Sewa Elf Jakarta ke Gunung Lawu Sahabat Hiking

Sewa Elf Jakarta Gunung Lawu, Sahabat Hiking Kamu

WA : 0812-8044-0322

Selain sebagai lokasi pendakian, gunung Lawu juga memiliki banyak tempat wisata. Tak heran jika banyak wisatawan yang sengaja datang ke gunung Lawu untuk mengisi liburan. Jika anda juga berniat untuk liburan di gunung ini, anda bisa menggunakan sewa elf Jakarta Gunung Lawu dari Batavia Trans.

Ada berbagai tempat wisata yang bisa anda singgahi dengan sewa elf Jakarta gunung Lawu. Namun, jika anda adalah petualang sejati, aktivitas mendaki tentunya tak akan luput dari daftar petualangan anda kali ini. bukan begitu ?

Karena itu, Batavia Trans menawarkan fasilitas keduanya sekaligus. Yaitu sebagai perjalanan wisata maupun sebagai partner perjalanan pendakian anda. Keduanya sama-sama memberikan fasilitas terbaik dengan harga sewa yang tergolong murah dan terjangkau.

Sisi Lain Gunung Lawu

Gunung Lawu memiliki ketinggian sekitar 3.265 mdpl, dan terletak di 3 kabupaten, serta 2 provinsi. Diantaranya kabupaten Karanganyar di Provinsi Jawa Tengah dan kabupaten Ngawi serta Magetan yang berada di provinsi Jawa Timur.

Anda bisa mencapai gunung Lawu dari ketiga kabupaten tersebut, hanya dengan sewa elf Jakarta gunung Lawu dari Batavia Trans. Baik itu untuk melakukan pendakian, maupun untuk mengunjungi setiap obyek wisata yang ada disana.

Gunung Lawu memiliki 3 puncak, yaitu Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumillang dan Hargo Dumilah. Dimana puncak tertinggi  yaitu puncak Hargo Dumilah. Menurut mitos masyarakat setempat, Hargo Dalem merupakan tempat prabu Brawijaya menghilangkan diri secara gaib, sementara pengawalnya yang bernama Sabdopalon, menghilangkan diri secara gaib di Hargo Dumillang.

Sementara, 2 kepala dusun yang saat itu ikut pergi ke puncak gunung Lawu , diberi gelar Sunan Lawu dan Kyai Jalak. Sunan Lawu akhirnya menjadi penguasa gunung Lawu, sementara Kyai Jalak menjadi penjaganya. Dalam sebuah cerita, keduanya akhirnya menjelma menjadi mahluk gaib dan membawahi semua mahluk gaib yang berada di gunung Lawu.

Selain tempat-tempat tersebut, ada juga tempat lain di gunung Lawu yang diduga menyimpan misteri. Ada juga mitos seputar pasar setan Dieng, dimana para pendaki selalu diusik dengan suara-suara bising layaknya di pasar. Dengan disertai ramainya suara orang yang menjajakan dagangan. Jika memang pendaki mendengar suara seperti itu, maka disyaratkan agar pendaki membuang salah satu bawaannya, sebagai cara melakukan barter.

Jika diabaikan, penduduk setempat meyakini bahwa orang tersebut akan tertimpa sial. Namun terlepas dari benar tidaknya cerita mistis tersebut, yang jelas gunung Lawu menyimpan pesonanya sendiri. Dengan keindahan puncaknya beserta segala kekayaan hutannya. Menjadikan gunung ini tak pernah luput dari pusat perhatian para wisatawan.

Obyek Wisata Sekitar Gunung Lawu

Sebelum ataupun sesudah anda melakukan pendakian, tak ada salahnya jika anda menyempatkan terlebih dahulu untuk masuk ke area obyek wisata yang ada disekitar gunung Lawu. Selain bisa menikmati fasilitas obyek wisata tersebut, anda juga bisa mengeksplor keindahan gunung Lawu dari lereng dan kaki gunung Lawu.

Semua obyek wisata tersebut, bisa anda kunjungi hanya dengan sewa elf Jakarta gunung Lawu dari Batavia Trans. Jadi anda tak usah khawatir untuk mencari jasa transportasi yang mau mengantarkan anda hingga ke sana, karena Batavia Trans bisa mengantarkan anda langsung ke lokasi.

Untuk rekomendasi perjalanan wisatamu di gunung Lawu. Maka kami berikan beberapa pilihan obyek wisata terbaik gunung Lawu. Diantaranya :

1.Candi Cetho

Candi Cetho merupakan candi peninggalan Hindu yang berada di kaki gunung Lawu. Berada di ketinggian 1.496 mdpl, Candi cetho banyak dikunjungi wisatawan, terutama yang ingin mempelajari mengenai sejarah masa lalu.

Tiket masuk Candi Cetho sebesar 10 ribu rupiah, untuk wisatawan domestik. Dan 30 ribu rupiah untuk wisatawan mancanegara. Sebelum anda memasuki kawasan Candi Cetho ini, anda akan terlebih dahulu melewati perkebunan teh Kemuning.

2. Candi Sukuh

Selain candi Ceytho, ada satu candi lagi yang berada di kawasan gunung Lawu. Namanya candi Sukuh. Candi ini juga masih sering dijadikan tempat peribadatan bagi umat Hindu di sekitar gunung Lawu.

Untuk sampai di lokasi ini, anda bisa menggunakan sewa elf Jakarta gunung Lawu, dan turun dari elf tepat di gerbang pintu masuk kawasan gunung Lawu. Tiket masuk candi Sukuh ini yaitu sebesar 7 ribu rupiah.

3. Perkebunan Teh Kemuning

Sebelum anda memasuki kawasan obyek wisata candi Cetho, pastinya anda akan memasuki kawasan perkebunan teh ini. Berlokasi tepat di kaki gunung Lawu, obyek wisata ini selalu menarik perhatian para wisatawan.

Banyak yang menghabiskan liburan akhir pekan mereka dengan mengunjungi perkebunan teh ini. Udaranya yang sejuk serta pemandangan kebun teh yang hijau makin menambah daya tarik obyek wisata perkebunan teh Kemuning ini.

4. Bumi perkemahan Sekipan Tawang Mangu

Selain wisata candi, di sekitar gunung Sewu juga terdapat bumi perkemahan, yang bernama bumi perkemahan Sekipan. Tempat ini sering dijadikan wisata camping keluarga maupun lokasi pengenalan mahasiswa baru oleh beberapa kampus yang ada di sekitar  Jawa Tengah.

Anda cukup menggunakan sewa elf Jakarta gunung Lawu yang menuju TawangMangu, Kabupaten Karanganyar, dan membayar tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah saja, untuk masuk ke lokasi kawasan wisata ini.

5. Bukit Sekipan

Selain bumi perkemahan Sekipan, juga ada obyek wisata yang bernama bukit Sekipan. Lokasinya berada di Kecamatan Tawangmangu, kabupaten Karanganyar, provinsi Jawa Tengah. Obyek wisata ini menawarkan berbagai fasilitas. Diantaranya waterboom, outbond, rumah halloween, taman, spot foto, dan masih banyak lagi.

Selain fasilitas tersebut, ada juga beragam wahana permainan lain, seperti kora-kora, super rally, kiddy boat, boom boom car, carrousel, mini car, dan lain. Harga tiket masuknya dihitung per paket, dengan berbagai fasilitas dan wahana permainan. Harga per paket dimulai dari harga 50 ribu hingga 100 ribu rupiah.

6. Grojogan Sewu

Grojogan Sewu merupakan obyek wisata berupa air terjun. Loaksinya masih berada di kecamatan Tawangmangu. Dan menjadi obyek wisata favorit di sekitar gunung Lawu. Untuk sampai ke lokasi ini, anda bisa menggunakan sewa elf Jakarta gunung Lawu, dan setelah sampai di kawasan wisata, anda juga diharuskan untuk menaiki tangga sejumlah 1.250 anak tangga, barulah sampai di air terjun.

Meskipun begitu, obyek wisata Grojogan Sewu ini tak pernah sepi pengunjung. Hampir setiap libur akhir pekan, tempat ini selalu dipenuhi pengunjung. Terutama yang ingin melakukan pendakian, maupun hanya sekedar untuk menikmati keindahan Grojogan Sewu dari dekat.

Jalur Pendakian Gunung Lawu

Bagi anda yang ingin melakukan pendakian di gunung Lawu, anda bisa memilih jalur pendakian yang banyak direkomendasikan para pendaki. Diantaranya jalur pendakian via Cemoro Sewu, via Cemoro Kandang, via candi Cetho, via Jogorogo maupun via Singo Langu.

Semua basecamp dari jalur pendakian tersebut bisa diakses dengan sewa elf Jakarta gunung Lawu dari Batavia Trans. Jadi ada baiknya, jika anda memilih Batavia Trans sebagai partner perjalanan anda sebelum melakukan pendakian.

Berikut ini, kami akan jelaskan beberapa jalur pendakian yang sering dijadikan jalur pendakian favorit bagi para pendaki. Diantaranya :

1.jalur Pendakian Via Cemoro Sewu

Jalur pendakian via Cemoro Sewu ini memiliki 5 pos, dengan track jalan berbatu dan sedikit terjal. Pos 1 ditandai dengan sebuah warung dan shelter, sementara di pos 2 anda bisa menemukan sebuah shelter yang letaknya disisi tebing.

Pos 3 juga ditandai dengan adanya shelter. Hanya saja, bangunan shelternya sudah lumayan rusak. Dengan dinding dan atap yang sudah tidak ada. Dari pos 3, track berupa jalan terbuka. Namun pos 4 ini hanya ditandai dengan sebuah papan nama bertuliskan pos 4. Tidak ada shelter ataupun yang lainnya.

Dari pos 4, anda akan menemukan sumber mata air yang bernama Sendang Drajat. Dan di pos 5, anda akan menemukan warung Mbok Yem, yang merupakan warung yang berada di kawasan gunung Lawu. Disini juga disediakan penginapan bagi para pendaki yang tidak membawa tenda. Dari pos inilah, baru anda bisa melanjutkan perjalanan hingga ke puncak Hargo Dalem.

2. Jalur Pendakian Via Cemoro Kandang

Jalur pendakian via Cemoro Kandang memiliki basecamp dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari basecamp via Cemoro Sewu. Jaraknya kurang lebih hanya 200 meter saja. Jika anda menggunakan sewa elf Jakarta gunung Lawu, anda bisa sampai lokasi basecamp keduanya dengan tepat waktu.

Perincian jalur pendakian via Cemoro Kandang ini bisa dilihat dibawah ini :

  • Dari basecamp menuju pos 1 Taman Sari Bawah, kurang lebih 1 jam perjalanan.
  • Pos 1 ke pos 2 Taman Sari Atas, kurang lebih 1 jam pendakian.
  • Berlanjut ke pos 3 Penggik, waktu tempuhnya sekitar 2 jam pendakian dari pos 2.
  • Dari pos Penggik ke pos 4 memerlukan waktu sekitar 2 jam.
  • Butuh 1 jam dari perjalanan pos 4 menuju pos 5
  • Dan dari pos 5 ke puncak Hargo Dalem memerlukan waktu sekitar 1 jam.
  • Dari Hargo Dalem, anda bisa turun ataupun melanjutkan pendakian hingga Hargo Dumillah.
  • Jika melanjutkan pendakian, anda bisa menuju pos 6, kemudian melanjutkan perjalanan hingga Hargo Dumillah. Waktu pendakian sekitar 1 jam dari Hargo Dalem menuju Hargo Dumillah.

Dengan demikian, waktu pendakian via Cemoro Kandang ini sekitar 9 jam perjalanan, jika tidak mengalami kendala.

3. Pendakian Gunung Lawu Via Candi Cheto

Pendakian dengan jalur ini bisa anda tempuh dengan sewa elf Jakarta gunung Lawu dan berakhir di kawasan Candi  Cheto. Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 Mbah Branti, anda akan melewati candi Kethek,candi Cheto dan perkebunan warga.

Dari pos 1, anda akan memasuki hutan damar dan puspa. Tracknya sedikit menajak dan terjal. Setibanya di pos 2, anda bisa mendirikan tenda. Dari sini, anda akan melanjutkan pendakian dengan melewati track yang dipenuhi pohon-pohon akasia. Sesampainya di pos 3 Cemoro Dowo, anda bisa mengisi persediaan air minum. Karena disini terdapat sumber mata air.

Dari pos 3, track semakin menanjak dan sedikit curam. Dan anda juga akan melewati sebuah hutan pinus, hingga akhirnya tiba di pos 4 Penggik. Dari pos 4, perjalanan dilanjutkan dengan track yang sedikit melandai. Di perjalanan, anda akan menjumpai savana. Namun jika anda ingin mendirikan tenda, sebaiknya anda lanjutkan perjalanan hingga ke pos 5 Bulak Peperangan.

Perjalanan selanjutnya dengan track yang tidak terlalu terjal. Apalagi jika anda telah sampai di Gupak Menjangan, yang merupakan savana berukuran luas. Jika beruntung, anda akan melihat telaga musiman juga beberapa menjangan berkeliaran di sekitar area ini.

Dari Gupak Menjangan, anda bisa meneruskan perjalanan sengan jarak sekitar 712 meter. Maka anda bisa sampai di pasar Dieng, yang sering disebut juga dengan pasar setan. Barulah anda bisa melanjutkan pendakian hingga Hargo Dalem, mampir di warung Mbok Yem, ataupun melanjutkan perjalanan hingga ke Hargo Dumillah.

4. Via Jogorogo

Jalur pendakian via Jogorogo ini jarang digunakan oleh para pendaki, dan digunakan oleh para peziarah yang ingin pergi puncak gunung Lawu. Tracknya curam dengan semak belukar yang masih menutupi jalur pendakian.

Jika anda memilih jalur ini, setelah anda sewa elf Jakarta gunung Lawu menuju kabupaten Ngawi. Dan ada baiknya anda  mengajak ahi navigasi untuk ikut serta agar tidak tersesat nantinya. Jalur pendakian ini merupakan jalur terpanjang, dengan durasi normal minimal 8 jam pendakian, namun bisa sampai 2 hingga 3 hari perjalanan, jika dihitung dengan waktu untuk beristirahat.

Jalur ini melewati 5 pos, yaitu Mukadam, Bulak Akasia, Pos Pendem, Pos Ondorente dan jurang Mele. Barulah anda akan sampai di savana dan Bulak peperangan , yang merupakan tempat bertemunya para pendaki yang mendaki via Candi Cetho. Dari sana, anda bisa langsung menuju puncak Hargo Dalem, kemudian lanjut ke puncak Hargo Dumillah.

5. Via Singolangu

Jalur pendakian via Singolangu ini memiliki 5 pos pendakian. Merupakan jalur pendakian yang ada sejak tahun 1980an, namun hanya digunakan untuk para peziarah saja. Baru di tahun 2019 silam, jalur ini diresmikan untuk umum.

Lokasi basecampnya berada di Singolangu, Magetan, provinsi Jawa Tengah. Bagi anda yang menggunakan sewa elf Jakarta gunung Lawu agaknya tak akan kesulitan untuk sampai di lokasi basecamp.

Jalur pendakian Singolangu ini tidak hanya menawarkan jalur pendakian dengan track yang lumayan terjal, namun juga menawarkan pemandangan di sepanjang perjalanan. Anda dapat menemukan batu tempat sembahyang prabu Brawijaya yang dikenal dengan pos 1. Juga Cemoro Lawang yang merupakan tempat berkumpulnya prabu Brawijaya beserta para pengawalnya.

Sewa Elf jakarta Gunung Lawu, Selalu Sedia Mengantar Anda Hingga Ke Gunung Lawu

Untuk sampai ke gunung Lawu dengan mudah, anda diharuskan untuk memilih alat transportasi yang tepat. Mengingat rute ke arah gunung Lawu yang sulit dijangkau oleh kendaraan umum. Namun itu tidak berlaku jika anda sewa elf Jakarta ke gunung Lawu dari Btavia Trans.

Karena selain fasilitasnya yang lengkap, juga harga sewanya yang terbilang murah di kantong. Bayangin za, untuk sewa elf Jakarta gunung Lawu dengan elf tipe long standar, harga sewanya cuman 7,5 juta rupiah za… Belum lagi jika anda memilih elf dengan tipe long deluxe, harga sewanya hanya 8,2 juta rupiah.

Dan ternyata, harga sewa tersebut sudah all in sama bahan bakar, biaya makan, ongkos tol, parkir dan ongkos serta tip sopir. Sementara untuk fasilitasnya, armada elf yang ada di Batavia Trans bisa menampung hingga 15 orang penumpang. Namun, karena fasilitas bagasinya merupakan bagasi keril, maka diusahakan agar jangan membawa barang bawaan berlebih ataupun melampaui batas.

Untuk keberangkatannya sendiri, Batavia Trans akan memulai keberangkatan pada pukul 20.00 WIB , yang dimulai dari Jakarta. Dan akan menjemput anda kembali tepat di hari ketiga setelah pengantaran. Di lokasi yang sama namun di waktu yang berbeda. Yaitu sekitar pukul 18.00 WIB.

Itu beberapa informasi mengenai gunung Lawu. Apapun tujuan anda ke gunung Lawu, apakah mau sekedar berwisata, maupun untuk melakukan pendakian. Hanya selalu pastikan perjalanan anda dengan Batavia Trans, terutama perjalanan wisata anda ke gunung Lawu. Tentunya dengan sewa elf Jakarta Gunung Lawu.