Sewa Elf Jakarta Ziarah Panjalu, Pamijahan dan Haruman

Sewa Elf Jakarta Ziarah Panjalu, Pamijahan Dan Haruman

WA : 0812-8044-0322

Panjalu, Pamijahan dan Haruman merupakan wilayah-wilayah di Jawa Barat, yang banyak dikunjungi para peziarah. Hal ini berkaitan dengan adanya beberapa makam waliyulloh yang terdapat di 3 tempat tersebut. Dan bagi anda yang ingin berziarah ke 3 tempat tersebut dalam 1 kali perjalanan, kami berikan layanan sewa elf Jakarta ziarah Panjalu, Pamijahan dan Haruman.

Dengan layanan sewa ini bisa sedikit memudahkan para peziarah yang ingin berkunjung ke 3 tempat tersebut, tanpa harus mencari alat transportasi lain, layaknya jika menggunakan angkutan umum. Karena Batavia Trans akan memfasilitasi, dengan pelayanan sewa elf Jakarta ziarah Panjalu, Pamijahan dan Haruman ini.

Jadi anda tinggal duduk dalam elf dan menikmati fasilitas yang kami sediakan. Baru setelah sampai lokasi, kami akan memberitahukan. Sehingga anda bisa mempersiapkan segala sesuatunya untuk kegiatan ziarah ini. Sementara, barang bawaan yang tidak ingin anda bawa, bisa anda tinggalkan dalam elf. Karena sopir kami yang akan membawa barang-barang anda selagi anda berziarah.

Panjalu, Pamijahan dan Haruman, 3 Tempat Sakral Di Priangan Timur

Ciamis, Tasikmalaya serta Garut adalah 3 kabupaten di Jawa Barat yang dikenal dengan sebutan priangan timur. Di 3 kabupaten inilah, 3 tempat sakral, yaitu Panjalu, Pamijahan dan Haruman berada.

Jika anda berpikir bahwa mengunjungi 3 lokasi tersebut tidak bisa dilakukan dengan satu alat transportasi saja. Maka anda keliru. Karena kami akan mengantarkan anda hanya dengan satu armada transportasi, dan dalam 1 waktu perjalanan. Yaitu dengan sewa elf Jakarta ziarah Panjalu, Pamijahan dan Haruman.

Panjalu termasuk dalam wilayah Ciamis, sementara Pamijahan berada di Kabupaten Tasikmalaya. Dan Haruman sendiri terletak di kawasan Garut. Kenapa ketiga tempat tersebut dikatakan sebagai tempat sakral ? Karena di ke-3 tempat tersebut, terdapat beberapa makam wali, yang berperan besar dalam penyebaran agama Islam di Jawa Barat.

Untuk lebih jelasnya mengenai 3 tempat sakral tersebut, bisa disimak dalam ulasan di bawah ini, diantaranya :

1.Panjalu

Panjalu sendiri merupakan sebuah wilayah di kabupaten Ciamis bagian utara. Wilayah ini merupakan bekas peninggalan kerajaan Panjalu masa dulu. Tak heran, jika di Panjalu banyak ditemukan barang-barang peninggalan sejarah.

Di pusat Panjalu terdapat sebuah danau yang bernama Situ Lengkong. Konon, danau ini terbentuk dari tumpahan air zam zam yang dibawa oleh Prabu Boros Ngora. Kala itu Prabu Boros Ngora yang merupakan raja dari Panjalu bertarung dengan Sayidina Ali dari Mekkah.

Karena kalah bertarung, maka kemudian Prabu Boros Ngora memeluk agama islam dan bergelar Syekh Abdul Iman. Sebelum pulang, Sayidina Ali menghadiahkan pedang ,cis ( tombak bermata dua ) dan pakaian kebesaran.Selain ketiga barang tersebut, tak lupa Sayidina Iman menciduk air zam-zam yang ditaruh dalam gayung pemberian ayahnya, Prabu Sanghyang Cakradewa.

Seperti diketahui, sang prabu meminta anaknya tersebut untuk mencari ilmu sejati yang bisa mengalahkan ilmu hitam yang ada pada diri putranya tersebut. Sebelum pergi, sang Prabu Sanghyang Cakradewa membekali sang putra sebuah gayung berlubang.

Jika ternyata, air yang dibawa putranya tersebut tidak menetes hingga panjalu, berarti putranya tersebut sudah menemukan ilmu sejati. Maka dari itu, Prabu Boros Ngora membawa air zam-zam tersebut dengan gayung berlubang hingga panjalu. Air tersebut kemudian ditumpahkan di lahan seluas  51 hektar, hingga menjadi situ lengkong seperti saat ini.

Di pulau tengah danau tersebut, terdapat makam sang raja, yaitu Prabu Boros Ngora yang juga bergelar Syekh Abdul  Iman atau Syekh Adipati Prabu Hariang Kencana. Pada waktu tertentu, tempat ini ramai dikunjungi peziarah. Selain situ Lengkong, di Panjalu juga terdapat bumi alit, yang merupakan tempat penyimpanan benda-benda pusaka kerajaan Panjalu.

Wisata religi yang sering didatangi peziarah diantaranya :

a.Makam Prabu boros Ngora/Syekh Abdul Iman/Syeikh Adipati  Prabu Hariang Kencana

Makam Prabu Boros Ngora, atau dengan nama lain Syeikh Abdul Iman berada di pulau di tengah situ Lengkong. Nama pulau tersebut dikenal dengan nama Nusa Gede/Nusa Larang. Sebelum memasuki nusa tersebut, peziarah yang menggunakan sewa elf Jakarta Panjalu Pamijahan dan Haruman dari Batavia Trans, diharuskan untuk menyeberang situ Lengkong.

Tarif perahu yang menuju ke lokasi makam sebesar 25 ribu rupiah per orang. Dengan kapasitas perahu yang bisa mengangkut peziarah hingga 10 orang. Di area makam, peziarah akan di sambut oleh 2 patung harimau. Dimana yang satu adalah harimau berwarna hitam, dan yang satu lagi harimau putih. Konon, keduanya adalah penjaga situ Lengkong dan makam Prabu Boros Ngora.

Prabu Boros Ngora sendiri merupakan putra raja Panjalu, Prabu Sanghyang Cakradewa, yang juga bergelar Adipati Prabu Hariang Kencana, menemani kakaknya Prabu Sanghyang Lembu Sapulur II menjadi penguasa Panjalu. Prabu Boros Ngora  juga lebih dikenal dengan sebutan mbah panjalu bagi masyarakat Panjalu dan sekitarnya.

b. Tradisi Nyangku

Tradisi nyangku merupakan prosesi penyucian barang-barang pusaka kerajaan Panjalu. Barang-barang pusaka tersebut yang sebelumnya disimpan di bumi alit, yaitu bangunan yang lebih mirip seperti museum,  kemudian dikeluarkan dan diarak hingga ke makam raja Panjalu yang berada di Nusa Gede, di tengah-tengah situ Lengkong.

Setelah melakukan ziarah di Nusa Gede, para pemangku adat dan juga kuncen Panjalu akan melakukan prosesi memandikan barang-barang pusaka di kawasan situ Lengkong. Dengan air yang berasal dari situ tersebut, barang-barang pusaka tersebut yang terdiri dari senjata, perkakas, alat perang hingga barang-barang lainnya yang merupakan peninggalan kerajaan Panjalu, dimadikan di area situ.

Setelah dimandikan, barang-barang tersebut kemudian disimpan lagi di bumi alit. Prosesi ini diadakan setahun sekali. Dan dilakukan di hari senin atau kamis terakhir di setiap bulan Rabiul Awal/Maulud.

Maka tak heran, jika di hari tersebut, jumlah peziarah akan membludak, hingga mencapai ribuan peziarah. Dan konon, karena air bekas penyucian barang-barang pusaka tersebut diyakini memiliki khasiat, maka  jangan heran, jika banyak peziarah turut membawa air ini untuk dibawa pulang.

2. Pamijahan

setelah dari Panjalu, kita beralih ke daerah Tasikmalaya, dengan sewa elf ziarah jakarta Panjalu, Pamijahan dan haruman dari Batavia Trans. Disini terdapat makam waliyulloh dan juga goa yang disebut-sebut sebagai petilasan wali.  Seperti juga Panjalu, Pamijahan juga banyak dikunjungi peziarah. Tepatnya di bulan-bulan seperti syawal, maulid/rabiul awal, rajab hingga syaban.

Peziarah yang umumnya berasal dari luar Tasikmalaya, bahkan dari kawasan pulau Jawa, serta beberapa dari wilayah Sulawesi dan Kalimantan, melakukan perjalanan ke Pamijahan dengan beberapa armada transportasi.

Meskipun ada juga yang menggunakan transportasi umum, namun ada baiknya untuk menggunakan kendaraan pribadi/ travel/bus wisata, ataupun dengan sewa elf ziarah Jakarta Panjalu Pamijahan dan  Haruman. Hal ini disebabkan, jika menggunakan transporatsi umum, anda akan direpotkan dengan gonta ganti kendaraan, karena umumnya jarang ada transportasi umum yang sampai lokasi.

Beberapa wisata religi yang ada di Pamijahan antara lain,

a.Makam syekh abdul Muhyi

Syeikh Abdul Muhyi dilahirkan di Mataram pada tahun 1650 masehi. Semenjak kecil, Syekh Abdul Muhyi telah dididik dengan ilmu agama islam yang kuat. Beliau pernah mesantren hingga ke Aceh, yang saat itu bernama Kuala.

Dari Kuala, beliau pergi ke Baghdad, Irak untuk berziarah ke Syekh Abdul Qodir Jaelani. Dari sana, sang guru kemudian mengajaknya untuk bermukim di Mekkah. Di sana, sang guru mendapat ilham bahwa salah satu muridnya akan memperoleh pangkat kewalian. Jika tanda-tanda tersebut telah diketahui, maka Syekh Abdul Rauf harus menyuruhnya pulang untuk menemukan sebuah goa.

Suatu hari, saat menjelang ashar, gurunya tersebut melihat sebuah sinar di diri Syeikh Abdul Muhyi. Teringat akan ilham yang diperolehnya beberapa lalu, Syeikh Abdul Muhyi akhirnya diizinkan pulang, untuk menyebarkan agama islam juga mencari sebuah goa yang dimaksud.

Tibalah akhirnya Syeikh Abdul Muhyi berkelana, dari tempat asalnya Mataram hingga ke Jawa Barat bersama seluruh keluarganya. Sembari menyebarkan agama islam, tak lupa beliau mencari sebuah goa yang dimaksud gurunya tersebut.

Tempat tersebut ditandai dengan tanda bahwa jika beliau menanam padi, maka hasil panennya tidak melebihi ataupun berkurang dari benih yang ditanam. Akhirnya dalam perjalanannya, Syeikh Abdul Muhyi menemukan tempat yang dimaksud.

Dan seperti sudah diramalkan, di tempat tersebut juga beliau menemukan sebuah goa, persis seperti yang digambarkan gurunya. Tak jauh dari goa tersebut, Syekh Abdul Muhyi membangun sebuah pemukiman, yang dikenal dengan nama CiPamijahan.

Lokasi makam Syeikh Abdul Muhyi berada di sekitar komplek Cipamijahan. Tepatnya di tebing sebelah utara Cipamijahan. Tempatnya yang berada di perbukitan, tak membuat para peziarah enggan untuk berziarah kesana.

Apalagi dengan beberapa fasilitas yang sengaja di bangun di sekitar lokasi makam, akan memudahkan para peziarah untuk melakukan dzikir dan doa di sekitar makam. Fasilitas tersebut diantaranya tangga yang tersusun rapi menuju lokasi makam, bale-bale hingga tempat wudhu.

b. Goa Saparwadi

Goa Saparwadi merupakan sebuah goa yang terdapat pada cerita perjalanan Syeikh Abdul Muhyi dalam menyebarkan agama islam. Seperti telah disebutkan sebelumnya, Syekh Abdul Muhyi berkelana dari tempat asalnya di Jawa Timur hingga ke Pamijahan, Jawa Barat dalam menemukan goa ini.

Kini goa ini banyak dikunjungi peziarah. Umumnya, para peziarah yang berziarah ke makam Syeikh Abdul Muhyi, akan mengunjungi goa ini juga. Goa saparwadi memiliki panjang sekitar 284 meter dengan lebar sekitar 25 meter.

Disini juga terdapat lorong yang dipercaya sebagai jalan pintas menuju Mekkah. Pada  bagian lainnya, terdapat lorong yang mengarah ke Cirebon, Banten dan Surabaya. Dimana sang wali menggunakan lorong tersebut saat akan bertemu dengan wali-wali lainnya.

Selain lorong-lorong tersebut, di goa ini juga terdapat mata air Cikahuripan yang juga memiliki berbagai khasiat. Bagi anda yang ingin mengunjungi goa ini, anda bisa sewa elf ziarah Jakarta Panjalu, Pamijahan dan Haruman dari Batavia Trans.

Kemudian membayar sewa petromaks sebesar 5 ribu rupiah, karena di dalam goa ini sangat gelap. Jika ingin menyusuri goa Saparwadi dengan ditemani pemandu, anda cukup membayar biaya tambahan sebesar 20 ribu rupiah.

3. Haruman

Setelah berziarah ke Panjalu dan Pamijahan, kini tiba saatnya untuk melanjutkan ziarah ke gunung Haruman. Tentu saja dengan sewa elf ziarah Jakarta Panjalu, Pamijahan dan Haruman dari Batavia Trans.

Gunung Haruman sendiri memiliki ketinggian sekitar 1300 mdpl. Jika dari pusat kota Garut, lokasinya hanya sekitar 1 jam perjalanan. Beberapa wisata religi yang ada di Haruman ini, diantaranya :

a.Makam Syeik Jafar Sidiq

Makam Syekh Jafar Sidiq berada di kaki gunung Haruman. Yang temasuk kedalam desa Cipareuan, kecamatan Cibiuk, kabupaten Garut. Berada di dalam kawasan seluas 5 hektar, makam Syeikh Jafar Sidiq sering dikunjungi para peziarah.

Meskipun letaknya di kaki gunung, namun itu tak menjadi persoalan bagi peziarah untuk mengunjungi makam ini.  selain komplek tempat makam Syeikh Jafar Sidiq, disini juga terdapat 3 komplek makam lainnya, yang merupakan makam kerabat hingga orang-orang yang berjasa besar dalam kehidupan Syekh Jafar Sidiq.

Syekh Jafar Sidiq merupakan seorang  ulama yang berperan besar dalam penyebaran islam di Jawa Barat, khususnya di kawasan Garut. Salah satu peninggalan Syeikh Jafar Sidiq yaitu mesjid Syekh Jafar Sidiq yang berada di desa Cibiuk kidul dan racikan sambal Cibiuk yang terkenal berkat kepiawaian putrinya, yaitu Nyimas Ayu Fatimah dalam membuat sambal.

Racikan sambal ini menjadi menu andalan rumah makan sunda Cibiuk yang melegenda itu. Namun jika ingin mencicipi sambal ini di daerah asalnya sembari berziarah ke gunung Haruman, maka tak ada salahnya jika mengunjungi kecamatan Cibiuk dengan sewa elf ziarah Jakarta Panjalu Pamijahan dan Haruman dari Batavia Trans.

b. Makam Syekh Abdul Jabar

Syekh Abdul Jabar merupakan kakak dari kakek buyutnya Syekh Jafar Sidiq. Dimana Syekh Abdul Jabar adalah kakak dari Syekh Raden Ketib, yang notabene adalah kakek dari Syekh Jafar Sidiq. Semasa hidupnya Syekh Abdul Jabar pernah mengelana dan bermukim di Palembang.

Beliau membantu dalam menyebarkan islam di wilayahtersebut. Karena itu pula, Syekh Abdul Jabar sering disebut sebagai syekh lembang. Artinya yang pernah pergi ke Palembang. Peristiwa Syekh Abdul Jabar yang kembali ke Garut, diabadikan oleh sebagian masyarakat Palembang hingga dijadikan sebagai nama daerah. Yang dikenal dengan daerah  prabu mulih, yang menandakan peristiwa sang prabu kembali ke asalnya. Mulih artinya kembali dalam bahasa Sunda.

Lokasi makam Syekh Abdul Jabar berada di dekat komplek makam Syekh Jafar Sidiq. Makam tersebut berada di komplek tersendiri, bersama dengan makam anak dan menantu dari Syekh Abdul Jabar sendiri.

Untuk sampai ke lokasi ini, anda hanya perlu sewa elf ziarah Jakarta Panjalu, Pamijahan dan Haruman dari Batavia Trans saja. Dan anda bisa berziarah ke makam Syekh Jafar Sidiq beserta makam Syekh Abdul Jabar dalam waktu yang hampir bersamaan.

Sewa elf ziarah Jakarta Panjalu, Pamijahan dan Haruman dalam 1 kali perjalanan

Kapan lagi anda bisa melakukan ziarah ke Panjalu, Pamijahan dan Haruman dalam sekali perjalanan, jika tidak menggunakan sewa elf ziarah Jakarta Panjalu, Pamijahan dan Haruman dari Batavia Trans. Kalo menggunakan angkutan umum, udah kebayang dong ribetnya kaya gimana ?

Maka dari itu, Batavia Trans mencoba menawarkan solusi bagi anda yang ingin berziarah ke 3 lokasi tersebut hanya dengan menggunakan sewa elf yang sama. Denagn harga sewa elf termurah, kapan lagi coba anda dapat mendapatkan kesempatan seperti ini, kalo bukan dari Batavia Trans.

Belum lagi harga sewa yang anda bayarkan tersebut include ongkos sopir dan bahan bakar elf. Fasiitas lainnya ? banyak dong…  Diantaranya tempat duduk yang nyaman, full ac, dan kapasitas elf yang bisa menampung hingga 15 orang. Serta dengan 2 tipe elf yang bisa dipilih. Yaitu elf dengan tipe long standar dan elf tipe long deluxe.

Nah, tunggu apalagi coba ? pesan sewa elf ziarah Jakarta Panjalu, Pamijahan dan Haruman sekarang juga. Dan dapatkan paket perjalanan ziarah dengan berbagai fasilitas yang diberikan Batavia Trans. Dan kami yakin, tak ada jasa sewa elf lain yang memberikan kemudahan berziarah seperti yang diberikan Batavia Trans.