5 Tips Antisipasi Bau Badan Saat Travelling

Badan mengeluarkan aroma tak sedap tentu akan sangat mengganggu saat kamu liburan. Apalagi jika hal ini terjadi di tengah kerumunan saat di antrian loket, di dalam bus atau tempat ramai lain. Yuk antisipasi bau ini dengan jurus-jurus andalan yang sudah tim Batavia siapin.


5 Tips Antisipasi Bau Badan Saat Travelling

Travelling memang menyenangkan, tapi kondisi badan yang kurang nyaman seperti bau badan bisa merusak pengalamanmu. Apalagi saat berada di tempat umum, pesawat, kereta, atau dalam perjalanan panjang, menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh jadi sangat penting. Berikut 5 tips yang bisa kamu terapkan untuk mengantisipasi bau badan saat travelling:


1. Pilih Pakaian yang Menyerap Keringat

Saat travelling, terutama ke tempat yang panas atau lembap, pilihlah pakaian berbahan katun atau linen yang menyerap keringat dengan baik. Hindari bahan sintetis seperti poliester yang justru memerangkap keringat dan mempercepat munculnya bau badan. Selain itu, bawalah pakaian ganti yang cukup agar bisa mengganti baju jika sudah terlalu lembap atau kotor.


2. Gunakan Deodoran atau Antiperspirant

Deodoran membantu mengatasi bau badan, sedangkan antiperspirant mengurangi produksi keringat. Pilih produk yang cocok dengan jenis kulitmu dan tahan lama. Jika kamu punya kulit sensitif, cari yang berlabel “alcohol-free” atau “for sensitive skin.” Bawa versi travel-size agar mudah disimpan di tas atau pouch toiletries.


3. Mandi Sebelum Berangkat dan Setelah Aktivitas Berat

Jika memungkinkan, usahakan mandi sebelum memulai perjalanan atau setelah melakukan aktivitas fisik berat seperti hiking atau jalan kaki jauh. Mandi membersihkan bakteri penyebab bau badan dan menyegarkan tubuh. Jika tidak ada fasilitas mandi, gunakan tisu basah antibakteri atau body wipes untuk menyeka bagian-bagian tubuh yang rentan bau seperti ketiak dan leher.


4. Perhatikan Pola Makan dan Asupan Cairan

Makanan juga berpengaruh terhadap bau badan. Hindari makanan beraroma tajam seperti bawang putih, bawang merah, atau makanan berlemak berlebihan sebelum atau saat travelling. Minum cukup air putih membantu tubuh mengeluarkan racun lewat urin, bukan lewat keringat, sehingga mengurangi bau tidak sedap.


5. Bawa Perlengkapan Kebersihan Pribadi

Selalu siapkan perlengkapan pribadi seperti sabun cair, handuk kecil, deodoran, body wipes, parfum mini, dan pakaian dalam cadangan. Simpan dalam pouch khusus agar mudah diakses kapan saja dibutuhkan. Ini sangat berguna terutama saat kamu harus berpindah-pindah tempat dan tidak selalu punya akses ke kamar mandi.

Menjaga kesegaran tubuh saat travelling bukan hanya soal kenyamanan pribadi, tapi juga bentuk kepedulian terhadap orang di sekitarmu. Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa tetap percaya diri dan bebas bau badan sepanjang perjalanan. Selamat travelling!

Aman Gak Sih Camping Di Musim Penghujan?

Salah satu cara untuk staycation yang cukup hemat dan bahkan membuat kamu lebih dekat dengan alam adalah dengan mendirikan tenda camping. Enaknya bangun tenda camp ini adalah pemilihan lokasi yang fleksible. Tapi kekurangannya, tenda tidak dilengkapi dengan fasilitas toilet atau kamar mandi. Sehingga jika Anda memilih di hutan, maka bisa saja menjadikan sungai sebagai tempat Anda MCK.

Ngomongin soal camping, kalian harus bisa membedakan musim di Indonesia. Yang satunya adalah musim kemarau, satunya lagi adalah musim penghujan. Kelihatannya sih fine-fine aja. Kalau di musim kemarau siapa saja sih berani-berani aja. Gak bakal ketakutan sama hujan deras yang turun dadakan. Gak punya was-was sama resiko hipotermia karena perubahan suhu mendadak. Tapi jika pilih musim penghujan, sebenarnya aman gak tho buat kegiatan ini ?

Jawabannya: bisa aman, asal kamu tau trik dan persiapannya. Tapi kalau kamu asal-asalan ya bisa malah menjadi resiko atau sebuah petaka ya sob.

Musim hujan emang suka ngeselin karena cuacanya berubah-ubah. Tapi sekarang udah banyak aplikasi cuaca yang bisa bantu kamu prediksi hujan. Coba cek ramalan cuaca beberapa hari sebelum berangkat. Jangan nekat kalau emang diprediksi bakal hujan gede terus.

Camping di hutan tropis atau gunung saat musim hujan bisa berisiko banjir atau longsor. Jadi, penting banget pilih tempat yang punya kontur aman dan gak deket sungai. Banyak juga camping ground yang udah siapin tempat tenda di tanah datar dan dikasih saluran air, jadi gak rawan becek parah.

Jangan cuma bawa tenda asal-asalan. Kamu butuh tenda yang waterproof, minimal punya flysheet dan alas anti air. Selain itu, bawa juga raincoat, jas hujan, dan cover buat ransel kamu. Sepatu? Pilih yang tahan air, karena jalanan bakal becek dan licin.

Karena susah bikin api unggun waktu hujan, mending kamu bawa makanan instan atau makanan siap saji. Kompor portable juga oke banget, tapi pastiin kamu masak di tempat yang teduh, ya.

Musim hujan bikin suhu makin dingin, apalagi di daerah pegunungan. Bawa sleeping bag tebal, jaket hangat, dan pakaian ganti yang kering. Kalau baju kamu basah dan gak diganti, bisa-bisa kamu kena hipotermia. Bahaya banget!

Camping di musim penghujan itu boleh-boleh aja, tapi kamu harus super siap dan gak asal gas doang. Peralatan harus lengkap, lokasi harus aman, dan mental harus kuat. Kalau kamu udah siapin semuanya, camping saat hujan bisa jadi pengalaman seru dan berkesan, bahkan lebih romantis dan adem suasananya.