainnya. Dimana jika pada gunung yang lain, pendaki diperbolehkan untuk mendaki hingga puncak atas, namun tidak demikan dengan gunung Merapi.

Pendaki hanya diperbolehkan untuk mendaki hingga pasar Bubrah, dan tak boleh hingga ke puncaknya langsung. Hal ini dikarenakan aktivitas gunung Merapi yang bisa saja meletus setiap waktu. Mengingat durasi letusannya hampir di setiap tahun.

Nah, untuk mengenal lebih jelas mengenai jalur pendakian yang bisa anda pilih saat mendaki nanti, berikut kami berikan panduannya. Diantaranya :

1.Via Selo, Kabupaten Boyolali

Untuk pendakian gunung Merapi, anda bisa memilih jalur Selo. Jalur ini merupakan jalur favorit para pendaki. Sebelum melakukan pendakian, para pendaki akan terlebih dahulu dikenakan biaya SIMAKSI sebesar 16 ribu rupiah. SIMAKSI ini lebih merupakan surat izin memasuki kawasan konservasi, yang biasanya diberlakukan untuk semua pendaki.

Bagi anda yang menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi, anda akan lebih dimudahkan, karena Batvia Trans akan melayani perjalanan anda hingga ke gunung Merapi. Bahkan, mengantarkan anda hingga basecamp Barameru, jika anda memilih jalur Selo ini.

Namun bagi yang menggunakan transportasi umum, khususnya dari Jakarta. Anda dapat mengikuti rute ini. pertama, anda bisa menaiki bus Jakarta-Boyolali. Setelah tiba di terminal Sunggingan Boyolali, anda bisa turun dari bus.

Dari teminal Sunggingan ,anda menaiki bus maupun angkutan umum ke arah pasar Cepogo, baru akhirnya naik lagi angkot jurusan Pasar Selo. Baru dari sana, anda bisa berjalan menuju basecamp Barameru, Selo. Karena lokasinya tak jauh dari pasar Selo tersebut.

Dari basecamp Barameru, anda memerlukan waktu 1 jam untuk memasuki Taman Nasional Gunung Merapi. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri perkebunan tembakau, dengan perjalanan hingga 1,5 jam, hingga anda tiba di persimpangan.

Jalur kanan didominasi tanjakan terjal, sedangkan di jalur kiri, meskipun masih berupa tanjakan, namun masih aman terkendali. Dari kedua jalur tersebut, nantinya anda akan mengarah ke pos 1 yang bernama Watu Belah.

Dari pos 1 Watu Belah ke pos 2 , merupakan track yang lumayan menanjak hingga perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Baru akhirnya tiba di pos 2. Disini, anda bisa beristirahat dan mendirikan tenda.

Berlanjut ke pos selanjutnya, yaitu Pasar bubrah. Tracknya lumayan menantang, dengan banyaknya bebatuan terjal serta angin kencang yang menerpa setiap pendaki. Anda hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam saja, untuk sampai ke pasar Bubrah ini, yang mana kawasan ini sudah menjadi batas akhir pendakian, dan anda harus segera turun kembali.

2. Jalur pendakian Via Sapu Angin

Jalur pendakian via Sapu angin sebenarnya hanya berlaku untuk jalur penyelamatan yang dilakukan SAR ( Search And Rescue ). Namun banyaknya antusiasme pendaki yang sering melakukan pendakian lewat jalur ini secara ilegal. Maka, akhirnya jalur ini diresmikan untuk umum pada tahun 2017 lalu.

Jalur ini berlokasi di desa Tegomulyo, kecamatan Kemalang, kabupaten Klaten. Jika menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi, anda bisa sampai ke desa Tegomulyo ini dengan tanpa memakan waktu yang lama.

Pendakian via Sapu angin ini memiliki 4 pos pendakian. Yaitu pos 1, pos 2 yang merupakan camping ground, pos 3 di Watu Bolong dan terakhir pos 4 pasar Bubrah. Rutenya lumayan panjang, namun tidak seekstrim dan seterjal via Selo. Jalur ini sedikit landai dan terkendali.

Pendakian melalui jalur Sapu angin ini memakan waktu sekitar 9 hingga 14 jam perjalanan. Namun  dengan track yang tidak terlalu berbahaya, akan membuat anda tidak terlalu menguras tenaga. Untuk biaya pendakiannya hanya sekitar 10 ribu hingga 45 ribu rupiah saja.

Untuk lebih lengkapnya bisa disimak dibawah ini,

  • Perjalanan dari basecamp hingga pos 1 didominasi oleh rumpuit ilalang dan semak belukar. Juga dengan tepian jurang yang terdapat di kedua sisi, membuat anda harus ekstra hati-hati. Belum lagi dengan rute yang lumayan panjang. Yaitu sekitar 1.597 meter, akan menghabiskan waktu sekitar 2 hingga 3 jam perjalanan.
  • Dari pos 1, kita beranjak ke pos 2. Tracknya mulai menanjak, dengan tanjakan yang terjal. Belum lagi dengan kemiringan tajam, membuat anda akan sedikit merasa kelelahan.
  • Dari pos 2, track semakin terjal dan ekstrim. Anda akan melewati semak belukar dengan track yang naik turun. Di perjalanan, anda akan menjumpai PLTS ( Pembangkit Listrik Tenaga Surya ), namun anda dilarang mendirikan tenda. Barulah setelah beberapa lama, anda akan sampai di camp Yoyok atau pos bayangan.
  • Di camp Yoyok/ pos bayangan ini, anda bisa mendirikan tenda dan beristirahat. Baru kemudian melanjutkan pendakian hingga pos 3. Jarak dari pos 2 ke pos 3 ini yaitu sekitar 1.050 meter.
  • Dari pos 3, kita melanjutkan pendakian dengan melewati pegunungan, dengan sebelah kiri dan kanan berupa jurang yang dalam. Namun jika anda nantinya bertemu dengan persimpangan, maka sebaiknya anda pilih jalur kiri. Karena jika jalur kanan, itu mengarah ke Batu Kebeo Kluyur dan jalan buntu.
  • Dari sana, anda dapat meneruskan perjalanan hingga ke pos 4. Di pos inilah anda bisa mendirikan tenda, karena lahannya cukup luas dan datar. Setidaknya untuk 5 hingga 6 tenda.
  • Beranjak dari pos 4 menuju ke pasar Bubrah. Lokasinya lumayan dekat, hanya sekitar 45 menit. Dan disini juga anda bisa mendirikan tenda. Lokasi ini bisa menampung hingga ratusan tenda. Namun kendalanya adalah angin kencang yang bertiup di sepanjang malam, membuat tenda tidak bisa kokoh.
  • Sebenarnya, jarak dari pasar Bubrah menuju puncak Merapi hanya sekitar 1 jam. Namun karena alasan keamanan, pihak pengelola biasanya akan menutup jalur menuju puncak ini, dan menyarankan pendaki untuk turun kembali ke kaki gunung Merapi.

Wisata di Sekitar gunung Merapi

Gunung Merapi bukan hanya digunakan sebagai jalur pendakian saja. Karena disini juga anda dapat mengunjungi berbagai obyek wisata yang ada di kawasan sekitar gunung Merapi ini. Dan anda bisa mengunjungi semua obyek wisata ini, dengan hanya menggunakan sewa elf Jakarta Ke gunung Merapi dari Batavia Trans.

Nah, sebagai bahan rekomendasi tempat wisata terbaik di gunung Merapi selain pendakian. Berikut kami berikan ulasannya. Diantaranya :

1.Jeep Wisata Lava Tour Merapi

Aktivitas menyusuri jalanan dan kawasan yang pernah dialiri lava gunung Merapi ini sangat cocok bagi anda yang menyukai petualangan. Ada spot-spot menarik yang bisa anda singgahi dengan menaiki jeep ini. Diantaranya rumah mbah Maridjan dan bunker Kaliadeam.

Namun semenjak status gunung Merapi berstatus waspada, maka kedua rute tersebut mulai dihilangkan. Jeep wisata lava tour Merapi ini berlokasi di Kaliurang, Yogyakarta. Dengan harga mulai dari 350 ribu rupiah per orang.

2.The Lost World Castle

The lost world castle berada di kepuharjo, Cangkringan, sleman, Yogyakarta. Salah satu daerah yang terdampak letusan parah gunung Merapi di tahun 2006 lalu. Obyek wisata ini juga sengaja dibangun disekitar kawasan tersebut, sebagai jejak peristiwa mengerikan tersebut.

Ada berbagai fasilitas yang bisa anda dapatkan disini. Diantaranya awan putih, taman koboi, sepeda motor terbang dan sayap bidadari, yang semuanya merupakan spot foto terbaik. The lost world castle dikelilingi tembok besar layaknya tembok besar Cina. Namun para wisatawan lebih menyebut tempat ini dengan benteng takeshi.

Dengan hanya menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi serta membayar tiket sebesar 30 ribu rupiah ini, anda sudah bisa memasuki kawasan obyek wisata ini. dan tentunya mencoba segala fasilitas yang disediakan di tempat ini.

3. The World Landmark Merapi Park

Merupakan tempat wisata berupa spot selfie yang mengusung konsep miniatur dari berbagai negara. Disini ,anda bisa berfoto dengan latar menara eiffel Paris maupun menara Pisa. Ada juga mianiatur kincir angin, menara Burj al Rab Dubai, dan masih banyak lagi.

Berlokasi di sekitar kawasan gunung Merapi, tempat ini bisa dijadikan pilihan bagi anda untuk sedikit bersantai seusai melakukan pendakian di gunung Merapi. Dengan hanya menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi dari Batavia Trans, serta membayar tiket sebesar 20 ribu hingga 22 ribu saja, anda bisa menikmati berbagai fasilitas di tempat ini.

Sewa elf Jakarta Ke Gunung Merapi, Melayani Perjalananmu Hingga Ke Lokasi Gunung merapi

Anda tak perlu ragu untuk selalu menjadikan Batavia Trans sebagi partner perjalanan terbaik anda. Apalagi dengan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi ini, kami akan mengantar anda hingga lokasi pendakian tanpa harus menyita waktu.

Belum lagi dengna harga sewa yang tergolong murah. Yaitu hanya sekitar 7,5 juta rupiah untuk elf tipe long standar, dan 8,2 juta rupiah untuk elf dengan tipe long deluxe. Harga tersebut juga sudah all in dengan biaya makan, bahan bakar, tol, parkir serta ongkos dan tip sopi.

Seperti diketahui , fasilitas elf yang ada di Batavia Trans adalah armada elf baru, dengan kapasitas hingga 15 orang. Dan sangat cocok untuk perjalanan wisatamu. Termasuk dalam perjalanan sewa elf Jakarta ke gunung Merapi ini.

Dengan fasilitas bagasi keril ,maka kami hanya bisa membawa barang bawaan anda yang sangat diperlukan saja. Mengingat fasilitas bagasi yang tidak bisa memuat barang dengan kapasitas lebih. Meskipun begitu, kami akan mengantarkan anda hingga ke lokasi, dengan keberangkatan dari Jakarta sekitar pukul 20.00 Wib.

Dan kami akan kembali lagi ke tempat semula, tepat di hari ke tiga setelah pengantaran. Dengan waktu sekitar pukul 18.00 WIB. Jadi tunggu apalagi, booking sewa elf Jakarta ke gunung Merapi, maka anda akan mendapatkan segala fasilitas yang kami berikan.

Itu dia beberapa hal penting mengenai sewa elf Jakarta ke gunung Merapi dari batavia Trans. Dengan harga yang termurah, dan fasilitas terlengkap, serta pelayanan terbaik. Kami pastikan anda tak akan kecewa ataupun menyesal nantinya, karena telah memilih kami.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Lawu 100% Berangkat

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Lawu 100% Pasti Berangkat

WA : 0812-8044-0322

Dari sekian banyak gunung berapi yang ada di Indonesia, Gunung Lawu menjadi salah satu gunung yang cukup banyak difavoritkan oleh para pendaki. Secara geografis, Gunung ini terletak diantara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Ngawi, dan juga Kabupaten Magetan. Bagi kamu yang tertarik untuk mendaki gunung ini, menggunakan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu  bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu coba.

Pada umumnya, terdapat 3 jalur utama pendakian ke Gunung Lawu yaitu Cemorokandang di daerah Tawangmangu, jalur Candi Cetho di Karanganyar, dan bisa juga melalui jalur Cemorosewu di Sarangan. Gunung Lawu sendiri memiliki tiga puncak yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan juga puncak tertingginya yang bernama Hargo Dumilah.

Gunung Lawu cukup populer dikalangan para pendaki. Saking populernya gunung ini, tidak mengherankan apabila di puncak gunung dapat dijumpai pedagang makanan. Selain menjadi salah satu gunung yang populer, di lereng gunung ini pun terdapat berbagai tempat wisata yang sangat menarik seperti Tawangmangu, Cemorosewu, dan bahkan juga telaga Sarangan.

Tips Yang Perlu Diperhatikan Jika Kamu Ingin Mendaki Gunung Lawu

Kalau kamu berencana ingin mendaki salah satu gunung yang cukup populer di Jawa ini, jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu dari Batavia Trans siap menjadi teman seperjalanan mu menuju ke jalur pendakian.

Namun, sebelum memutuskan untuk mendaki Gunung Lawu ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar pendakian yang dilakukan tersebut dapat berjalan secara lancar dan juga optimal. Terlebih bahwa kegiatan mendaki gunung termasuk salah satu aktivitas yang cukup berat dan juga menguras tenaga.

Biar kamu gak makin penasaran, berikut adalah beberapa tips yang perlu kamu cermati apabila ingin mendaki Gunung Lawu ataupun gunung-gunung yang lainnya.

1. Siapkan Kebugaran Dan Kekuatan Fisik Dengan Matang

Tips pertama yang perlu kamu perhatikan ketika ingin mendaki gunung adalah dengan menyiapkan kesehatan, kebugaran, dan juga kekuatan fisik sebaik mungkin. Mengingat bahwa kegiatan mendaki gunung merupakan tindakan yang cukup berat, kamu perlu menyiapkan fisik dan stamina sebaik mungkin agar proses pendakian gunung tersebut dapat berjalan secara maksimal dan juga lancar.

Ketika kamu memiliki kondisi tubuh yang fit dan juga bugar akan membuat proses pendakian tersebut menjadi lebih lancar. Tak jarang kesuksesan kegiatan mendaki gunung juga dipengaruhi oleh tingkat kebugaran tubuh dan kesehatan yang kamu miliki. Oleh karenanya, sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh sebagai salah satu persiapan fisik sebelum melakukan pendakian.

Sebelum memutuskan untuk memilih tempat sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu, kamu perlu memastikan bahwa tubuh mu memiliki kebugaran yang mumpuni. Kamu perlu melakukan latihan tubuh dan olahraga secara rutin sejak jauh-jauh hari sebelum melakukan pendakian. Bahkan untuk pendakian gunung yang cukup tinggi, tak jarang para pendaki membutuhkan persiapan fisik yang ‘lebih’ sebelum pendakian.

2. Jangan Lupa Mendaftar Jenis-jenis Barang Yang Dibutuhkan Untuk Pendakian

Tips selanjutnya yang juga tidak boleh diabaikan ketika ingin mendaki gunung adalah memiliki daftar barang-barang bawaan yang dibutuhkan untuk kegiatan mendaki gunung tersebut. Tips yang satu ini cukup penting untuk dilakukan guna meminimalisir adanya barang-barang yang tertinggal.

Kamu perlu memastikan bahwa kamu membawa sejumlah perlengkapan yang penting seperti jas hujan, jaket, tenda, platsik, korek api, ataupun juga perbekalan obat-obatan pribadi ringan. Kamu perlu mempersiapkan barang-barang ini sebaik mungkin agar tidak ada yang tercecer terlebih jika kamu ingin melakukan pendakian di gunung-gunung yang terletak cukup jauh dari Jakarta.

3. Telisik Informasi Seputar Medan Pendakian Yang Ingin Kamu Gunakan

Sebelum melakukan pendakian, tidak ada salahnya jika kamu juga mencoba untuk mencari informasi seputar kondisi jalur pendakian yang ingin kamu gunakan. Kamu perlu mencari tahu mengenai gambaran tentang rute atau medan jalur pendakian yang akan kamu pilih. Seperti yang telah diketahu bahwa jalur pendakian gunung lawu pada umumnya ada 3 medan yaitu Cemorokandang, Cemorosewu, dan jalur Candicetho.

Untuk mengetahui gambaran singkat mengenai medan yang akan kamu pilih, bisa menggunakan cara berupa browsing lewat internet ataupun juga bertanya kepada orang-orang yang sudah pernah mendaki Gunung Lawu mengenai medan pendakian yang dimilikinya. Dengan demikian, kamu akan sedikit lebih banyak mengenai medan sehingga bisa lebih mempersiapkan diri.

4. Perbekalan yang Mencukupi

Selain memilih jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu yang tepat, kamu juga perlu mempertimbangkan perbekalan yang mencukupi ketika ingin melakukan pendakian. Perbekalan menjadi salah satu komponen yang sangat penting dalam pendakian. Kamu perlu menyiapkan sejumlah bekal kebutuhan seperti bekal konsumsi mulai dari makanan dan ataupun minuman yang mencukupi.

Selain membawa bekal makanan, kamu juga perlu menyiapkan beberapa bekal pribadi lainnya seperti obat-obatan ringan. Perlengkapan obat-obatan ringan ini diperlukan untuk berjaga-jaga jika kamu mengalami pusing, luka ringan, dan lain sebagainya. Pastikan juga kamu membawa perbekalan air minum yang mencukupi dan pakaian bersih untuk ganti.

5. Jangan Menanggung Beban Berat Sendirian

Ketika mendaki gunung, kamu membutuhkan carrier yang digunakan untuk membuat berbagai macam jenis perlengkapan untuk mendaki. Mulai dari tenda, pakaian, perbekalan, dan lain sebagainya akan kamu angkut dengan tas bernama carrier ini. Jika kamu mendaki dengan rekan-rekan, tidak ada salahnya jika berbagi beban sehingga tidak ada anggota yang bebannya terlalu berat dan tidak ada juga yang terlalu ringan.

6. Sebaiknya Mendaki Bersama Tim

Ketika kamu ingin mendaki Gunung Lawu, ada baiknya jika kamu tidak melakukannya seorang diri. Terlebih jika kamu termasuk pendaki pemula. Mendaki gunung bersama dengan rekan-rekan adalah pilihan yang sangat disarankan karena selain relatif lebih ‘aman’ juga akan terasa lebih menyenangkan bila mendaki secara bersama-sama dengan orang lain.

7. Membawa Jaket Dan Pakaian Ganti Yang Mencukupi

Tips selanjutnya yang tidak boleh kamu abaikan ketika ingin melakukan pendakian adalah dengan membawa jaket dan juga pakaian ganti yang mencukupi. Jaket digunakan untuk mengantisipasi dinginnya udara di puncak gunung dan selama proses pendakian berlangsung. Sementara itu pakaian ganti digunakan jika pakaian mu kotor, berkeringat, ataupun bahkan kehujanan ketika mendaki gunung.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Lawu Dari Batavia Trans Untuk Teman Pendakian

Bagi kamu yang ingin melakukan pendakian Gunung Lawu, kini tidak perlu bingung lagi dalam mencari kendaraan karena sudah ada layanan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu dari Batavia Trans. Dengan adanya layanan jasa sewa elf dari Batavia Trans ini, kamu akan semakin nyaman ketika menuju ke jalur pendakian Gunung Lawu.

Batavia Trans sendiri menyediakan dua pilihan model elf yang bisa dipilih. Dengan titik awal keberangkatan dari Jakarta, kamu bisa memilih Elf Long Standar ataupun juga Elf Long Deluxe untuk mengantar mu menuju ke jalur pendakian Gunung Lawu.

Masalah biaya sewa pun tidak perlu dirisaukan. Pasalnya, harga sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu dari Batavia Trans relatif cukup terjangkau. Untuk Elf Long Standar dibanderol dengan harga sekitar Rp 7,5 juta. Sedangkan untuk Elf Long Deluxe harganya sekitar Rp 8.2 juta. Harga yang relatif cukup terjangkau, kan?

Keunggulan Menggunakan Jasa Sewa Elf Jakarta ke Gunung Lawu Dari Batavia Trans

Sebagai salah satu jasa sewa elf yang cukup mumpuni dan berpengalaman, Batavia Trans senantiasa berupaya untuk menghadirkan sejumlah layanan yang prima kepada para calon konsumennya. Sebagai gambaran, berikut adalah beberapa fasilitas yang diberikan oleh Batavia Trans ketika kamu menggunakan elf dari jasa penyewaan tersebut.

1. Harga Sewa Elf Jakarta ke Gunung Lawu Yang Cukup Terjangkau

Seperti yang sudah disampaikan di atas, harga sewa elf yang ditawarkan oleh Batavia Trans relatif cukup terjangkau. Dengan adanya harga sewa yang relatif cukup terjangkau tersebut, kamu tidak perlu bingung dan khawatir lagi terkait pengeluaran biaya transportasi untuk keperluan pendakian mu. Sebagai tambahan informasi, harga sewa elf dari Batavia Trans sudah termasuk harga pembelian BBM dan juga gaji untuk pengemudi.

2. Kendaraan Elf Yang Bersih Dan Terawat

Selain harga sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu yang cukup terjangkau, Batavia Trans juga menyediakan armada elf yang bersih dan juga terawat dalam rangka untuk menjaga tingkat kepuasan dari para pelanggan yang menggunakan jasa sewa elf dari Batavia Trans tersebut.

Sementara itu, pada bagian dalam kendaraan ditata sedemikian rupa sehingga ruangan yang ada di dalam kendaraan tersebut tampak lebih luas dengan pilihan sirkulasi udara yang cukup baik sehingga ruangan dalam kendaraan tidak terkesan pengap.

3. Penggunaan Armada Operasional Yang Berkualitas

Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan kendaraan Elf dari Batavia Trans, perusahaan ini pun dibekali dengan penggunaan armada operasional kendaraan yang cukup berkualitas. Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir ketika menyewa kendaraan elf dari Batavia Trans.

4. Dibekali Dengan Pengemudi Yang Ramah Dan Berpengalaman

Selain kendaraan yang berkualitas dan berkinerja prima, Batavia Trans juga berupaya meningkatkan pengalaman dan tingkat ke-nyaman-an pelanggan dengan membekali kendaraan mereka menggunakan pengemudi yang ramah, profesional, dan juga berpengalaman sehingga akan membuat perjalanan yang kamu lakukan menjadi lebih nyaman dan juga menyenangkan.

5. Batavia Trans Memiliki Reputasi Dan Kredibilitas Yang Cukup Baik

Sebagai informasi, Batavia Trans merupakan salah satu perusahaan transportasi yang bergerak dalam bidang penyewaan kendaraan elf dengan sejumlah rute destinasi tujuan. Salah satunya adalah sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu.

Perusahaan ini sendiri sudah lebih dari 10 tahun terjun dan beroperasi dalam bidang bisnis transportasi. Dengan durasi operasional yang cukup lama ini membuatnya menjadi salah satu perusahaan transportasi yang cukup berpengalaman dalam melayani penyewaan untuk sejumlah rute dan tujuan.

Selain memiliki pengalaman yang cukup mumpuni dalam bidang persewaan elf, Batavia Trans juga dikenal sebagai salah satu penyedia jasa sewa elf yang memiliki kredibilitas mumpuni sehingga tidak sedikit yang merekomendasikan Batavia Trans sebagai alternatif pilihan untuk menyewa kendaraan elf.

Nah, itulah beberapa tips penting yang perlu kamu perhatikan apabila ingin mendaki Gunung Lawu maupun gunung-gunuang yang lainnya. Kalau kamu ingin mendaki Gunung Lawu, kini tidak perlu bingung dalam memilih kendaraan karena sudah ada layanan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Lawu dari Batavia Trans yang memiliki sejumlah keunggulan. Yuk, jalan-jalan lagi dengan menggunakan elf dari Batavia Trans.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Sindoro Tour & Hiking

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Sindoro Untuk Tour & Hiking

WA : 0812-8044-0322

Gunung Sindoro merupakan gunung tertinggi nomor 3 di pulau Jawa. Bersama dengan gunung Sumbing, gunung Sindoro sering dinamakan sebagai gunung Kembar. Jika anda pernah mendaki gunung Sumbing, tak mungkin dong anda melewatkan gunung ini. Belum sempat berkunjung kesana ? Tenang, kami menyediakan layanan sewa elf Jakarta ke gunung Sindoro.

Dari ketinggiannya, gunung Sindoro memang terlihat lebih rendah dari gunung Sumbing. Yaitu sekitar 3.153 mdpl. Namun bukan berarti, gunung ini luput dari jalur pendakian. Buktinya ada banyak pendaki yang sengaja datang ke sana, hanya untuk merasakan sensasi menyaksikan sunrise dan sunset dari atas puncak Sindoro.

Jika kamu belum sempat mendaki gunung Sindoro, sementara gunung kembarannya sudah pernah anda taklukkan. Maka kini saatnya kamu sewa elf Jakarta ke gunung Sindoro. Dan mulailah melakukan pendakian. Karena tak lengkap rasanya, jika hanya mendaki salah satu dari kedua gunung tersebut.

Keunikan Gunung Sindoro

Gunung Sindoro yang berada di kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ini, ternyata memilik banyak keunikan tersendiri. Bagi para pendaki yang pernah maupun yang sering melakukan pendakian ke gunung Sindoro, pastilah mengetahui mengenai keunikan tersebut. Diantaranya :

1.Memiliki Danau Di Atas Puncak

Jika anda menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Sindoro untuk memulai pendakian. Maka diatas puncak, jika beruntung anda akan melihat dua buah telaga yang berada tepat di dalam kawah. Kawah tersebut merupakan kawah mati Jolotundo yang memiliki kandungan belerang.

Sedangkan kedua danau tersebut terbentuk saat musim hujan. Dimana air hujan masuk ke kawasan kawah hingga membentuk dua buah danau. Kedua danau tersebut hanya dipisahkan oleh dinding kawah. Di kalangan pendaki, kedua danau tersebut dinamakan telaga ajaib. Dimana airnya lambat laun akan habis, karena seringnya diambil para pendaki.

2. Ritual 1 Suro

Hampir setiap tahun, tepatnya pada malam tanggal 1 suro, penduduk setempat sering melakukan pendakian gunung Sindoro, dan melakukan selamatan di puncaknya. Hal ini juga yang membuat sejumlah wisatawan dan pendaki merasa penasaran dan ingin menyaksikan ritual keagamaan ini.

Jika anda juga mulai penasaran dengan ritual ini. Anda bisa datang ke lokasi gunung Sindoro dengan sewa elf jakarta ke gunung Sindoro, tepat di malam 1 suro. Disana, anda akan menyaksikan para penduduk bercampur dengan para pendaki memadati puncak gunung Sindoro, untuk melakukan ritual tersebut.

3. Savana Dan Edelweiss

Saat anda akan mencapai puncak, terlebih dahulu anda akan menemukan sebuah savana berikut tanah datar yang dipenuhi bunga edelweiss. Bunga edelweiss sendiri sering juga disebut sebagai bunga abadi.

Namun, jika anda ingin melihat bunga-bunga edelweiss ini mekar dengan sempurna. Maka anda bisa menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Sindoro untuk memulai pendakian diantara bulan Mei hingga Agustus.

4.Spot Sunrise Dan Sunset  Yang  Begitu Indah

Terkadang ada beberapa gunung yang tak bisa digunakan pendaki sebagai spot untuk melihat sunrise serta sunset dengan sempurna. Hal ini dikarenakan posisi puncak yang terhalang gunung yang lain, maupun kondisi gunung yang tertutup awan dan kabut.

Namun di puncak gunung Sindoro, anda akan melihat 2 fenomena alam tersebut secara bersamaan. Dimana sunrise bisa membuat anda terpukau, juga fenomena sunsetnya yang tak bisa diungkapkan hanya dengan kata-kata.

Jalur pendakian Gunung Sindoro

Untuk melakukan pendakian ke gunung Sindoro ini, ada baiknya anda memilih jalur pendakiannya terlebih dahulu. Setidaknya anda bisa memiliki persiapan dan pengetahuan mengenai medan/track hingga waktu pendakian yang dibutuhkan untu sampai ke puncak.

Ada banyak jalur pendakian menuju puncak gunung Sindoro ini. Setidaknya ada 12 jalur pendakian yang tercatat di pusat pendakian gunung Sindoro. Namun kali ini, kita akan membahas sebagian kecilnya saja. diantaranya :

1.Pendakian Via Kledung

Pendakian gunung Sindoro via Kledung ini sering dijadikan jalur pendakian favorit. Basecamp Kledung ini terletak di tepi jalan raya Parakan- Wonosobo, Desa Kledung, yang merupakan salah satu wilayah yang berada di kabupaten Temanggung.

Untuk anda yang berdomisili di Jakarta dan sekitranya, anda bisa sewa elf Jakarta ke gunung sindoro, dan turun di Kledung Pass, dekat restoran Dieng Kledung pass. Karena disanalah basecamp Kledung berada.

Perjalanan dimulai dengan menyusuri jalan yang berbatu dengn susunan yang sangat rapi. Anda juga akan melihat pemandangan berupa perkampungan warga, kebun sayur, hingga perkebunan tembakau. Dan tibalah anda di pos 1.

Jika anda tak ingin mengahabiskan waktu dengan berjalan kaki, anda bisa menyewa ojeg yang banyak mangkal di sekitar basecamp. Dari pos 1 perjalanan dilanjutkan dengan track yang masih landai, namun dikelilingi oleh semak belukar serta hutan lebat. Hingga akhirnya anda sampai di pos 2.

Dari sini, perjalanan dilanjutkan dengan track yang mulai menanjak. Ditambah dengan jalan yang berupa tanah dengan rute yang lumayan lama dan panjang. Maka dari itu, sesampainya di pos 3, ada baiknya anda mendirikan tenda dan beristirahat.

Selain di pos 3, anda juga bisa camping di sunrise camp, yang letaknya tak jauh dari pos 3. Beranjak dari pos 3, anda akan mulai melewati hutan lamtoro dan batu tatah. Track di sepanjang pendakian ini mulai menguras tenaga. Batu tatah sendiri merupakan tanah datar yang terdapat bebatuan dengan ukuran yang besar.

Keluar dari Batu Tatah, barulah anda bisa sampai di pos 4. Dan melanjutkan pendakian hingga sebuah savana. Di sinilah, anda bisa melihat pemandangan berupa hamparan bunga edelweiss yang cantik dan menawan. Tempat ini juga yang menandakan bahwa puncaa sudah di ujung mata. Dan benarlah, tak beberapa lama, anda sudah bisa mencapai puncak gunung Sindoro.

2. Via Sigedang tambi

Selain jalur Kledung, pendaki yang ingin menaklukkan gunung Sindoro juga sering memilih jalur Sigedang Tambi ini sebagai jalur penadakian mereka. Berada di desa Sigedang, kecamatan Kejajar, kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Anda bisa dengan mudah mencapai basecamp ini hanya dengan sewa elf Jakarta gunung Sindoro dari Batavia Trans. Perjalanan dimulai dari basecamp menuju pos 1 yang memakan waktu sekitar 50 menit. Tracknya berupa jalan aspal, dan masih dibilang aman. Namun anda juga bisa menggunakan jasa ojeg untuk sampai ke pos 1, dengan ongkos sebesar 10 ribu rupiah saja.

Sebelum tiba di pos 1, anda akan melewati pos bayangan dan pintu masuk. Barulah kemudian anda menyusuri perkebunan teh Tambi, hingga akhirnya anda bisa sampai di pos 1, dengan waktu tempuh sekiatar 20 menit.

Untuk sampai ke pos 2, tracknya masih terkendali, dengan pemandangan masih seputar perkebunan teh. Ada juga pendaki yang memanfaatkan jasa ojeg hingga ke pos 2, dengan ongkos ojeg sebesar 40 ribu rupiah.

Dari pos 2, anda akan menemukan jalan setapak, dengan track yang mulai menanjak. Dengan waktu sekitar 10 menit, anda akan tiba di Patok Besi, yang merupakan batas perkebunan dengan hutan. Pendakian dilanjutkan dengan memasuki hutan dengan track yang lumayan terjal.

Sebelum sampai di pos 3, anda akan melewati sebuah batu susu. Dari sana, pendakian dilanjutkan hingga memakan waktu 1 jam, yang dihitung dari pos 2 hingga pos 3. Di pos 3 inilah, anda dapat berisirahat dan mendirikan tenda di sebuah tempat yang sering disebut dengan camping ground.

Dari pos 3, track tetap menanjak hingga pos 4, dan kemudian berlanjut hingga Ladang batu 1 dan juga ladang Batu 2. Tracknya yang berupa tanjakan, namun dengan medan terbuka, kemudian berubah menjadi jalanan berbatu, dan akhirnya anda akan menemukan jalanan tanah yang licin dan basah.

Track ini bisa dibilang yang tersulit dan terberat dari jalur peandakian via Sigedang Tambi ini. Namun ketika anda sampai di savana, track seperti itu sudah tidak ada lagi. Hingga akhirnya anda bisa sampai ke puncak dengn mudah.

3. Pendakian Via Ndoro Arum

Selain jalur pendakian ynag berada di kabupaten Temanggung, ternyata jalur pendakian gunung Sindoro juga bisa ditempuh dengan jalur dari kabupaten Wonosobo. Diantaranya via Ndoro Arum ini. Anda bisa menempuh perjalanan menuju kabupaten Wonosobo ini dengan sewa elf jakarta ke gunung Sindoro dari Batavia Trans.

Perjalanan dari basecamp menuju pos 1, anda akan menemukan jalanan berbatu serta pemandangan berupa perkebunan warga setempat. Tiba di pos 1, anda bisa mendirikan tenda maupun membentangkan hammock, karena pos 1 yang dikenal dengan pos Ngrata ini merupakan tanah datar yang lumyan luas.

Perjalanan dari pos 1 dilanjutkan dengan melewati hutan pinus serta taman bunga, hingga akhirnya tiba di bukit jenggil, yang merupakan pos bayangan. Dari sini, anda akan melihat pemandangan sebuah Curug Sirendeng dari kejauhan. Konon, curug ini hanya ada air pas musim hujan saja.

Dari bukit Jenggil, track mulai terasa ekstrim, serta mulai banyak tanjakan terjal. Anda akan menemukan jalan setapak yang hanya muat untuk 1 orang saja, dengan diapit dua jurang yang lumayan curam, serta ditutupi rumput ilalang. Jalur ini sering disebut jalur naga.

Pendakian dari jalur naga, tetap berupa track yang menanjak hingga akhirnya tiba di pos 2 Kayu Sawa. Beranjak dari pos Kayu Sawa, anda akan melewati sebuah pos bayangan 3, yang merupakan track yang lumayan menguras tenaga.

Belum lagi dengan undakan tangga yang anda harus hadapi, membuat track ini bisa dibilang paling berat dan sulit dari jalur pendakian ini. Nama track ini yaitu rute seribu undak-undakan. Dengan waktu sekitar 50 menit dari pos 2 tadi, anda bisa sampai di pos 3 Watu Putih.

Watu putih merupakan pos 3, yang berarti anda harus terus melanjutkan pendakian hingga pos bayangan lagi. Waktunya sekitar 40 menit. Dari sana, anda akan menemukan sebuah tanjakan/ undakan yang bernama Mertua Galak.

Barulah dari sini, anda dapat melanjutkan pendakina hingga pos 4 Uci-uci. Meskipun lumayan melelahkan, namun perjuangan anda tak akan sia-sia saat melihat hamparan bunga edelweiss yang terhampar di dataran terbuka, setelah pos 4 Uci-uci ini.

Tempat tumbuhnya edelweiss ini sering dijadikan summit track bagi para pendaki. Barulah kemudian,mereka melanjutkan perjalanan hingga ke puncak gunung Sindoro. Di puncak Sindoro, anda akan bertemu dengan banyak pendaki yang menempuh jalur yang berbeda-beda, namun memiliki tujuan sama. Yaitu sama-sama ingin mencapai puncak gunung Sindoro.

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Sindoro, Cara Praktis Untuk Memulai Pendakian

Sekarang udah gak zamannya , cape-capean nyari jasa transportasi umum yang bisa menghemat waktu untuk sampai ke lokasi pendakian. Karena umumnya, ada banyak jasa sewa elf yang memberikan layanan sewa hingga ke lokasi gunung yang akan dijelajahi. Contohnya yaitu sewa elf Jakarta ke gunung Sindoro ini.

Dengan harga sewa yang lumayan murah, yaitu sekitar 6,5 juta rupiah untuk elf long standar, dan 7,2 juta rupiah untuk elf long deluxe. Setidaknya itus udah cukup membuktikan bahwa harga tersebut memang terbilang murah dan terjangkau.

Belum lagi dengan harga sewa segitu, anda akan mendapatkan fasilitas makan, bahan bakar, gratis biaya tol, gratis ongkos parkir, hingga ongkos dan tip sopir. Semuanya gratis dan tidak dipungut biaya tambahan lagi.

Gimana nih, dengan fasilitas elfnya ? Tenang za… Sewa elf jakarta ke gunung Sindoro dari Batavia Trans bisa memuat hingga 15 orang penumpang. Dan pastinya cocok dong buat anda yang membawa rombongan dengan jumlah segitu.

Namun, karena fasiliats bagasinya berupa bagasi keril, maka kami sarankan agar anda membawa barang seperlunya saja. Agar barang bawaan bisa terangkut semuanya. Gak mau dong, udah cape-cape packing, eh, barangnya gak bisa kebawa semua, saking banyaknya.

Sementara untuk keberangkatannya, kami akan mulai dari pukul 20.00 WIB, dengan lokasi meeting point di Jakarta. Dan untuk penjemputan, kami akan kembali pada pukul 18.00 Wib, di tempat yang sama, dan tepat di hari ketiga setelah pengantaran.

Itu dia beberapa informasi penting jika anda sewa elf Jakarta ke gunung Sindoro dari Batavia Trans. Jangan jadikan transportasi yang rumit menjadi alasan gagalnya rencana pendakian anda ke gunung Sindoro. Hanya percayakan saja rencana perjalanan anda bersama Batavia Trans. Maka kami akan selalu berusaha mewujudkannya.

Sewa Elf Jakarta Way Kambas Lampung Order Mudah

Sewa Elf Jakarta Way Kambas Lampung Order Pasti Mudah

WA : 0812-8044-0322

Bosen liburan hanya di seputaran pulau Jawa ? Pengen nyobain sesekali liburan nyeberang Pulau Jawa ? Kenapa gak coba ke Way Kambas Lampung za… Dengan sewa elf Jakarta ke Way Kambas Lampung dari Batavia Trans, dijamin liburanmu kali ini akan lebih seru dan pastinya tak akan pernah bisa kamu lupakan.

Sekedar informasi, Way Kambas merupakan sebuah taman Nasional yang fokus pada pelestarian gajah. Bukan hanya sebagai pelestarian saja, disini juga terdapat sekolah pelatihan gajah. Jadi kamu bisa puas-puasin tuh, bermain dengan gajah, berkeliling taman nasional dengan menunggangi gajah, maupun ikut aktivitas memandikan gajah. Wuihhh.. bakal seru abis tuh !!

Nah, jika kamu tertarik untuk memasuki kawasan taman nasional, tapi masih berpikir dengan moda transportasi yang lumayan mahal. kami akan memberikan solusi untukmu. Ya, kami akan menyarankanmu untuk sewa elf Jakarta ke Way Kambas Lampung  dari Batavia Trans. Sebuah solusi yang aman, nyaman, dan fasilitas terlengkap, namun dengan harga termurah.

Taman Nasional Way Kambas, Harapan Besar Bagi Gajah Sumatera

Taman nasional Way Kambas memang didirikan khusus untuk penangkaran gajah Sumatera. Sekitar 200 gajah Sumatera yang terancam punah, kini tinggal dan memiliki harapan hidup yang lebih besar disini. Dari mulai didirikan hingga sekarang ini, Taman Nasional Way Kambas telah memberikan harapan hidup yang besar bagi hewan yang terancam punah ini.

Selain penangkaran, disini juga terdapat pusat pelatihan gajah. Pelatihan ini dimaksudkan agar gajah bisa terlatih dan bisa dekat dengan manusia, hingga kesan hewan buas lambat laun akan berubah menjadi hewan yang bersahabat dan juga pintar.

Namun ternyata, yang hidup disini bukan gajah saja. Ada banyak hewan langka lain yang juga hidup disini. Diantaranya badak Sumatera dan harimau Sumatera, yang juga termasuk kedalam hewan yang terancam punah. Selain dari kedua satwa tersebut, di kawasan Way Kambas ini juga kamu akan menemukan beberapa jenis tanaman seperti api-api, pidada, nipah dan pandan.

Jika sebelumnya, para wisatawan dari pulau Jawa harus mngeluarkan dana yang banyak untuk sampai ke lokasi wisata ini. Mengingat ongkos transportasinya yang tergolong mahal. Namun kini, hal tersebut bisa dihindari, karena telah ada sewa elf Jakarta ke Way kambas Lampung dari batavia Trans.

Sewa elf dari batavia Trans ini melayani penumpang dari Jakarta dan sekitarnya, yang hendak pergi ke Way Kambas Lampung tanpa harus melalui jalur udara. Yang tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Sejarah Way Kambas sendiri bermula pada tahun 1936, dimana saat itu residen Lampung, Mr. Rookmaker menjadikan kawasan ini sebagai kawasan pelestarian alam. Alasan dipilihnya tempat ini karena di kawasan Way Kambas terdapat berbagai satwa liar, seperti tapir, harimau Sumatera, gajah sumatera, 6 jenis primata, rusa, kijang dan beruang madu.

Hingga saat ini, Taman Nasional Way Kambas ditetapkan sebagai kawasan taman warisan ASEAN ( ASEAN Heritage ). Dan menjadi taman nasional yang menempati urutan ke-36 di kawasan Asia tenggara. Serta merupakan taman nasioanl ASEAN yang ke-4 yang ada di Indonesia.

Hal Seru Yang Bisa Kamu Lakukan di Way Kambas

Seperti diketahui, dengan sewa elf Jakarta ke Way Kambas Lampung, kamu akan langsung diantar ke lokasi Taman Nasional Way Kambas tanpa terkendala waktu dan biaya. Belum lagi dengan segala fasilitas dalam elf, yang membuatmu tak akan merasa bosan selam perjalanan.

Nah, jika kamu sudah di Way Kambas, apakah pernah terlintas mau melakukan aktivitas apa ? hanya melihat gajah saja ? Jangan pesimis dulu, berikut akan kami bahas mengenai aktivitas yang bisa kamu lakukan selama di Way Kambas. Diantaranya :

1.Bisa Melihat Kawanan Gajah Di Alam Bebas

Ya, namanya juga tempat pelestarian gajah, ya… pastinya ada gajah lah.. Tapi bukan itu saja, aktivitas seru yang bisa kamu lakukan disini. Kamu bisa melihat gajah dimandikan, atau boleh juga tuh, ikutan mandiin gajah. Pasti seru abis deh!!

Setelah memandikan gajah, kamu bisa memberi makan gajah, dan juga bermain dengan gajah-gajah jinak disini. menyentuh hingga mengelus mereka, namun hati-hati bagi kamu yang ingin berselfie dengan gajah-gajah tersebut.

Karena umumnya mereka peka terhadap cahaya blitz. Jadi usahakan untuk mematikan blitz sebelum melakukan pemotretan. Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan petugas terlebih dahulu sebelum melakukan pemotretan.

2. Mengelilingi Taman Nasional Dengan Menunggangi Gajah

Aktivitas seru lainnya, kamu bisa menunggangi gajah berkeliling taman nasional. Tentunya dengan ditemani petugas. Kamu bisa menyeberangi sungai dangkal, hingga menyusuri perkebunan singkong dan tebu di sekitar lokasi Way kambas.

Kamu juga bisa melihat berbagai fasilitas yang ada disini. dari mulai tempat pelestarian harimau dan badak Sumatera, rumah sakit gajah, hingga tempat penelitian hewan dan burung-burung langka. Dan semua fasilitas tersebut, juga aktivitas menunggangi gajah ini, hanya bisa kamu lakukan jika sebelumnya kamu sewa elf Jakarta ke Way Kambas Lampung.

3.Melihat Pertujukkan Sirkus Gajah

Dari mulai pertunjukkan gajah berjoget, bermain bola, main hulahup hingga saat gajah mengalungkan bunga ke penonton. Semuanya bisa kamu lihat disini. bukan itu saja, aktivitas gajah menghitung angka hingga menggambar juga bisa membuatmu tambah gemes dengan hewan besar yang satu ini.

Pemandangan yang tak kalah lucu yaitu saat kamu melihat bayi-bayi gajah berjajar membentuk sebuah barisan, dan memberikan salam kepada penonton, dengan mengangkat salah satu kaki mereka. Jadi bikin tambah gemes,kan ?

4.Camping Dan Outbond

Ternyata, di kawasan Taman Nasional Way Kambas ini, kita tidak melulu berkutat dengan aktivitas mengenai gajah saja. karena di lahan seluas 125 hektar lebih ini, juga disediakan tempat-tempat khusus untuk camping.

Bukan hanya itu saja, kamu juga bisa melakukan aktivitas outbond. Yang keduanya memnag disediakan pengelola, agar taman nasional ini bisa dinikmati semua kalangan dan semua usia. Ada beberapa aktivitas outbond yang bisa kamu coba. Diantaranya flying fox, melintas di seutas tali, menaiki jaring, dan lain-lain.

5. Melakukan penelitian

Selain sebagai tempat pelestarian, kawasan taman nasional ini juga sering dijadikan pusat penelitian. Baik utuk penelitian mengenai gajah, maupun satwa yang lain. Dan karena di lokasi ini juga terdapat berbagai jenis burung, maka adanya juga para peneliti yang sengaja datang untuk meneliti macam-macam burung tersebut.

Untuk pengamatan dan penelitian burung-burung ini letaknya tak jauh dari tempat pelestarian  gajah. Yaitu di sekitar Way Kanan hingga pantai Kuala Kambas. Ada juga beberpa peneliti yang terpikat dengan berbagai hutan mangrove, hutan pantai dan sebagainya. Yang semuanya ada di lokasi pantai Kuala Kambas ini.

Dan kamu bisa juga sekaligus mengunjungi Way Kanan dan pantai Kuala Kambas dengan sewa elf Jakarta ke Way Kambas Lampung dari Batavia Trans. Dan kami akan setia menunggu, hingga kamu kembali untuk melamjutkan wisata kamu lagi di Way Kambas.

Namun untuk penelitian badak Sumatera beserta Harimau Sumatera, kamu harus mendapatkan izin dahulu dari pihak pengelola. Karena memang ini tidak bersifat umum. Harus ada prosedur-prosedur tertentu sebelum melakukan aktivitas ini.

Rute Menuju Way Kambas Beserta Harga Tiket

Untuk menuju lokasi Way Kambas, kamu yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, bisa menaiki bus jurusan Jakarta-Merak. Perjalanannya ,memakan waktu hingga 3 jam perjalanan. Untuk ongkos busnya sekitar 30 ribu hingga 35 ribu rupiah.

Di pelabuhan Merak, kamu bisa turun dari bus dan memesan tiket kapal menuju pelabuhan Bakauheni Lampung. Ongkosnya sekitar 15 ribu hingga 20 ribu rupiah. sesampainya di pelabuhan Bakauheni, kamu mempunyai 2 pilihan, apakah mau naik bus lagi ataukah menyewa travel.

Untuk travel menuju Way Jepara, ongkosnya sekitar 70 ribu hingga 80 ribu rupiah per orang. Dengan ketentuan mobil travel harus terisi penuh, baru bisa berangkat. Umumnya, mobil travel ini memuat sekitar 8 orang penumpang. Dan mobil travel ini bisa kamu temukan sesaat turun dari pelabuhan Bekauheni.

Namun jika memilih naik bus, kamu mungkin akan memakan waktu yang lebih lama, meskipun ongkosnya lebih murah dari sewa travel. Mengingat rute bus yang harus stand by dulu di beberapa terminal.

Di Pasar way Jepara, kamu bisa turun dan beralih untuk mencari transportasi lain yang menuju Way Kambas. Dari sini, kamu bisa memilih angkutan umum maupun ojeg motor. Namun untuk angkutan umum, biasanya tidak bisa langsung ke lokasi taman nasional, dan kamu harus berjalan lagi untuk sampai di gerbang taman nasional.

Salah satu solusinya tentu saja, dengan menaiki ojeg dengan ongkos sebesar 50 ribu rupiah. Dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Kalo diitung-itung lumayan bikin kantong jebol juga yaaaa.. Belum lagi dengan waktu perjalanan yang lumayan menyita banyak waktu.

Namun, hal itu tidak akan terjadi seandainya kamu sewa elf Jakarta Ke Way Kambas Lampung. Karena kamu bisa diantarkan langsung menuju lokasi Taman Nasional Way Kambas. Kok bisa ? bisa dong, Batavia Trans akan meulai keberangkatan dari Jakarta menuju pelabuhan Merak.

Dari sana, kami akan menaiki kapal penyeberangan hingga pelabuhan Bakauheni. Nah, dari sana, kami akan melanjutkan perjalanan ke bagian Lampung Timur, tepatnya di Way Jepara, lalu menuju Way Kambas. Dan langsung mengantarkanmu hingga gerbang masuk Way Kambas. Lebih mudah, bukan ?

Untuk tiket masuk taman nasional ini, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 5 ribu rupiah di hari biasa dan 7 ribu rupiah jika di hari libur. Sementara untuk wisatawan mancanegara, tiket masuknya sebesar 150 ribu rupiah jika di hari biasa, dan 225 ribu rupiah jika di hari libur.

Untuk aktivitas lain, seperti melihat sirkus gajah, harganya sekitar 20 ribu rupiah. dan untuk kamu yang ingin merasakan sensasi menginap di kawasan taman nasional ini, disini juga terdapat penginapan, dengan harga sebesar 300 ribu rupiah per malam.

Sedangkan untuk kamu yang memilih untuk camping. Kamu hanya perlu membayar sebesar Rp 2.500,-, pengamatan hewan sebesar 10 ribu rupiah, menyusuri hutan sebesar 5 ribu rupiah ( tidak termasuk biaya menunggangi gajah ), dan outbond sebesar 150 ribu rupiah.

Sewa Elf Jakarta Ke Way kambas Lampung Dari Batavia Trans

Ada beberapa alasan mengapa kamu harus sewa elf Jakarta ke Way Kambas Lampung Dari Batavia Trans. Diantaranya :

  • Harga sewa yang murah, dengan bahan bakar dan ongkos sopir yang sudah termasuk didalamnya.
  • Fasilitas elf yang nyaman dan terlengkap.
  • Armada elf yang selalu baru.
  • Terdapat 2 tipe elf yang bisa dipilih. Yaitu tipe long standar dan tipe long deluxe.
  • Berkapasitas hingga 15 orang.
  • Sopir yang ramah, mahir dan berpengalaman.
  • Kamu bisa memilih meeting point dari 3 lokasi berikut, yaitu Jakarta, Depok maupun bekasi.
  • Pemesanan mudah dengan respon yang cepat.

Nah, itu dia informasi mengenai sewa elf Jakarta ke Way Kambas Lampung dari Batavia Trans. Selama kamu  berkeinginan untuk berwisata, kemana pun itu, dan keluar Jawa sekalipun. Kami akan selau mengantarmu dan menjadi teman perjalanan wisata terbaikmu sepanjang waktu.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Sumbing Jawa Tengah

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Sumbing

WA : 0812-8044-0322

Satu lagi gunung yang ada di Jawa tengah yang sering dijadikan lokasi pendakian dan menjadi surga para pendaki. Ya, namanya gunung Sumbing. Gunung yang berada di 3 kabupaten sekaligus ini bisa kamu kunjungi dengan sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing dari Batavia Trans.

Kenapa harus Batavia Trans ? karena hanya Batavia Trans, yang memberikan fasilitas terlengkap, dengan harga sewa termurah. Dan ini berlaku bagi semua jalur dan rute lho… Bukan hanya untuk sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing ini saja.

Namun khusus bagi rute menuju gunung Sumbing ini, Batavia Trans menawarkan fasilitas lebih. Apa itu ? kamu bisa simak artikel ini hingga selesai. Dan kami akan berikan informasi mengenai hal itu di akhir artikel. Jadi bikin penasaran ? Hmmm… makanya simak artikelnya sampai habis yaaa..

Mengenal Gunung Sumbing, Keelokan Tiada batas

Seperti diketahui, gunung Sumbing berada di 3 kabupaten sekaligus. Yaitu kabupaten Magelang, kabupaten Temanggung dan juga kabupaten Wonosobo. Dan satu hal yang membuat gunung ini begitu istimewa, yaitu letaknya yang berdekatan dan bentuknya yang hampir mirip dengan gunung sindoro, membuat kedua gunung ini sering disebut gunung kembar.

Seperti halnya gunung Merapi-Merbabu yang juga sering disebut sebagai gunung kembar, gunung Sumbing-Sindoro juga memiliki kontur alam yang bisa dikatakan hampir mirip. Dengan beragam satwa dan tumbuhan yang tak jauh berbeda.

Dan antara gunung Sumbing dan gunung sindoro ini dijadikan jalan utama kabupaten Temanggung dan kabupaten Wonosobo. Celah ini juga yang sering disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama Kledung Pass.

Sementara pemukiman di bawah kaki gunung Sumbing ini sering disamakan dengan sebuah desa di kaki gunung Himalaya, tepatnya di sebuah desa di Nepal. Mengingat keindahan dan struktur bangunannya yang hampir mirip.

Jadi makin penasaran yaaa, sama gunung yang satu ini. Jangan khawatir, kamu tinggal sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing dari Batavia trans saja. Maka kamu akan bisa lebih mudah untuk sampai di kawasan gunung ini untuk memulai pendakian.

O, iya.. gunung Sumbing ini memiliki ketinggian sekitar 3.371 mdp. Ya, memang hampir mirip dengan tinggi gunung Sindoro, yang memiliki ketinggian sekitar 3.155 mdpl. Namun gunung Sumbing sedikit lebih tinggi jika dibandingkan gunung yang didekatnya ini.

Surga Para Pendaki

Gunung Sumbing dikenal sebagai surga para pendaki. Karena memang di lokasi ini, ada banyak track yang bisa membuat para pendaki merasa tertantang dan ingin segera menaklukkan gunung tersebut. Meskipun memang, track yang ada di gunung Sumbing memiliki track yang lebih berat ketimbang dengan track yang dimiliki gunung kembarannya. Yaitu gunung Sindoro.

Hal ini dikarenakan, gunung Sumbing memiliki gradien kemiringan yang lumayan terjal dan curam. Belum lagi dengan rutenya yang lumayan panjang, sehingga membuat pendaki harus menyiapkan stamina dan skill yang lebih, untuk menaklukkan gunung yang satu ini.

Untuk jalur pendakiannya, ada sedikitnya 4 jalur pendakian yang bisa dilalui para pendaki. Dan basecamp dari semua jalur pendakian tersebut, ternyata bisa dilalui oleh sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing lho… Jadi kamu gak usah repot-repot untuk cari angkutan umum deh, untuk sampai di 4 basecamp jalur pendakian ini.

Jalur pendakian yang dimaksud adalah jalur pendakian via Garung, Cepit Carakan, Kaliangkrik, dan jalur pendakian via Bowongso. Semuanya membutuhkan waktu pendakian antara 5 hingga 8 jam pendakian untuk bisa sampai ke puncak.

Jalur Pendakian

Nah, untuk lebih jelasnya mengenai jalur pendakian ini. Berikut akan kami bahas secara terperinci. Diantaranya :

1.Via Garung

Untuk sampai di lokasi basecamp Garung ini, kamu hanya perlu sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing, dan langsung menuju kecamatan Garung, kabupaten Wonosobo. Setibanya di kecamatan tersebut, kami akan mengantarkanmu hingga ke lokasi kawasan pendakian gunung Sumbing. Lebih tepatnya di pos pendakian gunung sumbing via Garung.

Dari sana, kamu bisa berjalan kaki dengan jarak sekitar 1 kilometer menuju basecamp. Atau bisa juga menyewa ojeg yang banyak mangkal di sekitar lokasi. Di basecamp inilah, kamu bisa menyetok bekal untuk pendakian, karena disini terdapat warung-warung yang dijadikan tempat untuk melengkapi segala perbekalan selama pendakian.

Dari semua jalur pendakian yang ada, jalur via Garung inilah yang menjadi favorit pendaki. Mengingat tracknya yang tidak terlalu ekstrim jika dibandingkan dengan jalur yang lainnya. Dan untuk informasi, jalur pendakian via garung ini terbagi kedalam 2 jalur, yaitu jalur Garung lama dan jalur Garung baru.

Perjalanan dari basecamp menuju pos 1, tracknya berupa jalanan aspal. Sedikit datar, namun kemudian sedikit menanjak. Tepatnya saat melewati perkebunan penduduk. Tiba di pos 1, masih terasa ramai, karena disini terdapat warung dan juga beberapa ojeg yang selalau siap untuk mengantarkan pendaki yang urung melanjutkan pendakian, dan  berniat untuk kembali basecamp.

Namun sebaiknya jangan dulu menyerah, kita lanjutkan hingga pos-pos selanjutnya, bahkan hingga puncak sekalipun. Dan buktikan bahwa kamu adalah pendaki sejati. Pos 1 ini juga dikenal sebagai pos Malim, dengna ketinggian sekitar 1.750 mdpl. Dan menjadi tempat perbatasan antara perkebunan penduduk dan hutan lebat.

Beranjak dari pos 1, kita menuju pos 2. Track sepanjang pendakian berupa tanah padat dengan tanjakan yang masih aman. Disini kamu akan melihat percabangan, namun masih tetap pada 1 jalur. Yaitu sama-sama mengarah ke pos 2. Untuk Garung lama, kamu bisa memilih jalur kiri, sedangkan untuk Garung baru, pilihlah jalur sebelah kanan.

Tiba di pos 2 genus, kamu bisa sejenak beristirahat, karena tempatnya yang lumayan landai. Pos ini berada di ketinggian 2.000 mdpl. Dari pos 2, kita harus lebih berhati-hati, terlebih lagi jika musim hujan. Karena lokasi tanah yang basah serta licin, bisa membuatmu terpeleset. Dan juga tanjakannya yang lumayan curam dan terjal.

Tiba di pos 3, kamu bisa berhenti sejenak untuk menghela napas. Pos 3 ini juga lebihd ikenal dengan nama Seduplak Roto. Merupakan area datar dan teduh, yang berada di puncak tanjakan. Namun ada baiknya kita tak usah berlama-lama disini, karena kita akan melanjutkan pendakian kembali hingga Prestan.

Tak butuh waktu yang lama untuk sampai di lokasi Prestan, tracknya juga tidak terlalu ekstrim jika dibandingkan sebelumnya. Prestan adalah tempat yang datar serta luas, dan sangat cocok untuk dijadikan lokasi berkemah.

Selepas berkemah ke Prestan, kita lanjutkan pendakian hingga ke pasar Watu. Tracknya semakin terasa menanjak, namun pemandangan gunung Sindoro di sebelah gunung Sumbing seakan bisa mengurangi lelah yang ada. Di pasar Watu, kamu juga bisa mendirikan tenda. Namun hanya cukup untuk 1 hingga 2 tenda saja.

Barulah dari pasar Watu ke pasar Kotak, yang notabene sering dijadikan pendaki sebagai summit track menuju puncak. Berarti punvcaknya udah mulai dekat, dong ? Iya, saking dekatnya, kamu bisa melihat puncak gunung Sumbing hanya dari Pasar Kotak ini. barulah setelah kamu siap, kita lanjutkan pendakian, dan… welcome to the top of the mountain…

2. Via Cepit Carakan

Jalur pendakian yang kedua yaitu via Cepit Carakan. Lokasinya berada di desa Cepit, kecamatan Parakan, kabupaten Temanggung. Jika dengan sewa elf jakarta ke gunung Sumbing, kamu akan diantarkan langsung hingga lokasi basecamp.

Dari basecamp, perjalanan dimulai dengan menyusuri perkebunan warga. Setelah melewati sebuah bangunan di sebelah kiri jalan, kamu akan menemukan sebuah pertigaan. Dan pilihlah jalur yang sebelah kiri yang mengarah ke pos pengamatan.

Dari pos pengamatan, kita akan melewati hutan cemara dan sungai yang beraliran jernih. Kamu bisa mengambil air disini untuk persediaan. dari sana, kamu bisa melanjutkan perjalanan hingga pos 1. Dari sini, jalan mulai terasa menanjak hingga pos 2.

Pos 2 merupakan tanah datar. Kamu bisa mendirikan tenda disini. Namun hati-hati dengan angin yang tiba-tiba datang, karena bisa merobohkan tenda yang didirikan. Dari pos 2, kita lanjut ke pos 3. Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi padang rumput disertai bebatuan. Berhenti di pos 3, kita tidak akan melihat bangunan ataupun shelter. Yang ada hanya papan yang menunjukkan pos 3.

Berlanjut ke pos selanjutnya. Kita akan menyeberangi sungai, namun kemudian melewati padang yang rumput yang indah. Belum lagi dengan pemandangan Sindoro yang bisa kita lihat dengan jelas dari sini, menambah semangat untuk meneruskan pendakian.

Selepas melewati track yang lumayan terjal dengan beberapa tanjakan, kini kita tiba di kawah Sumbing. Dari kawah Sumbing ini, kita akan menemukan 2 jalur. Jalur kiri ke arah kawah belerang, dan jalur kanan ke puncak Buntu.

Untuk sampai ke puncak Buntu, kita melewati track menanjak dan sedikit terjal. Sampai di puncak Buntu, kamu bisa berhenti ataupun melanjutkan perjalanan hingga puncak selanjutnya, yaitu puncak Sumbing. Namun untuk sampai ke puncak Sumbing, tidak bisa sembarangan. Diperlukan peralatan climbing untuk sampai kesana.

3. Via Kaliangkrik

Jalur pendakian gunung selanjutnya yaitu via Kaliangkrik. Jalur pendakian ini berada di kabupaten Magelang. Untuk sampai ke lokasi, kamu hanya perlu sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing menuju Magelang.

Baru dilanjutkan ke kecamatan Kaliangkrik dan menuju ke desa Kalegen, barulah kamu bisa mengambil arah ke desa Mungli. Karena disinilah pos pendakian gunung Sumbing berada. Jalur pendakian via Kaliangkrik merupakan jalur pendakian tercepat, dengan rute pendakian terpendek.

Dari basecamp, kamu akan melewati perkebunan warga dengan jalan yang dicor. Tiba di pos 1, kamu akan menemukan undakan berupa tangga. Lumayan menanjak dan menguras tenaga. Namun di pos 2, kamu bisa sedikit beristirahat.

Dari pos 2, jalanan terus menanjak, dengan rumput ilalang yang menghalangi jalur pendakian. Di pos 3, kita tidak menemukan tempat beristirahat. Maka sebaiknya melanjutkan hingga pos 4, dengan track yang sama dengan perjalanan dari pos 2 menuju pos 3.

Barulah di pos 4, kita bisa mendirikan tenda. Dari pos 4, perjalanan dilanjutkan hingga akhirnya sampai ke puncak. Track yang kamu lalui menuju puncak ini sedikit melandai, namun dengan hembusan angin yang lumayan kencang.

4. Via Bowongso

Jalur pendakian via Bowongso ini berlokasi di kabupaten Wonosobo. Nah, jika kamu menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing, kamu bisa juga kami antarkan hingga ke Wonosobo. Tepatnya, ya,.. kesini, ke lokasi basecamp gunung sumbing.

Seampainya di basecamp, kita diharuskan melakukan pendaftaran, membayar SIMAKSi, mendata jumlah barang bawaan, yang nantinya bakal dicocokkin dengan jumlah sampah yang kita bawa turun. Dan satu lagi, kita akan dibekali handy talky, selembar peta hingga satu plastik kecil kopi dan santan. Katanya sih, untuk sekedar jaga-jaga terhadap mitos yang beredar di gunung Sumbing ini.

Dari basecamp menuju pos 1, tracknya lumayan menanjak dengan pemandangan kebun-kebun warga. Untuk lebih jelasnya mengenai jalur pendakian ini, bisa dilihat dari list dibawah ini :

  • Basecamp menuju parkiran Swadas, sekitar 1 kilometer. Bisa dengan berjalan kaki maupun menaiki ojeg dengan ongkos sebesar 25 ribu rupiah.
  • Dilanjutkan ke Gardu Pandang, waktu tempuhnya sekitar 30 menit, dengan track yang terus menanjak.
  • Dari gardu pandang, kita lanjutkan pendakian hingga pos 1 Taman Asmara. Jaraknya hanya sekitar 400 meter dari gardu pandang.
  • Dari sini dilanjutkan ke camp plalangan. Tracknya mulai terasa terjal dan menanjak. Di camp Plalangan, kita bisa istirahat dan mendirikan tenda.
  • Camp Plalangan menuju pos 2 Bogel. Jaraknya hanya sekitar 500 meter, namun waktu tempuhnya bisa sampai 2 jam, saking terjalnya track
  • Dari Pos Bogel, kita bisa melanjutkan pendakian hingga camp Gajahan yang dijadikan summit track oleh para pendaki. Jaraknya sekitar 700 meter, dengan waktu sekitar 2 jam dari pos Bogel.
  • Setelah siap, maka kita bisa lanjutkan pendakian hingga puncak gunung Sumbing.

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Sumbing

Untuk sampai ke gunung Sumbing, umumnya para pendaki memilih transportasi umun. Namun jika ada jasa sewa elf yang langsung ke basecamp pendakian, kenapa harus menggunakan tarnsportasi umum, yang jelas-jelas akan menguras waktu dan biaya ?

Makanya, kami tawarkan solusi untuk sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing dari Batavia Trans. Seperti yang telah disebutkan diawal, khusus untuk sewa elf tujuan gunung Sumbing ini, kami berikan fasilitas lain. Apa saja ? bisa dilihat dalam daftar dibawah ini :

  • Harga sewa elf yang murah. Yaitu hanya sebesar 6,5 juta rupiah untuk elf tipe long standar, dan 7,2 juta rupiah untuk elf long deluxe.
  • Harga tersebut sudah termasuk biaya makan, bahan bakar, biaya parkir, tol serta ongkos dan tip sopir.
  • Fasilitas elf yang bisa memuat hingga 15 orang, sehingga cocok bagi pelanggan yang membawa rombongan.
  • Keberangkatan dimulai dari Jakarta pada pukul 20.00 WIB, dan penjemputan akan dilakukan di hari ketiga setelah pengantaran. Dengan ketentuan, penjemputan di tempat yang sama dengan lokasi pengantaran, namun di waktu yang berbeda. Yaitu pada pukul 18.00 WIB.
  • Untuk fasilitas bagasi merupakan bagasi keril, ada baiknya kamu membawa barang seperlunya saja. Namun demikian, fasilitas ruang elf yang luas dan tempat duduk yang nyaman bisa menjadi solusi untuk menikmati perjalananmu ke gunung Sumbing.

Nah, itu dia beberapa informasi seputar gunung Sumbing. Jadi, kenapa gak sewa elf Jakarta ke gunung Sumbing dari sekarang ? mengingat waktu liburan yang mulai mepet, maka ada baiknya kamu cepat-cepat booking Batavia Trans sekarang juga. Mengingat penuhnya jadwal keberangkatan di musim liburan nanti.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Kembang & Destinasi Lain

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Kembang atau juga ke Destinasi Lain

WA : 0812-8044-0322

Pernah mendengar gunung Kembang ? Itu lho, gunung yang berada di Wonosobo. dengah gunung Dan ternyata, gunung ini juga sering dijadikan tujuan para pendaki jika di musim liburan. Bagi yang belum mengenal gunung yang satu ini, mending langsung ketempatnya za… Dengan sewa elf Jakarta ke gunung Kembang tentunya.

Gunung kembang ini sebenarnya adalah gunung yang tidak terlalu besar. Ketinggiannya hanya sekitar 2.340 mdpl. Meskipun begitu, bukan berarti gunung ini cocok untuk pemula, mengingat tracknya yang terbilang sulit dengan banyaknya akar-akar pohon di sepanjang jalur pendakian.

Karena rutenya yang tergolong aman, serta jalur pendakian yang berbeda dengan jalur pendakian pada gunung-gunung yang lainnya. Apalagi, jika kamu menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Kembang dari Batavia Trans. Dijamin perjalanan mendakimu akan lebih seru dan menyenangkan.

Mengintip Keindahan Gunung Kembang

Gunung Kembang sering disebut anak dari  gunung Sindoro. Hal ini juga diperkuat dengan status gunung Sindoro yang merupakan gunung berapi aktif, yang tidak menutup kemungkinan muntahan aktivitas vulkaniknya bisa mengenai gunung Kembang.

Dinamakan gunung Kembang, karena disini banyak ditemukan beragam bunga-bungaan. Diperkirakan terdapat 100 jenis bunga anggrek yang tumbuh di sekitar gunung kembang ini. Dan salah satunya adalah bunga anggrek hitam yang sangat langka itu.

Nah, bagi kamu yang masih penasaran dengan gunung yang satu ini. maka sebaiknya kamu cepat-cepat sewa elf Jakarta ke gunung Kembang. Pastinya sewa elf yang ditawarkan BataviaTrans saja yaaa… Karena hanya armada elf dari Batavia Trans saja yang memberikan kepastian untuk mengantarkanmu hingga sampai basecamp.

Harga tiket masuk ke gunung Kembang sebesar 10 ribu rupiah. Harga tersebut belum termasuk ongkos mendaki serta mendirikan tenda. Untuk kedua aktivitas tersebut, dikenakan biaya sebesar 5 ribu rupiah. Baik itu untuk pendakian maupun biaya untuk mendirikan tenda.

Apa saja yang menarik di gunung Kembang ? jawabannya banyak sekali. Salah satunya spot untuk menyaksikan sunrise hingga pemandangan dari puncak yang akan membuatmu terpana. Karena dari sinilah, kamu akan melihat pemandangan gunung-gunung yang berada dekat dengan gunung Kembang ini dengan sangat jelas.

Dan satu hal yang menarik disini adalah kita bisa mendirikan tenda, tepat di puncak gunung Kembang. Satu hal yang biasanya tak disarankan jika di puncak gunung-gunung yang lainnya. Bukan hanya itu saja, disini malah tidak diperbolehkan untuk berkemah, jika selain di puncak.

Yang Unik Dari Gunung Kembang

Udah bersiap untuk mendaki gunung Kembang ? eits, tapi tunggu dulu… Siapkan bekal dan fisikmu dulu. Dan tentu saja, pilih jasa transportasi yang tepat. Emang ada ? ada dong, selama kamu memilih sewa elf Jakarta ke gunung Kembang dari Batavia Trans, maka kamu sudah memilih jasa sewa elf yang tepat.

seperti yang telah dibahas sebelumnya, gunung Kembang ini memilki daya tarik tersendiri. Terutama mengenai keindahan pemandangan hingga spot untuk menyaksikan sunrise di puncak gunung Kembang. Namun ternyata, keunikan gunung kembang bukan itu za, lho… pengen tahu selengkapnya ? oke, kita bahas satu persatu. Diantaranya :

1.Aturan Pendakian Yang Ketat

Yang dimaksud ketat disini, yaitu ketika kita memasuki basecamp, petugas akan langsung mengecek barang bawaan kita. Dari mulai perlengkapan tenda hingga jumlah makanan dan minuman yang kita bawa.

Dimulai dari saat kita turun dari sewa elf Jakarta ke gunung Kembang, kita akan memasuki basecamp dan mulai mendaftar  serta dilakukan pengecekan. Setelah pengecekan, barulah nama kita beserta semua barang bawaan kita dicatat seluruhnya dalam sebuah buku tamu.

Dari mulai yang berukuran besar, hingga yang berukuran kecil sekalipun, misalnya butiran permen, semuanya tak luput dari pemeriksaan. Ini dimaksudkan agar barang bawaan yang kita bawa, terutama makanan dan minuman dalam kemasan, jumlahnya sesuai dengan yang sampah yang kita bawa saat turun nanti.

Tujuannya agar pendaki tidak membuang sampah selama pendakian.Nah, jika sampah yang dibawa turun tidak sesuai dengan jumlah barang yang kita bawa saat mendaki, berarti ada sampah yang tidak sengaja tertinggal di gunung. Yang artinya kamu bisa kena sanksi, atau kalo mau, kamu diharuskan untuk kembali ke gunung untuk memunguti sampah yang tertinggal tersebut.

2. Banyak Babi hutan/Celeng

Hutan di gunung Kembang memang masih terlihat alami. Masih banyak satwa liar yang berkeliaran di sekitar hutan. Salah satunya yaitu babi hutan/celeng. Bukan hanya berkeliaran, babi hutan/celeng ini juga sering mencari makan di sekitar tenda pendaki.

Maka dari itu, jangan sekali-kali meninggalkan sisa makanan di sekitar tenda. Karena bisa saja, babi hutan/celeng itu datang untuk memungut sisa-sisa makanan kita. Memang belum ada cerita, pendaki diserang babi hutan. Namun, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kita berjaga-jaga.

3. Mitos Seputar Gunung kembang

Seperti juga gunung-gunung yang sering dijadikan lokasi pendakian, gunung Kembang juga memiliki mitos yang banyak beredar di kalangan pendaki. Diantaranya mitos seputar ketinggian gunung Kembang yang selalu mengalami peningkatan.

Hal ini berkaitan dengan letak gunung Kembang yang berada tepat disebelah gunung Sindoro. Seperti diketahui, gunung Sindoro adalah gunung yang aktif. Dari aktivitas vulkanik tersebut, tentunya magma dari puncak gunung Sindoro akan mengenai puncak gunung Kembang.

Sehingga menimbulkan suatu endapan yang berpengaruh pada bentuk serta ketinggian dari gunung Kembang ini. Ada lagi mitos yang menyebutkan bahwa gunung Kembang ini sering dijadikan sebagai tempat bertapa/bersemedi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya sesajen yang terdapat di kawah mati.

4. Terdapat Kawah Mati

Kawah mati di gunung Kembang ini sejajar dengan kawah gunung Sindoro. Merupakan sebuah cekungan besar, namun tidak terdapat kandungan belerang ataupun semacamnya. Baru ketika hujan turun, kawah ini akan penuh terisi air.

Kawah mati ini bernama kawah Bima Pengkok. Jika kamu ingin menyaksikan kawah mati ini, maka kamu tinggal menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Kembang, dan turun di gerbang masuk obyek wisata gunung Kembang. Dari sana, kamu mulai pendakian hingga ke puncak, baru kemudian kamu akan menemukan kawah mati ini.

Rute Ke Gunung Kembang

Untuk sampai ke gunung Kembang, umumnya pendaki akan menggunakan transportasi umum. Namun ada juga sebagian pendaki yang memilih untuk menyewa kendaraan. Seperti sewa elf Jakarta ke gunung Kembang ini contohnya.

Namun bagi yang memilih angkutan umum, rute yang bisa kamu gunakan yaitu dari Jakarta kamu bisa naik bus menuju Wonosobo. Setibanya di terminal Wonosobo, Kamu bisa menaiki angkutan umum hingga desa Darmakasihan ataupun desa Lengkong. Waktu yang diperlukan hanya sekitar 40 menit.

Jika ingin lebih cepat lagi, kamu bisa menaiki ojeg dengan ongkos sebesar 25 ribu hingga 30 ribu rupiah. sementara untuk ongkos angkutan umum yaitu sebesar 4 ribu rupiah. sedangkan untuk tiket bus, yaitu sekitar 150 ribu hingga 180 ribu rupiah.

Jalur Pendakian Gunung Kembang

Sebelum kamu turun dari sewa elf Jakarta ke gunung Kembang, kamu pastikan terlebih dahulu ke sopir yang membawamu mengenai jalur pendakian. Hal ini untuk memudahkan penjemputan nantinya.

Ada 2 jalur pendakian yang biasanya dipilih para pendaki. Yaitu jalur pendakian via Blembem, maupun jalur pendakian via Lengkong. Nah, jika sudah fix mau pilih jalur pendakian yang mana, maka kamu bisa tunjukkan ke sopir, dimana nantinya kamu turun. Apakah di Blembem, ataupun di Lengkong.

Dari kedua jalur pendakian tersebut, sebenarnya tidak terlalu berbeda. Sama-sama memiliki medan serta track yang lumayan berat. Namun, pendaki biasanya memilih jalur via Blembem sebagai jalur favorit.

1.Jalur Pendakian Via Blembem

Jalur pendakian via Blembem ini berada di dusun Blembem, desa Darmakasihan, kecamatan Kretek, kabupaten Wonosobo. Dan terletak di kawasan perkebunan teh Tambi. Maka dari itu, jika kamu memilih pendakian dengan jalur ini, kamu akan melihat pemandangan sekeliling berupa perkebunan teh.

Pendakian diawali dengan menyusuri perkebunan teh Tambi ini. Tracknya mulai terasa menanjak, namun masih berada di area perkebunan teh. Baru setelah 1 jam perjalanan, kita akan tiba di pos istana katak, sebagai pos 1.

Dari pos 1, kita menuju pos kandang Celeng, yang merupakan pos 2. Tracknya masih sama, dan masih berada di perkebunan teh. Perjalanan menuju pos 2 kurang lebih 1,5 hingga 2 jam perjalanan. Dinamakan kandang Celeng, konon, karena disini banyak ditemukan babi hutan/celeng.

Barulah keluar dari pos 2, kita akan memasuki hutan. Hutan ini didominasi pepohonan pinus, dengan akar-akar yang sesekali menghalangi pendakian. Belum lagi dengan track yang mulai terus menanjak, membuatmu akan terasa mudah lelah. Namun, jangan berhenti dahulu.. Teruslah berjalan sampai kamu menemukan padang yang datar, kamu bisa istirahat. Karena itu adalah pos 3 Liliput.

Dari pos 3, kita akan menemukan hutan yang sedikit rapat, sehingga sinar matahari tidak bisa menembus permukaan tanah. Alhasil tanah yang kamu pijak akan terasa basah dan licin. Dan tracknya masih terus menanjak. Setelah 30 menit, barulah kamu tiba di pos 4, yang bernama Simpang tiga.

Setelah dari simpang tiga, kita berlanjut ke pos selanjutnya. Tracknya masih sama, dengan pemandangan sekeliling berupa hutan lebat. Setelah beberapa lama, maka kamu akan sampai di pos 5, yang merupakan batas akhir hutan.

Dan benar saja, pemandangan yang tadinya berupa hutan lebat, kini berganti menjadi rumput ilalang. Cukup indah dipandang mata. Namun tetap saja, kita dilarang mendirikan tenda disini. Maka dari itu, pendakian dilanjutkan hingga tanjakan mesra, sebagai pos 6.

Seperti namanya, track menuju tanjakan mesra ini memang merupakan sebuah tanjakan yang sangat curam. Berlanjut dari pos 6 tanjakan mesra, tracknya masih sama. Tanjakan curam dan terjal. Baru setelah beberapa lama menapaki tanjakan demi tanjakan, akhirnya kita sampai di tempat yang dituju… Ya, akhirnya kita sampai di puncak !!

2. Jalur Via Lengkong

Jalur via Lengkong berada di desa Lengkong, kecamatan Garung, kabupaten Wonosobo. Pendakian dimulai dengan menyusuri jalan berbatu hingga persimpangan tempat paralayang. Pemandangan disekitar didominasi perkebunan sayur-sayuran.

Sekedar informasi, jalur pendakian via Lengkong ini tidak disediakan basecamp. Maka, kamu bisa memulai pendakian segera setelah turun dari sewa elf Jakarta ke gunung Kembang di tempat parkir kendaraan.

Seteah persimpangan, kamu bisa memilih jalur sebelah kiri. Track masih mendatar, dan setelah lama berjalan, kamu akan menemukan persimpangan lagi. Kali ini berupa jalan setapak. Dari sana, kamu bisa memilih jalur kanan. Jalur ini memang sedikit tertutup pohon paku yang hampir menutupi jalan setapak tersebut.

Jalur pendakian mulai terlihat rimbun oleh pepohonan. Namun kemudian berganti menjadi tanah terbuka, dan kemudian tertutup lagi oleh hutan lebat. Tracknya mulai menanjak… dan terus menanjak… menandakan track ini memang tidak bisa dianggap enteng. Sepanjang perjalanan di hutan ini, kita akan melihat banyak tanaman kantung semar dengan ukuran yang besar.

Jalur pendakian via Lengkong ini sebenarnya jalur yang mengikuti saluran air. Saluran air  ini berupa selokan yang mengalir dari puncak gunung Kembang, ke kaki gunung. Setelah menembus hutan dengan track yang terus menanjak, untuk beberapa lama, akhirnya kamu bisa menemukan pondok dengan dinding dan atap dari sebuah terpal.

Pondok terpal ini juga menandakan, bahwa puncak tidak begitu jauh lagi. Dan benar saja, sekitar 15 menit berjalan, akhirnya kita sudah berada di puncak gunung Kembang. Meskipun perjalanan dari pondok tadi hanya sekitar 15 menit saja, namun track yang curam dan terjal, membuatmu akan terasa lemas dan mudah lelah.

Udah Mulai Baper Dengan Gunung Yang Satu Ini ? Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Kembang Dulu

Setelah membaca artikel diatas, gak mungkin dong kamu gak baper, pengen cepat-cepat pergi kesana ? kenapa gak siap-siap dari sekarang ? sembari menyiapkan bekal, ada baiknya juga kamu pesan sewa elf Jakarta ke gunung Kembang dari sekarang.

Sebagai rekomendasi pilihan tipe elf yang akan kamu gunakan. Berikut kami berikan harga sewanya. Dimulai dari tipe elf long standar, harga sewanya yaitu sebesar 6,5 juta rupiah. Sementara untuk elf tipe long deluxe, harganya yaitu sekitar 7,2 juta rupiah.

Harga sewa tersebut, sudah all in sama biaya makan, tol, parkir serta ongkos dan tip sopir yaaaa…. Nah, untuk fasilitasnya, armada elf dari Batavia Trans, bisa menampung penumpang hingga 15 orang lho.. Jadi sangat cocok untuk rombongan dengan jumlah besar.

Namun, karena fasilitas bagasinya merupakan bagasi keril, maka jangan bawa barang bawaan banyak-banyak yaaa.. Bukan apa-apa sih, cuman takutnya bawaan kamu gak bisa kebawa semua, saking banyaknya.

Untuk pengantarannya, sewa elf Jakarta Ke gunung Kembang Batavia Trans akan memulai keberangkatan dari Jakarta pada pukul 20.00 Wib. Dan akan kembali tepat di hari ketiga setelah pengantaran, untuk menjemputmu dan rombongan. Waktunya sekitar pukul 18.00 WIB.

Nah, itu dia beberpa informasi seputar sewa elf Jakarta ke gunung Kembang. Dengan harga sewa termurah, dan fasilitas terbaik, kami dapat pastikan perjalananmu ke gunung Kembang akan nyaman dan terkendala. Dan aktivitas pendakianmu akan berjalan lancar dan terkendali.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Prau Dieng, Kamilah Ahlinya

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Prau Dieng Wonosobo Kamilah Ahlinya 

WA : 0812-8044-0322

Gunung Prau merupakan salah satu gunung yang terletak di kawasan dataran tinggi Dieng. Jika anda ingin melakukan pendakian ke gunung Prau, anda bisa sewa elf Jakarta ke Gunung Prau Dieng Wonosobo dari Batavia Trans. Karena selain fasilitas terlengkap, juga harga sewanya yang terbilang murah dan terjangkau.

Seperti diketahui, karena letaknya di kawasan dataran tinggi Dieng, maka wisatawan yang datang ke gunung Prau juga umumnya melakukan wisata sekaligus ke Dieng, maupun sebalikanya. Meskipun begitu, ada juga para traveller yang datang kesini, hanya untuk melakukan pendakian saja.

Puncak Prau sendiri merupakan puncak tertinggi di kawasan Dieng ini. Dengan ketinggian sekitar 2.590 mdpl, gunung Prau menawarkan sensasi pendakian dengan suhu yang lumayan ekstrim. Bayangin za, suhu di sekitar puncak pernah sampai 0 derajat celcius lho… bener-bener dingin yaaa..

Gunung Prau, Gunung Dengan Pemandangan Sunrise Terbaik

Gunung Prau sendiri berada di 3 kabupaten sekaligus. Yaitu kabupaten Batang, Kendal dan kabupaten Wonosobo. Jika dengan sewa elf Jakarta ke gunung Prau Dieng Wonosobo, anda akan diantar hingga ke gunung Prau melalui jalur Dieng Wonosobo.

Puncak gunung Prau sendiri merupakan padang rumput yang sangat luas, yang dikenal dengn savana. Savana ini membentang dari ujung barat ke ujung timur. Selain puncak gunung Prau, sebenarnya disana juga terdapat puncak-puncak lainnya. Seperti puncak gunung Sipandu, puncak gunung Pangamun-amun, dan puncak gunung Juranggrawah.

Sedangkan untuk puncak Prau sendiri, lebih dikenal dengan fenomena sunrisenya yang indah. Bahkan diklaim paling indah jika dibandingkan dengan fenomena sunrise di puncak-puncak gunung yang lainnya. Bahkan disinyalir menjadi sunrise terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Maka tak heran, jika banyak wisatawan yang tidak mempunyai basic mendaki sekalipun, tiba-tiba ingin melakukan aktivitas ini hanya karena dibuat penasaran dengan fenomena sunrise ini. Namun jangan khawatir, karena pendakian di gunung Prau sangat aman. Bahkan bagi pemula sekalipun.

Beberapa flora yang ada di gunung Prau, diantaranya bunga daisy, edelweiss, serta anggrek hutan. Sedangkan untuk faunanya, ada Owa Jawa, Sigung Jawa, elang Jawa, Macan Tutul, Rusa dan berbagai jenis burung yang dilindungi.

Ada beberapa jalur pendakian yang biasanya menjadi rekomendasi bagi para pendaki. Diantaranya :

  • Pendakian via Wates.
  • Melalui jalur Kalilembu.
  • Dengan melalui jalur Campurejo.
  • Jalur Pranten, kecamatan Bawang, kabupaten Batang.
  • Dengan mengikuti jalur Kenjuran, Kendal.
  • Melewati jalur Patak Banteng, dan terakhir
  • Dengan mengikuti jalur Dieng Wonosobo.

Yang Harus Diperhatikan Saat Mendaki Gunung Prau

Bukan hanya di gunung Prau, di gunung manapun pastilah ada informasi tertentu berkaitan dengan gunung yang akan ditaklukkan. Baik itu mengenai kondisi wilayahnya, track pendakian hingga informasi yang lainnya, yang berkenaan dengan gunung tersebut.

Tak terkecuali dengan gunung Prau ini. ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat pendakian ke gunung Prau ini. Yaitu,

1.Waktu Terbaik

Waktu terbaik untuk mendaki gunung Prau yaitu antara bulan Juli hingga Agustus. Dimana cuaca di gunung Prau sedang bagus-bagusnya. Anda bisa menyaksikan sunrise dan sunset dengan jelas. Namun antara bulan November dan Desember, kondisi cuaca di kawasan gunung Prau biasanya berkabut, dan sesekali turun hujan.

Nah, bagi yang ingin mendaki antara bulan Juli hingga Agustus, siap-siap untuk membawa jaket, mantel maupun baju hangat lainnya. Karena cuaca disini terkadang ekstrim. Bahkan saking dinginnya, suhu udara disini bisa mencapai  0 derajat celcius lho..

2. Bisa Menggunakan Angkot

Maksudnya ada beberapa basecamp di jalur pendakian di gunung Prau yang bisa ditempuh dengan menaiki angkot. Diantaranya basecamp melalui jalur Dieng Wonosobo dan via Tapak Banteng. Ongkos angkot berbeda-beda, tergantung musim pendakian.

Untuk anda yang memilih jalur pendakian melalui jalur Dieng Wonosobo, anda tak perlu cemas lagi. Karena dengan sewa elf Jakarta ke gunung Prau Dieng Wonosobo ini, anda akan kami antarkan hingga ke basecamp. Jika memang anda tidak ingin berjalan kaki menuju basecamp tersebut.

3.Harga Tiket Masuk

Untuk tiket masuk kawasan gunung Prau ini hanya sebesar 15 ribu rupiah. Bagi para pendaki, selain membayar tiket, petugas juga akan memberikan selembar peta berikut kantong sampah yang bisa anda gunakan untuk membawa sampah, agar tidak ditinggal di lokasi.

Selain tiket masuk, ada juga tambahan biaya lain untuk beberapa fasilitas yang tersedia di lokasi basecamp. Diantaranya toilet, dengan biaya sebesar 10 ribu rupiah. Selain toilet, disini juga terdapat warung makan dan beberapa toko souvenir.

4. Bawalah Barang Bawaan Seperlunya

Selain agar tidak terlalu berat saat membawanya, juga agar tidak menambah volume sampah yang harus dibawa kembali nantinya. Barang bawaan yang banyak juga bisa menimbulkan badan cepat lelah.

Barang yang harus dibawa diantaranya air minum, makanan ringan, beberapa obat-obatan, baju ganti, sleeping bag dan perlengkapan untuk mendirikan tenda , yang bisa dibagi-bagi dengan teman satu rombongan.

Jalur Pendakian Gunung Prau via Dieng Wonosobo

Untuk jalur pendakian gunung Prau via Dieng Wonosobo ini terbagi kedalam 2 rute. Yaitu melalui Dieng Wetan, dan juga Dieng Kulon. Keduanya bisa ditempuh dengan menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Prau Dieng Wonosobo.

Namun jika menggunakan transportasi umum, anda bisa turun di terminal Purwokerto, kemudian melanjutkan perjalanan hingga ke Dieng, yang memakan waktu hingga 3 jam. Namun ada baiknya untuk menyewa mobil untuk sampai di lokasi basecamp. Ada beberapa mobil pick up yang biasa mangkal di terminal maupun stasiun, untuk tujuan jalur pendakian gunung Prau ini.

Lokasi basecamp melalui jalur Dieng Wonosobo berada di desa Dieng Wetan, kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo. Jika dengan menggunakan sewa elf Jakarta ke gunung Prau Dieng Wonosobo, anda akan langsung diantarkan hingga ke lokasi desa Dieng Wetan ini.

Sedangkan untuk rute via Dieng Kulon, lokasinya berada di desa Dieng Kulon, kecamatan Batur, kabupaten Banjarnegara. Pendakian dimulai dengan memasuki gang dwarawati. Kurang lebih memakan waktu hingga 2,5 jam perjalanan.

Sesampai di basecamp, kita diharuskan untuk melakukan pendaftaran. Satu hal yang harus diingat, per tahun 2019 lalu, pengelola gunung Prau melarang para pendaki untuk membawa barang bawaan berupa air minum kemasan, tisu basah dan berbagai macam alat musik. Maka dari itu, pengelola menyiapkan jerigen untuk disewakan sebagai bekal untuk air minum, dengan harga 8 ribu rupiah.

Selain itu, pihak pengelola memberlakukan aturan untuk membawa kembali sampah dari barang-barang yang dibawa. Jadi sebelum pendakian, mereka akan mengecek barang bawaan kita, lalu nantinya setelah turun, akan dicocokkan dengan jumlah barang yang dibawa ketika mendaki.

Pendakian dimulai dari basecamp menuju pos 1. Track disini masih landai dan terkendali. Kita akan melewati perkebunan warga setempat, sebelum akhirnya tiba di pos 1, dengan waktu kurang lebih 10 menit.

Perjalanan dari pos 1 ke pos 2, tracknya sudah mulai terasa menanjak. Namun masih bisa dikatakan aman. Dalam perjalanan ini, kita mulai memasuki hutan, hingga akhirnya tiba di pos 2, dengan waktu sekitar 1 jam.

Berlanjut ke pos 3. Track di sini juga masih hampir sama dengan perjalanan menuju pos 2. Sedikit menanjak, namun masih terkendali. Tiba di pos 3, kita bisa beristirahat sejenak, sambil mendirikan tenda. Meskipun tempatnya tidak terlalu luas, namun cukuplah untuk mendirikan 2 hingga 3 tenda.

Dari pos 3, pendakian sudah mulai terlihat terjal, dengan disertai banyak tanjakan. Track ini juga bisa dibilang paling berat dari jalur Dieng Wonosobo ini. baru setelah 45 menit, akhirnya kita bisa sampai di puncak gunung Prau.

Setelah puas melihat pemandangan sekeliling gunung Prau, namun ternyata anda belum bisa menyaksikan sunrise di tempat ini. maka anda tak perlu khawatir, anda bisa camping dulu di camping area, baru kemudian kembali lagi ke puncak untuk menikmati fenomena sunrise.

Perjalanan dari puncak hingga ke camping area ini memakan waktu hingga 15 menit perjalanan. Dengan terlebih dahulu melewati bukit teletubbies. Untuk tiket bus dari Jakarta ke Wonosobo, jika anda menggunakan transportasi umum, yaitu sebesar 120 ribu rupiah, pick up 35 ribu rupiah per orang, angkutan umum Dieng wonossobo yaitu sebesar 20 ribu rupiah.

Namun jika anda datang dengan sewa elf Jakarta ke gunung Prau Dieng Wonosobo, anda tak perlu membayar biaya sebesar itu. Karena semuanya sudah termasuk harga sewa elf yang anda pilih ini. anda hanya perlu membayar tiket masuk/ SIMAKSI dan ongkos sewa jerigen saja.

 

Lebih Mudah Jika Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Prau Dieng Wonosobo

Seperti telah disebutkan sebelumnya, jika perjalanan ke Dieng hanya mengandalkan transportasi umum saja, maka sudah dipastikan akan membuang waktu serta biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, kami sarankan agar anda sewa elf jakarta ke Gunung Prau Dieng Wonosobo dari Batavia Trans.

Selain ruang elf yang nyaman, juga kapasitas dalam elf yang bisa menampung hingga 15 orang. Belum lagi dengan harga sewa elf yang murah. Yaitu sekitar 6,5 juta rupiah untuk elf dengan tipe long standar. Dan 7,2 juta rupiah, jika anda memilih untuk sewa elf Jakarta ke gunung Prau Dieng Wonosobo dengan elf tipe long deluxe.

Harga sewa tersebut sudah all in dengan biaya makan, tol, parkir, dan juga ongkos serta tip untuk sopir. Jadi anda bisa lebih hemat, bukan ? Namun, karena fasilitas bagasi yang ada di armada elf Batavia Trans merupakan bagasi keril, maka kami sarankan agar anda tak membawa barang bawaan berlebih.

Untuk jam berangkat, Batavia Trans siap memberangkatkan pukul 20.00 WIB. Dan akan kembali untuk menjemput anda beserta rombongan, tepat di hari ketiga setelah pengantaran. Tempat penjemputan ini sama dengan lokasi pengantaran di hari sebelumnya. Namun di waktu yang berbeda. Yaitu pada pukul 18.00 WIB.

Itu dia beberapa informasi mengenai sewa elf Jakarta ke gunung Prau Dieng Wonosobo dari Batavia Trans. Untuk memulai pendakian, memang kita diharuskan menjaga fisik dan stamina, sebelum akhirnya memulai pendakian. Maka dari itu, Batavia Trans memberikan fasilitas terbaik untuk anda. Agar anda nyaman dalam perjalanan, sebelum akhirnya mendaki gunung Prau.

Jasa Sewa Elf ke Gunung Slamet Via Blambangan Lebih Cepat

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Slamet Via Blambangan

WA : 0812-8044-0322

Ingin melakukan pendakian ke gunung Slamet ? Bingung mencari jasa transportasi yang tepat ? Dengan sewa elf Jakarta ke gunung Slamet via Blambangan za… Pastinya perjalanan pendakianmu akan terasa cepat dan tak akan terkendala.

Kenapa harus via Blambangan ? Bukannya ada banyak jalur pendakian lain yang bisa dipilih untuk menuju puncak gunung Slamet ? ya, memang benar, ada banyak jalur pendakian, namun via Blambangan inilah yang menjadi jalur favorit para pendaki.

Selain jalurnya yang tidak terlalu panjang, juga karena medan/tracknya yang tidak terlalu ekstrim jika dibandingkan dengan jalur pendakian yang lain. Dan lebih mudahnya, tentu saja, jika kamu sewa elf Jakarta ke gunung Slamet via Blambangan dari Batavia Trans. Karena kami akan langsung mengantarkanmu hingga ke Blambangan, untuk memulai pendakian.

Karakteristik Gunung Slamet

Gunung Slamet memiliki ketinggian sekitar 3.428 mdpl. Merupakan gunung api yang berbentuk kerucut, yang berada di 5 kabupaten sekaligus, yaitu kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Pemalang serta kabupaten Tegal.

Nama Slamet sendiri berasal dari bahasa Jawa, yang bermakna Selamat. Hal ini dijadikan alasan, karena meskipun gunung ini pernah mengalami letusan hingga beberapa kali, namun letusannya tidak pernah meletus dengan kekuatan besar, sehingga penduduk disekitarnya masih terbilang aman/selamat untuk terus tinggal di kawasan gunung.

Karena menurut legenda, jika gunung Slamet ini meletus dengan kekuatan penuh, maka otomatis seluruh pulau Jawa akan terbelah dua, saking dahsyatnya letusan tersebut. Ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih pendaki. Namun via Blambangan lah yang sering dipilih oleh sebagian besar pendaki.

Dan dengan sewa elf jakarta ke gunung Slamet via Blambangan inilah, perjalananmu ke basecamp jalur pendakian ini akan terasa lebih mudah dan cepat. Nah, untuk memulai pendakian, disarankan untuk menyetok persediaan air terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan di seluruh kawasan gunung Slamet ini sangat sulit untuk memperoleh sumber air.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Di Gunung Slamet

Sebelum melakukan perjalanan ke gunung Slamet, mungkin kamu sudah merencanakan segala aktivitas yang bisa kamu lakukan setibanya disana. Ya, kawasan gunung Slamet memang menawarkan beragam aktivitas yang menarik.

Dan tentunya, aktivitas-aktivitas tersebut, bisa kamu lakukan dengan mudah, jika kamu meminta bantuan sewa elf Jakarta ke gunung slamet via Blambangan untuk mengantarkanmu ke lokasi gunung slamet. Aktivitas yang dimaksud yaitu,

1.Mendaki

Tentu saja, aktivitas ini merupakan aktivitas utama yang menjadi tujuan wisata ini. Mendaki gunung setinggi  3.4268 meter ini memang menawarkan tantangan tersendiri. Terlebih lagi, saat pendakian diakhiri dengan memandang keelokan pemandangan sekitar dari puncak gunung Slamet, yang terkenal sebgai atap Jawa Tengah ini.

2. Camping

Selain mendaki, aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah mendirikan tenda dan camping. Camping disini lebih ditujukan untuk beristirahat sejenak, dan melepas lelah. Sebelum akhirnya melanjutkan pendakian.

3. Menyaksikan Sunrise Dari Puncak

Salah satu kepuasan yang bisa kamu rasakan, saat menyaksikan sunrise di atas puncak gunung Slamet. Seolah-olah seluruh perjuangan dalam pendakian, terbayarkan langsung disini. Untuk menyaksikan sunrise ini, kamu bisa bertolak dari pos 8 menuju puncak di pukul 2 hingga 3 dini hari.

4.Menyaksikan Lautan Awan

Satu lagi aktivitas yang bisa kamu lakukan dari punvcak gunung  Slamet ini. Yaitu menyaksikan lautan awan yang bergulung-gulung layaknya ombak, tepat dibawah tempat kaki kita berdiri. Fenomena ini juga bisa kamu abadikan dalam sebuah foto.

5. Selfie

Untuk yang satu ini, sebenarnya kamu bisa melakukannya dimana saja. Mau itu dimulai dari basecamp, saat pendakian, camping, saat sampai di pos pendakian maupun saat di puncak gunung Slamet. Semuanya sah-sah saja, asal bisa menjaga tatakrama.

Jalur Pendakian Via Blambangan

Perjalananmu dari Jakarta menuju basecamp Blambangan bisa kamu capai dengan mudah, hanya dengan sewa elf Jakarta ke gunung Slamet via Blambangan dari Batavia Trans. Namun jika ternyata, pendaki yang datang ke gunung Slamet ini dengan menggunakan transportasi umum, maka setelah kamu sampai ke Purbalingga, hendaknya menyewa mobil yang menuju desa Kutabawa.

Mengingat jarang ada angkutan umum yang mempunyai trayek ke lokasi jalur Blambangan. Begitu juga , jika kamu turun di terminal Purwokerto. Langkah terbaik memang dengan menyewa angkutan ke arah desa Kutabawa, kecamatan Karangreja, kabupaten Purbalingga.

Dari tempat parkir, kamu bisa turun dari sewa elf jakarta ke gunung Slamet via Blambangan menuju basecamp. Perjalanan menuju basecamp ini lumayan jauh. Namun dengan adanya fasilitas jalan aspal, membuat perjalanan tidak terkendala. Sepanjang perjalanan, kamu akan menyaksikan perkebunan sayur milik warga setempat.

Tiba di basecamp, kamu akan disuguhi pemandangan yang menarik. Ya, di basecamp ini terdapat warung makan dengan konsep sederhana. Di warung inilah biasanya para pendaki menyetok bekal dan juga mengisi perut sebelum memulai pendakian.

Barulah, setelah melanjutkan perjalanan dari basecamp ini, kita akan bertemu dengan basecamp resmi yang dikelola oleh petugas kawasan gunung Slamet. Di lokasi basecamp ini dilengkapi tempat parkir yang luas. Kamu bisa juga kok menggunakan sewa elf jakarta ke gunung Slamet via Blambangan hingga ke basecamp ini, tanpa harus singgah di basecamp warung makan tadi.

Dari basecamp resmi ini, kita bisa memulai pendakian dengan menyusuri jalan hingga ke gerbang pemuda. Baru kemudian melanjutkan perjalanan hingga pos 1. Sebelum tiba di pos 1, kita akan menjumpai pos bayangan, dengan sebuah warung kecil yang ada disana. Barulah kita akan sampai di pos 1, yang lagi-lagi ditandai dengan berdirinya sebuah warung.

Setelah dari pos 1, jalanan mulai terasa menanjak. Dan kita mulai memasuki hutan. Tracknya mulai terasa berat dan menanjak, hingga akhirnya kita tiba di pos 2 Pondok Walang. Disini, kita bisa mengisi perbekalan di warung yang ada di pos ini.

Berangkat dari pos 2, track kembali menanjak, bahkan sedikit lebih ekstrim. Untuk waktu normal, perjalanan dari pos 2 menuju pos 3 Pondok Cemara ini memakan waktu hingga 1 jam.  Dan tentu saja, disini juga terdapat warung. Namun lebih sederhana jika dibandingkan dengan warung-warung sebelumnya.

Perjalanan menuju pos 4 Samaranthu dimulai. Butuh waktu sekitar 1 jam hingga sampai di pos ini. Selain itu, mitos tentang hantu beredar di kawasan ini. Namun jangan khawatir, disini juga terdapat warung kecil, yang bisa sedikit mematahkan mitos tentang tempat angker tersebut.

Dari pos 4 kita menuju pos 5, yang tentu saja dengan track yang semakin menanjak dan sedikit curam. Pos 5 yang disebut juga pos Samyang Rangkah, terdapat sebuah shelter untuk berteduh. Di lokasi ini, kamu bisa mendirikan tenda.

Dari pos Samyang Rangkah, kita bisa melanjutkan perjalanan hingga pos Samyang Jampang sebagai pos 6. Perjalanan hingga ke pos ini hanya sekitar 30 menit, jika dari pos 5. Disini juga, kamu bisa berkemah, namun kamu harus ekstra hati-hati, karena angin disini lumayan besar dan kencang.

Jika belum sempat mendirikan tenda di pos 6, kamu bisa menuju pos 7 untuk berkemah. Tracknya tetap saja berupa tanjakan sempit, namun disinilah batas akhir hutan. Yang berarti puncak gunung Slamet sudah dekat dari lokasi pos ini. Di pos 7 ini juga terdapat sebuah shelter, sebagai shelter terakhir di jalur pendakian ini.

Dari pos 7, kita mulai keluar dari hutan. Namun track ini justru yang paling berat dan sulit. Nama pos ini yaitu pos Plawangan yang merupakan pos 8. Baru setelah berjuang cukup keras menuju pos 8 ini, kita bisa meneruskan perjalanan hingga ke puncak. Lagi-lagi track di lokasi ini begitu berat dan menantang.

Dan kini, tibalah di puncak gunung Slamet. Dari sini, kita bisa melihat pemandangan di sekitar bawah tempat kaki kita berpijak. Belum lagi fenomena sunrise yang memukau mata, sangat sulit dijelaskan dengan kata-kata. Membuatmu tak ingin cepat-cepat beranjak dari sana.

Dari mulai basecamp ini, total pendakian bisa sampai 8 jam, jika tanpa kendala. Dengan waktu turun dari puncak diperkirakan memakan waktu hingga 6 jam. Dan itu tidak dihitung dengan waktu untuk beristirahat dan mendirikan tenda.

Tips Mendaki Gunung Slamet Via Blambangan

Nah, agar kamu tidak keteteran saat pendakian, sebaiknya kamu patuhi beberapa aturan pendakian. Selain itu, kamu bisa mengikuti tips-tips di bawah ini. Diantaranya :

  • Cari waktu pendakian yang tepat. Jangan memaksakan diri untuk melakukan pendakian saat turun hujan.
  • Bawa bawaan secukupnya.
  • Usahakan untuk membawa persedian air dengan jumlah cukup.
  • Selalu menggunakan baju berupa jaket, untuk mengantisipasi hawa dingin selama di jalur pendakian.
  • Menggunakan alas kaki yang nyaman, baik itu sepatu kets maupun sendal gunung.
  • Usahakan untuk membawa teman yang sering mendaki gunung dalam rombongan yang dibawa.
  • Jika ada teman yang sakit dan kelelahan, usahakan untuk ditemani, dan jangan pernah ditinggal.
  • Dirikan tenda di bawah pepohonan ataupun di balik semak belukar, agar terhindar dari hembusan angin kencang.
  • Jangan pernah membuang sampah sembarangan. Bawalah setiap sampah bekas digunakan.
  • Selalu patuhi aturan pendakian.

Sebelum Melakukan Pendakian Ke Gunung Slamet, Sebaiknya Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Slamet Via Blambangan Dulu

Nah, jika kamu udah benar-benar udah fix untuk melakukan pendakian ke gunung Slamet dalam waktu dekat ini, maka sebaiknya kamu cepat-cepat sewa elf Jakarta ke gunung Slamet via Blambangan dulu. Caranya gampang, kok… Kamu tinggal menghubungi pihak Batavia Trans untuk melakukan pemesanan.

Untuk harga sewanya juga masih terbilang murah. Dengan kapasitas jumlah penumpang hingga 15 orang, harga sewanya hanya sekitar 5,8 juta dan 6,3 juta rupiah saja. Dengan ketentuan, 5,8 juta rupiah untuk elf tipe long standar. Dan 6,3 juta rupiah untuk elf dengan tipe long deluxe.

Dengan sewa elf Jakarta ke gunung Slamet via Blambangan ini, Batavia Trans akan memulai keberangkatan dari Jakarta dimulai pukul 20.00 WIB. Setelah melakukan pengantaran, kami akan menjemputmu dan rombongan tepat di hari ketiga setelah pengantaran. Di tempat yang sama, namun di waktu yang berbeda. Yaitu pada pukul 18.00 WIB.

Karena fasilitas bagasi yang ada di armada elf Batavia Trans termasuk bagasi keril, maka selalu usahakan agar tidak membawa barang bawaan berlebih. Karena bukannya bisa masuk bagasi, barang bawaan kamu malah tidak akan terbawa. Saking gak muat, karena kebanyakan.

Itu dia beberapa informasi mengenai jalur pendakian gunung Slamet via Blambangan. Juga informasi mengenai sewa elf Jakarta ke gunung Slamet via Blambangan. Jadi sebelum memulai pendakian, pastikan perjalananmu dengan Batavia Trans. Karena hanya kami yang senantiasa membantumu mewujudkan semua mimpi-mimpimu.

Cari Sewa Elf Jakarta Tujuan Gunung Slamet Via Gucci ?

Sewa Elf Jakarta Ke Gunung Slamet Via GUCI

WA : 0812-8044-0322

Bagi kamu yang gemar dengan kegiatan mendaki gunung, tentu sudah tidak asing lagi dengan nama gunung yang satu ini. Gunung Slamet merupakan Gunung Tertinggi di Jawa Tengah yang terletak diantara lima kabupaten berbeda yakni Tegal, Pemalang, Banyumas, Purbalingga, dan Kabupaten Brebes. Bagi kamu yang ingin mendaki gunung yang cantik ini, menggunakan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci adalah alternatif yang bisa kamu coba.

Sebenarnya ada beberapa jalur pendakian yang bisa digunakan jika kamu ingin mendaki Gunung Slamet. Jalur standar yang biasa digunakan untuk pendakian adalah dari Blambangan yang berada di Desa Kutabawa di Kabupaten Purbalingga. Selain itu, ada juga jalur lain yang berasal dari Baturraden dan ataupun jalur Dhipajaya dari Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, dari kawasan Tegal pun ada jalur pendakian yang tidak kalah populer yakni jalur pendakian yang melewati kawasan objek wisata Pemandian Air Panas Guci. Meskipun memiliki rute yang cukup terjal, namun jalur pendakian yang satu ini cukup populer karena menawarkan pemandangan yang paling baik.

Tips Mendaki Gunung Yang Perlu Kamu Perhatikan

Kini dengan adanya layanan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci, kamu pun bisa mendaki salah satu gunung yang cukup populer di Jawa. Namun, mengingat mendaki gunung bukanlah kegiatan yang mudah, kamu perlu memperhatikan sejumlah tips penting pada saat pendakian. Terlebih Gunung Slamet dikenal sebagai salah satu gunung denga jalur pendaakian yang cukup terjal.

Nah biar kamu gak bingung lagi gimana kalau mau mendaki gunung, yuk langsung saja disimak beberapa tips penting berikut ini.

1. Persiapkan Fisik Dengan Matang

Tips pertama yang perlu kamu lakukan jika ingin mendaki gunung adalah dengan menyiapkan kesehatan dan kebugaran fisik sebaik mungkin. Kamu perlu mulai rajin berolahraga untuk meningkatkan stamina dan juga kebugaran tubuh mengingat bahwa perjalanan mendaki gunung termasuk jenis kegiatan yang cukup berat dan juga melelahkan.

Tubuh yang fit dan juga bugar akan memberikan dampak yang cukup besar dan juga signifikan pada tingkat kesuksesan pendakian yang akan kamu lakukan. Tak jarang, sejumlah pendaki pun melakukan olahraga kebugaran sejak jauh-jauh hari sebelum rencana keberangkatan pendakian. Bahkan untuk gunung-gunung yang tinggi, biasanya persiapan fisik menjadi salah satu yang sangat penting untuk dilakukan.

2. Jangan Lupa Mendaftar Barang-barang Yang Dibutuhkan Untuk Pendakian

Tips berikutnya yang tidak boleh kamu abaikan ketika ingin mendaki gunung adalah dengan mencatat daftar barang-barang yang dibutuhkan dan akan dibawa untuk kegiatan mendaki gunung. Kamu perlu melakukan hal ini untuk meminimalisir terjadinya ketinggalan barang-barang yang penting sehingga pendakian yang kamu lakukan bisa berjalan dengan lancar dan juga nyaman.

Beberapa perlengkapan penting seperti sepatu gunung, jas hujan, tenda, panci, kompor masak, korek, dan perbekalan lainnya termasuk obat-obatan pribadi perlu kamu catat dan persiapkan dengan baik. Terlebih jika kamu ingin mendaki gunung-gunung yang jauh dari kawasan Jakarta seperti Gunung Slamet misalnya.

  1. 3. Tidak Ada Salahnya Melakukan Browsing Internet Untuk Survei Medan

Selain memilih jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci yang tepat, kamu juga perlu mengetahui gambaran singkat mengenai rute atau medan jalur pendakian yang ingin kamu gunakan. Ada cukup banyak cara yang bisa kamu gunakan. Selain bertanya  dengan pendaki lain yang sudah pernah melewati jalur pendakian tersebut, kamu bisa juga mencari tahu lewat internet dengan cara browsing pada jalur pendakian yang ingin kamu gunakan tersebut.

4. Membawa Perbekalan Yang Mencukupi

Selain menyiapkan kondisi fisik yang prima, perbekalan juga menjadi komponen yang sangat penting ketika kamu ingin mendaki Gunung. Perbekalan yang dimaksud di sini lebih kepada keperluan barang-barang konsumsi seperti makanan, minuman, dan juga obat-obatan pribadi yang ringan.

Pastikan kamu membawa perbekalan makanan dan minuman dalam jumlah yang mencukupi agar proses pendakian menjadi semakin lancar. Ketika mendaki gunung, ada baiknya jika kamu tidak terlalu banyak membawa makanan-makanan yang instan karena perjalanan ke puncak cukup berat dan menguras energi.

Beberapa bahan makanan seperti beras, kentang, mie instan, kopi, dan lain sebagainya merupakan beberapa contoh bekal makanan yang perlu kamu bawa ketika mendaki gunung. Selain itu, pastikan juga kamu membawa perbekalan air minum yang mencukupi untuk menghindari kemungkinan terjadinya dehidrasi selama pendakian.

5. Saling Berbagi Beban Bawaan

Salah satu perlengkapan yang penting bagi seorang pendaki gunung adalag carrier. Tas ini merupakan ransel dengan berbagai pilihan varian ukuran yang digunakan untuk memuat sejumlah barang-barang keperluan pendakian. Agar proses pendakian menjadi nyaman, tidak ada salahnya jika kamu saling membagi beban yang kamu bawa agar masing-masing anggota tim tidak terlalu berat dalam membawa beban selama pendakian.

6. Hindari Mendaki Gunung Seorang Diri

Meskipun kini semakin mudah menemukan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci, namun sangat tidak dianjurkan. Ketika mendaki gunung, sebaiknya kamu melakukan bersama minimal 2 orang. Namun jika ada pendaki pemula diantara kalian, mendaki dengan 3 atau 4 orang adalah pilihan yang tepat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat pendakian.

7. Bawa Pakaian Ganti Dalam Jumlah Yang Cukup

Tips penting yang perlu kamu cermati berikutnya ketika ingin mendaki gunung adalah dengan memperhatikan jumlah pakaian ganti yang dibawa. Selain pakaian ganti dalam jumlah yang mencukupi, pastikan juga kamu membawa jaket agar tidak merasa kedinginan ketika mendaki gunung.

8. Jangan Membuang Sampah Sembarangan

Ketika kamu mendaki Gunung, jangan meninggalkan sampah secara sembarangan karena hal ini bisa mengganggu keindahan gunung itu sendiri.

Sewa Elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci Dari Batavia Trans Untuk Kebutuhan Pendakian

Bagi kamu yang ingin mendaki Gunung Slamet kini tidak perlu bingung lagi dengan adanya layanan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci dari Batavia Trans. Dengan layanan elf yang mumpuni dari Batavia Trans, kamu bisa semakin nyaman dalam menuju ke lokasi pendakian Gunung Slamet.

Sebagai salah satu perusahaan transportasi yang menyediakan jasa sewa elf dari Jakarta ke pendakian Gunung Slamet, kamu akan mendapatkan layanan seoptimal mungkin dari Batavia Trans. Didukung dengan jenis elf yang memadai dan dengan performa yang optimal, Batavia Trans siap menjadi teman seperjalanan yang menyenangkan bagi kamu yang ingin menikmati indahnya pemandangan alam.

Terdapat dua jenis elf yang bisa kamu pilih dengan start dari Jakarta. Jenis pertama adalah Elf Long Standar sedangkan yang kedua adalah jenis Elf Long Deluxe yang masing-masing bisa diisi maksimal dengan 15 orang penumpang. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bagasi kecil untuk keperluan barang-barang persiapan pendakian.

Ketika menggunakan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci ini, titik keberangkatan adalah dari Jakarta dan berangkat pada pukul 20.00 WIB di hari pertama penyewaan. Sedangkan waktu penjemputan adalah pukul 18.00 WIB di hari ketiga. Perlu dicatat bahwa tempat drop dan penjemputan penumpang adalah di lokasi yang sama, ya.

Kalau pakai Batavia Trans mahal gak? Kabar gembira banget nih buat kamu yang suka mendaki. Karena harga sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci cukup terjangkau kok. Mau tahu berapa harganya?

Untuk Elf Long Standar biayanya cukup sekitar Rp 5,7 jutaan saja. Nah kalau mau pakai yang model Elf Long Deluxe kamu cukup merogoh biaya sekitar Rp 6,2 jutaan. Dengan kapaitas penumpang maksimal 15 orang, tentu harga ini relatif terjangkau, kan?

Yang lebih menarik, harga ini sudah termasuk untuk pembelian BBM, tol, parkir dan makan, dan juga tips untuk pengemudi. Kalau gini, jadi lebih asyik kan? Kamu gak perlu bingung-bingung mikirin beli BBM dan tarif tol. Jadi kapan mau pakai elf dari Batavia Trans?

Fasilitas Yang Ditawarkan Oleh Jasa Sewa Elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci Batavia Trans

Sebagai salaj satu jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci terbaik di kelasnya, Batavia Trans senantiasa berupaya untuk menghadirkan sejumlah layanan yang prima kepada para calon pelanggannya. Biar kamu gak lagi penasaran dengan fasilitas dan keunggulan apa aja yang diberikan Batavia Trans, yuk langsung aja simak ulasan berikut.

1. Biaya Sewa Elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci Yang Cukup Terjangkau

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, Batavia Trans menyediakan layanan harga sewa yang cukup terjangkau untuk keperluan pendakian ke Gunung Slamet via Guci. Dengan harga yang relatif terjangkau tersebut, kamu bisa mendapatkan sejumlah fasilitas yang mumpuni. Dan terlebih lagi, harga yang ditawarkan pun sudah mencakup gaji pengemu dan pembelian BBM.

2. Kendaraan Elf Yang Bersih

Sebagai salah satu penyedia jasa sewa elf yang cukup profesional, Batavia Trans menyediakan kendaraan-kendaraan sewa yang terjaga kebersihannya untuk membuat pelanggan menjadi semakin nyaman dan juga puas. Dibagian dalam kendaraan, ditata sedemikian rupa sehinggga ruangan tampak lebih luas dengan sirkulasi udara yang cukup baik sehingga menghilangkan nuansa pengap di dalamnya.

3. Didukung Oleh Armada Operasional Yang Prima

Ketika menggunakan layanan penyedia jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci dari Batavia Trans, kamu tidak perlu lagi khawatir dengan kinerja yang dimiliki oleh kendaraan tersebut. Pasalnya, Batavia Trans dibekali dengan sejumlah armada berkualitas baik itu armada yang baru ataupun armada-armada yang terawat dengan baik melalui servis berkala yang mumpuni.

4. Pengemudi Yang Ramah Dan Berpengalaman

Selain masalah kendaraan, Batavia Trans juga memperhatikan masalah kenyamanan penumpang dengan  menghadirkan pengemudi-pengemudi yang ramah dan juga berpengalaman. Berbekal dengan adanya pengemudi yang ramah, profesional, dan berpengalaman, akan membuat perjalanan Anda menjadi lebih menyenangkan dan juga nyaman.

5. Memiliki Kredibilitas Yang Cukup Baik

Bagi kamu yang belum tahu, Batavia Trans ini merupakan salah satu perusahaan transportasi yang bergerak dalam bidang penyewaan elf dengan melayani berbagai macam rute tujuan, termasuk salah satunya adalah sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci.

Perusahaan yang sudah lebih dari 10 tahu berkecimpung dalam bisnis transportasi ini tentu sudah memiliki pengalaman yang cukup mumpuni dalam melayani pelanggan ke berbagai destinasi tujuan. Selain pengalaman yang dimiliki, Batavia Trans juga dikenal memiliki reputasi yang cukup baik sehingga menjadi salah satu jasa penyewaan elf yang cukup direkomendasikan.

Nah itulah beberapa tips penting yang perlu kamu perhatikan ketika ingin melakukan pendakian gunung. Kini, dengan adanya layanan jasa sewa elf Jakarta ke Gunung Slamet via Guci dari Batavia  Trans, kamu pun bisa melakukan pendakian secara lebih mudah dan nyaman. Jadi, kapan mau jalan-jalan lagi pakai elf dari Batavia Trans?