Sewa Elf Ziarah Cirebon Dan Kuningan Antar Jemput

Sewa Elf Ziarah Cirebon Dan Kuningan

WA : 0812-8044-0322

Cirebon dan Kuningan merupakan 2 kabupaten di Jawa Barat yang bukan hanya dikenal sebagai tempat wisata hiburan, tapi juga dikenal sebagai wisata religinya. Karena itu, Batavia Trans memberikan program khusus bagi para peziarah yang ingin melakukan wisata religi dengan memberikan layanan sewa elf ziarah Cirebon dan Kuningan.

Dengan layanan tersebut, diharapkan agar para peziarah bisa langsung pergi ke 2 tempat tersebut sekaligus dan dalam satu kali perjalanan. Dengan demikian, kegiatan ziarah bisa berlangsung dengan khusyu tanpa terganggu dengan masalah transportasi.

Nah, bagi anda yang telah merencanakan kegiatan ziarah ke 2 tempat tersebut. Tak ada salahnya untuk booking Batavia Trans sekarang juga. Karena sewa elf ziarah Cirebon Kuningan sering full order jika di bulan-bulan tertentu, yang notabene menjadi puncak dari aktivitas ziarah ini.

Cirebon Dan Kuningan, 2 Tempat Namun 1 Makna

Cirebon diambil dari bahasa Sunda yang bermakna air rebon. Hal ini dikaitkan dengan mata pencaharian penduduknya yang menjadi nelayan penangkap udang rebon. Selain sebagai nelayan, mereka juga dikenal dengan produsen pembuatan terasi, petis dan garam. Yang salah satunya berbahan dasar udang rebon ini. Dan air bekas pembuatan terasi dan petis ini disebut juga air rebon.

Selain udang rebon, beras adalah salah satu komoditi terbesar dari kabupaten ini. Cirebon sendiri merupakan wilayah Jawa Barat paling timur, yang sekaligus berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan geografisnya, wilayah Cirebon terbagi ke dalam 2 kategori wilayah. Yaitu wilayah dengan dataran rendah di bagian pesisir yang merupakan jalur pantura. Sementara wilayah lainnya berupa ketinggian, yang ditandai dengan adanya gunung Ceremai, yang berbatasan dengan kabupaten Kuningan dan kabupaten Majalengka.

Sementara Kuningan merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang memiliki suhu udara yang lebih rendah jika dibandingkan dengan kabupaten Cirebon. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagi petani, namun sebagian lagi menjadi pedagang dan pegawai pemerintahan.

Kuningan terkenal dengan berbagai kesenian tradisionalnya. Salah satu diantaranya yaitu sintren, tayuban, sandiwara rakyat, reog sunda, kuda lumping, tradisi kawin cai, calung, tari buyung, balap kuda saptonan, dan masih banyak lagi.

Di bulan-bulan tertentu dalam penanggalan hijriah. Diantaranya di pertengahan bulan Maulud, Rajab, syaban serta syawal, Kabupaten Cirebon dan Kuningan sering ramai dikunjungi peziarah. Hal ini dikarenakan di kedua tempat tersebut terdapat banyak wisata religi yang menjadi tujuan para peziarah.

Meskipun di bulan-bulan tersebut, merupakan puncak dari aktivitas ziarah. Namun tidak menutup kemungkinan, bahwa di bulan-bulan yang lainnya, kedua tempat tersebut masih sering didatangi peziarah. Karena alasan itu pula, Batavia Trans memberikan layanan sewa elf ziarah ke cirebon dan Kuningan.

Wisata Religi Cirebon Dan Kuningan

Dengan menggunakan sewa elf ziarah Cirebon dan Kuningan dari Batavia Trans, anda akan diantarkan hingga ke 2 lokasi tempat ziarah tersebut dalam 1 kali perjalanan. Jadi, anda tak akan ribet lagi untuk gonta-ganti transportasi, seperti halnya jika anda menggunakan transportasi umum.

Sebagai tempat wisata religi, Cirebon dan Kuningan banyak memiliki kawasan dan tempat-tempat yang memiliki unsur keagamaan. Diantaranya :

1.Cirebon

Ada beberapa tempat di Cirebon yang sering dikunjungi para peziarah. Baik itu berupa tempat peribadatan maupun tempat petilasan hingga makam  Waliyulloh. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di bawah ini.

a.Makam Sunan Gunung Djati

Sunan Gunung Djati merupakan satu dari sembilan wali ( wali Songo ) yang berperan dalam menyebarkan Islam di kawasan nusantara. Khususnya pulau Jawa. Sunan Gunung Djati sendiri bernama asli Raden Syarif hidayatulloh, yang merupakan putra dari Rara Santang, dan sekaligus cucu dari Prabu Siliwangi.

Bangunan makamnya sendiri berarsitektur budaya Jawa, Arab dan Tiongkok. Hal ini dilihat dari desain dan bangunan makam yang merupakan perpaduan dari 3 unsur budaya tersebut. Bentuk atap pada makam lebih menyerupai rumah joglo, yang merupakan bangunan asli Jawa.

Sementara dari berbagai ornamen yang ada di makam ini nampak budaya Tiongkok melekat disana. Hal ini dikarenakan banyaknya hiasan pada dinding yang berupa porselen dan keramik, yang notabene merupakan hiasan yang biasanya digunakan oleh masyarakat Tiongkok. Adanya guci-guci yang terbuat dari keramik juga makin menambah unsur oriental pada makam tersebut.

Unsur Arab terlihat dari berbagai ukiran serta banyaknya kaligrafi yang menghiasi dinding makam. Selain ketiga unsur budaya tersebut, ada keunikan lain yang ada di makam Sunan Gunung Djati ini, yaitu pintu masuknya yang berjumlah 9 pintu.

Pintu-pintu tersebut memiliki nama yang berbeda-beda. Namun hanya pintu 1 hingga ke 5 saja, yang bisa digunakan peziarah. Sisanya digunakan hanya untuk kalangan keturunan sunan gunung Djati saja. Jika anda ingin berziarah ke makam ini, anda tak perlu khawatir. Anda tinggal hubungi Batavia Trans, dan anda akan kami antar hingga lokasi dengan sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan.

b. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid Agung Sang cipta dibangun oleh sunan Gunung Djati yang dibantu oleh sunan Kalijaga. Disitu Sunan Kalijaga menjadi arsiteknya…

Nama masjid ini diambil dari gabungan dari 3 kata. Yaitu sang yang berarti keagungan, cipta yang bermakna yang dibangun, dan rasa yang artinya digunakan. Bangunan pada masjid ini perpaduan antara 3 budaya, yaitu Demak, Majapahit dan dan Cirebon.

Keunikan dari masjid ini yaitu adanya penggunaan bata merah yang mendominasi bangunan, hingga pintu masuk utama yang sengaja lebih rendah dari pintu yang lainnya. Hal ini dimaksudkan agar peziarah dan jamaah masjid untuk menundukkan diri saat memasuki masjid.

Seperti diketahui, jumlah pintu yang ada di bangunan masjid ini berjumlah 9 pintu, yang bermakna angka dari jumlah Wali Songo. Keunikan lainnya yaitu tidak adanya atap dalam masjid dan juga adanya adzan pitu. Adzan pitu ini yaitu adzan yang dilakukan oleh 7 muadzin secara bersamaan, dan dalam satu waktu. Dan juga adanya sumber mata air yang diyakini bisa membuat awet muda.

Masjid Sang Cipta Rasa merupakan masjid tertua di Cirebon, yang dibangun pada tahun 1480 masehi. Jika anda ingin mengunjungi masjid ini, anda bisa sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan dari Batavia Trans. Karena kami akan mengantarkan anda hingga ke tempat ini, dan tempat-tempat wisata religi lainnya, yang ada di Cirebon.

c. Petilasan Sunan Kalijaga

Satu lagi tempat wisata religi di Cirebon yang bisa anda kunjungi dengan sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan. Nama tempatnya yaitu petilasan sunan Kalijaga. Petilasan ini merupakan rumah tempat tinggal sunan Kalijaga selama beliau di Cirebon, dalam membantu sunan Gunung Djati dalam penyebaran islam di Cirebon.

Bangunan rumah tersebut masih seperti bangunan aslinya. Yaitu adanya tempat tidur berikut kelambu hingga sumur wasiat peninggalan sunan Kalijaga. Lokasi tempat petilasan ini berada di kelurahan Kalijaga, kecamatan Harjamukti Cirebon.

Dikisahkan, sunan Kalijaga dinikahkan dengan putri dari sunan Gunung Djati. Kala itu, ada beberapa santri yang ikut beliau ke Cirebon, dalam misi menyebarkan islam. Namun saat sholat Jumat, santri-santri tersebut tidak mengindahkan perintah untuk shalat jumat, dan malah asyik mencari ikan di sungai.

Mendengar hal itu, sunan Kalijaga berkata dalam hati, bahwa orang yang tidak melaksanakan sholat jumat sama dengan kera. Hal ini juga yang menjadi mitos dari keberadaan kera-kera yang menjadi penjaga tempat petilasan sunan Kalijaga. Konon, kera-kera tersebut adalah jelmaan santri-santri yang dikutuk tersebut.

Terlepas dari benar tidaknya cerita tersebut, tempat petilasan sunan Kalijaga ini sering didatangi para peziarah. Terutama bagi peziarah yang juga berziarah ke makam Sunan Gunung Djati. Apalagi di bulan-bulan tertentu, tempat ini tak pernah luput sebagai tujuan wisata religi.

2. Kuningan

Selain Cirebon, Kuningan juga menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi para peziarah. Karena disini juga banyak terdapat tempat-tempat yang memiliki unsur keagamaan yang menjadi ciri wisata religi. Anda juga bisa melakukan kegiatan ziarah ke kuningan hanya dengan sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan.

Jika di Cirebon, wisata religinya didominasi oleh wisata religi bagi umat islam. Maka berbeda halnya dengan wisata religi di Kuningan. Karena selain terdapat wisata religi Bagi peziarah umat islam, disini juga terdapat beberapa tempat yang diziarahi oleh umat agama lainnya. Untuk lebih jelasnya mengenai wisata religi Kuningan, bisa disimak dibawah ini,

a.Sumur Sikajayaan

Sumur Sikajayaan merupakan petilasan para wali songo. Dulunya tempat ini dijadikan tempat berkumpulnya para wali songo, sekaligus sebagai tempat itikaf para wali tersebut. Maka di tempat tersebut, ada larangan agar perempuan tidak memasuki kawasan petilasan ini.

Sumur Sikajayaan merupakan sumur sedalam 1 meter, dengan gentong didalamnya yang berfungsi sebagai wadah air. Air ini dipercaya berkhasiat, sehingga ramai peziarah yang datang ke petilasan ini, selain untuk berziarah juga untuk mengambil air di sumur tersebut.

Jika anda salah satunya. Maka anda hanya perlu sewa ef ziarah ke Cirebon dan Kuningan dari Batavia Trans saja. Dan kami akan mengantarkan anda hingga ke sumur Sikajayaan ini, yang berada di desa Kaduela, kecamatan Pasawahan, kabupaten Kuningan. Sekitar 45 menit dari pusat kabupaten Kuningan. Dan 1 jam perjalanan jika dari kabupaten Cirebon.

Sikajayaan sendiri merupakan asal kata dari jaya, yang diharapkan dengan adanya sumur ini bisa membawa kejayaan bagi masyarakat sekitarnya. Namun ada juga yang menyebutkan bahwa nama Sikajayaan ini diambil dari nama mbah Kajayaan, yang merupakan sesepuh di tempat tersebut, yang juga seorang wali yang berasal dari Cirebon.

b. Goa Maria Sawer Rahmat

Goa Maria Sawer Rahmat merupakan tempat peribadatan bagi umat katolik, yang juga dijadikan wisata religi bagi para umat katolik. Pada hari-hari tertentu, tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh peziarah umat katolik yang ingin berdoa di sekitar goa.

Bagi umat katolik yang juga ingin berziarah dan berdoa di tempat ini, maka anda juga bisa menggunakan sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan dari Batavia trans. Dan kami akan mengantarkan hingga ke lokasi bukit Totombok, kecamatan Cigugur, kabupaten  Kuningan, tepatnya di dekat kawasan Curug Sawer, dimana goa ini berada.

Goa Maria Sawer Rahmat ini dibangun pada tahun 1990, oleh kardinal Tomko, yang merupakan kardinal gereja katolik di Slovakia.  Saat memasuki lokasi goa ini, peziarah umat katolik akan disambut patung bunda Maria berwarna putih, yang dibawahnya mengalir air yang berasal dari Curug Sawer.

Di dalam goa terdapat ruangan terbuka untuk misa dan ruang tertutup berupa altar. Untuk menuju ke lokasi goa ini, peziarah umat katolik terlebih dahulu harus melewati anak tangga yang disebut prosesi jalan salib. Dalam setiap perhentian, peziarah akan diminta untuk berdoa hingga ke lokasi goa.

c. 7 sumur Keramat Cibulan

7 sumur keramat Cibulan disebut-sebut sebagai tempat petilasan Prabu Siliwangi. Dan sering dijadikan tempat berziarah, khususnya bagi umat Hindu. Konon, air dari sumur tersebut memiliki banyak khasiat. Maka tak heran, jika banyak peziarah yang mengambil air dari ke-7 sumur ini untuk dibawa pulang.

Disekitar sumur tersebut, anda akan mendapati 2 kolam utama. Yang mana dalam kolam yang satu dihuni oleh ratusan ikan dewa. Sementara kolam lainnya hidup berbagai jenis ikan kancra putih. Ikan dewa ini dipercaya sebagai prajurit Prabu Siliwangi saat beliau bersemedi di kawasan 7 sumur keramat Cibulan tersebut.

Kolam ini memiliki kedalaman hanya 1 meter dengan luas sekitar 45 meter. Disini juga, para pengunjung bisa berendam dalam kolam bersama dengan ikan-ikan tersebut. Mengenai ikan dewa ini, para pengunjung dilarang untuk mengganggu bahkan membawa ikan tersebut. Jika itu terjadi, maka nasib buruk diyakini bisa datang kepada si pembawa ikan tersebut.

Untuk memasuki kawasan wisata religi ini, anda bisa menggunakan sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan dari Batavia Trans. Dan setelah turun dari elf, anda bisa langsung ke gerbang masuk dan membayar tiket sebesar 15 ribu saja. Berikut ongkos parkir sebesar 5 ribu rupiah untuk mobil, dan 3 ribu rupiah untuk motor.

Aktivitas Ziarah Akan Lebih Mudah, Hanya Dengan Sewa Elf Ziarah Ke Cirebon Dan Kuningan

Jika anda berniat untuk melakukan ziarah ke Cirebon dan Kuningan dalam waktu dekat ini. Maka sebaiknya anda cepat-cepat sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan dari Batavia Trans. Karena hanya Batavia Trans yang bisa diandalkan dalam kegiatan ziarah anda.

Selain itu, ada beberapa keunggulan dari sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan ini. Diantaranya :

  • Harga sewa yang murah, dan sudah termasuk bahan bakar dan ongkos sopir.
  • Armada elf yang baru.
  • Ruang dalam elf yang luas dan tempat duduk yang nyaman.
  • Full AC serta terdapat berbagai fasilitas lainnya.
  • Kapasitas elf bisa menampung hingga 15 peziarah.
  • Ada 2 tipe elf yang digunakan dalam sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan Yaitu tipe long standar dan tipe long deluxe.
  • Ditemani sopir yang mahir dan profesional.
  • Lokasi meeting point yang bisa dipilih, yaitu bisa dilakukan di Jakarta, Bekasi maupun Depok.
  • Pemesanan yang mudah.

Itu dia beberapa wisata religi yang bisa anda kunjungi dengan sewa elf ziarah ke Cirebon dan Kuningan dari Batavia Trans. Untuk perjalanan ziarah, ada baiknya anda booking dari sekarang, karena di waktu-waktu tertentu, Batavia Trans sering full order untuk sewa elf dengan tujuan ziarah ini.  Jadi, pastikan dulu sewa elf nya, baru siapin yang lainnya…